Satlantas Jakbar Gelar Penyuluhan Bagi Ojol Di Podomoro City

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan kegiatan pre-emtif berupa penyuluhan tertib berlalu lintas kepada para pengemudi ojek online, Kamis (17/7/2025).

Kegiatan berlangsung di area Podomoro City, Jakarta Barat, dan dimulai pukul 12.20 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Akp Yatino dan personel Satgas Pre-Emtif Ops Patuh Jaya 2025 Satlantas Jakarta Barat diantaranya Kasubnit Kamsel Iptu Teguh Juliyono, Aiptu wayan dan Aipda Edi Mulyadi

Para pengemudi ojek online diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, seperti penggunaan helm SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta larangan melawan arus.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pre-emtif guna meningkatkan kesadaran pengendara, khususnya ojek online, agar tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kanit Kamsel Akp Yatino, Kamis, 17/7/2025

Penyuluhan ini disambut positif oleh para pengemudi ojek online yang hadir.

Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat rutin dilakukan untuk mengingatkan dan mengedukasi pengendara di lapangan.

Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen terus melakukan upaya preventif dan pre-emtif selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025, demi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Jakarta Barat. (Tim)

Ini Kata Kapuspenkum Kejagung Yang Baru Dilantik

Foto: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin saat lantik pejabat kejaksaan (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung RI, melantik 34 pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan RI, diantaranya Kepala Pusat Penerang Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, pada Rabu (16/7/2025).

“Pergantian pejabat melalui mutasi, rotasi, dan promosi, merupakan langkah strategis dalam penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja institusi, ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna mendukung terwujudnya visi dan misi Kejaksaan,” kata Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Rabu (16/7).

Masih kata ST Burhanuddin, dirinya berharap para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan bekerja secara profesional.

Adapun 34 pejabat yang dilantik diantaranya Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, semula dijabat Harli Siregar, pejabat barunya adalah Anang Supriatna yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra.

Selanjutnya Harli Siregar dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Sementara Kapuspenkum Kejagung yang baru Anang Supriatna, mengatakan pada awak media, bahwa dirinya menyadari media ini mempunyai peran penting.

“Saya menyadari bahwa media mempunyai peran penting, baik sebagai mitra dan partner, sekaligus sebagai kontrol buat kinerja kita, dan juga menjadi evaluator, juga secara tidak langsung, bahkan menjadi corong buat kinerja kejaksaan, yang akan baik-buruknya bisa disampaikan,” ungkap Anang.

Masih kata Anang, kedepan Penkum akan menjaga komunikasi dan keterbukaan informasi yang telah dimulai di masa Kapuspenkum sebelumnya.
(*)

Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Diantaranya Kapuspenkum Kejagung RI

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung RI, melantik 34 pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan RI, diantaranya Kepala Pusat Penerang Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, pada Rabu (16/7/2025).

“Pergantian pejabat melalui mutasi, rotasi, dan promosi, merupakan langkah strategis dalam penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja institusi, ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna mendukung terwujudnya visi dan misi Kejaksaan,” kata Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Rabu (16/7).

Masih kata ST Burhanuddin, dirinya berharap para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan bekerja secara profesional.

Adapun 34 pejabat yang dilantik diantaranya Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, semula dijabat Harli Siregar, pejabat barunya adalah Anang Supriatna yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra.

Selanjutnya Harli Siregar dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Sementara Kapuspenkum Kejagung yang baru Anang Supriatna, mengatakan pada awak media, bahwa dirinya menyadari media ini mempunyai peran penting.

“Saya menyadari bahwa media mempunyai peran penting, baik sebagai mitra dan partner, sekaligus sebagai kontrol buat kinerja kita, dan juga menjadi evaluator, juga secara tidak langsung, bahkan menjadi corong buat kinerja kejaksaan, yang akan baik-buruknya bisa disampaikan,” ungkap Anang.

Masih kata Anang, kedepan Penkum akan menjaga komunikasi dan keterbukaan informasi yang telah dimulai di masa Kapuspenkum sebelumnya.
(*)

Jagoan Kampung Palak Sopir Travel, Uangnya buat Beli Narkoba, Ditangkap Polsek Tambora

dutainfo.com-Jakarta: Aksi seorang pria pemalak sopir mobil travel yang viral di media sosial akhirnya berujung penangkapan.

Kurang dari 24 jam usai video pemerasan itu beredar, Unit Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat berhasil membekuk pelaku pada Rabu sore, 16 Juli 2025, di kediaman orangtuanya di kawasan Tambora.

Dalam video yang menjadi viral, pelaku terlihat meminta uang sebesar Rp 300.000 kepada sopir mobil travel dengan dalih sebagai “uang jalur”.

Karena tidak memiliki uang sebesar itu, korban hanya memberikan Rp 50.000, namun tetap diintimidasi hingga akhirnya sopir memberikan 20.000.

Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara, mengatakan bahwa pelaku telah berulang kali melakukan aksi pemerasan terhadap sopir travel yang melintas di ruas jalan tersebut.

Mirisnya, uang hasil pemalakan itu digunakan pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini dikenal sebagai jagoan kampung dan telah sering melakukan pemalakan. Kali ini, berbekal laporan warga dan viralnya video kejadian, kami bertindak cepat,” ungkap AKP Sudrajat, Rabu, 16/7/2025

Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif di ruang Unit Reskrim Polsek Tambora, dan akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.

Polisi kembali mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengalami tindakan premanisme, baik langsung ke kantor polisi maupun melalui Call Center 110.

( Hdr/Ril )

Jaksa Agung Pers Adalah Sahabat Kejaksaan

Foto: Tanda tangan Nota Kesepahaman Kejagung dengan Dewan Pers (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung RI, dan Dewan Pers jalin kerjasama dalam hal penegakan hukum hingga perlindungan wartawan.

Nota kerjasama ini ditandatangani di Gedung Kejaksaan Agung RI, Selasa (15/7/2025).

Pada kesempatan itu Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan pentingnya kerjasama antara Kejaksaan dan insan pers atau wartawan.

“Pers sebagai lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiataan jurnalistik, menjadi jembatan yang menghubungkan antara Kejaksaan dengan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Masih kata Burhanuddin, pers adalah sahabat, hal ini diungkapkannya pada pencapaian kejaksaan selama dirinya menjabat.

“Pada tahun 2019, Kejaksaan masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat,” ungkapnya.

Pada saat itu saya berbincang dengan Presiden Ke-7 Joko Widodo, Pak Jokowi mengatakan, pak Jaksa Agung apapun yang kejaksaan kerjakan tanpa ada pers, tidak akan sampai kepada masyarakat tidak tahu.

“Setelah pembicaraan itu dengan Presiden, saya sadar kejaksaan butuh media guna menyebarkan hasil kerja,” ucap Burhanuddin.

Masih kata Burhanuddin, dari situlah kita perlu kerjasama dengan pers, bagaimanapun pers bagi saya adalah unsur pengawasan.

“Mata dan tangan kejaksaan tak seluas jangkauan pers, untuk itu beberapa kasus di pelosok justru lebih awal diketahui dari pemberitaan awak media,” paparnya.

Tahun ini kejaksaan menjadi lembaga paling dipercaya nomor 3 oleh masyarakat, dua teratas adalah TNI dan Presiden Prabowo Subianto.

Jadi kerjasama selama 4 tahun dengan pers membuahkan hasil baik bagi kejaksaan, tutup Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin.
(**)