Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan Pimpin Sertijab Danramil 04/Ck Dan Danramil 05/KJ

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan saat pimpin sertijab (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan Memimpin Upacara Korps Raport Sertijab Danramil 04/CK dan Danramil 05/KJ

Kodam Jaya/Jayakarta, Jakarta Barat – Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi, serta pengembangan karir perwira, Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H., memimpin Upacara Korps Raport Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danramil 04/Cengkareng dan Danramil 05/Kebon Jeruk, bertempat di Aula Makodim 0503/JB, Jl.Letjen S. Parman No.3 RT.3/RW.8 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Senin (21/07/2025).

Sebelum acara dimulai, Danramil 03/GP Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., selaku Perwira Tertua memberikan laporan kepada Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H., dengan sikap sempurna dan suara yang lantang.

Dalam kegiatan tersebut, jabatan Danramil 04/Cengkareng secara resmi diserahterimakan dari Mayor Inf Irwan Triono kepada Mayor Arh Wahyu Suko, sedangkan jabatan Danramil 05/Kebon Jeruk diserahterimakan dari Mayor Arh Wahyu Suko kepada Mayor Inf Irwan Triono.

Dalam keterangan resmi, Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H., mengungkapkan, “Serah terima jabatan ini merupakan tour of area, adalah bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan”.

“Tujuannya sendiri untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi serta pengembangan karir bagi perwira”, pungkas Dandim 0503/JB.

Acara sertijab ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. Acara sertijab dihadiri oleh para Perwira Staf, para Danramil jajaran, para Prajurit Bintara dan Tamtama, PNS Kodim 0503/Jakarta Barat, serta Ketua dan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Kodim 0503/JB. (Tim)

Polsek Tambora Hadirkan Layanan Langsung Di Lokasi Kebakaran Duri Utara

Dutainfo.com-Jakarta: Musibah kebakaran kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Duri Utara II, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin pagi, 21 Juli 2025 sekitar pukul 08.35 WIB.

Api yang cepat menjalar menghanguskan sedikitnya 70 rumah tinggal di RT 05, 11, 12, 13, dan 14/RW 02.

Duka dan kepanikan mewarnai suasana di lokasi.

Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak cepat dengan mendirikan Posko Pelayanan Bencana Kebakaran bagi warga yang terdampak.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa posko ini bertujuan memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus surat-surat penting yang hilang akibat kebakaran, seperti SIM, KTP, akta kelahiran, ijazah, hingga buku nikah.

“Masyarakat bisa langsung mengurus kebutuhan administratif di Balai Warga RW 02, Jl. Duri Utara II, tempat posko kami dirikan,” jelas Kompol Kukuh.

Langkah cepat dan humanis ini menjadi bentuk hadirnya Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat di saat mereka menghadapi musibah.

Posko ini akan terus siaga hingga seluruh warga terdampak tertangani dan mendapatkan pelayanan terbaik.

Polsek Tambora juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu pemulihan pasca kebakaran. (Tim)

Satlantas Jakbar Gandeng ASN Walikota Jakbar Sosialisasikan Ops Patuh Jaya 2025

Dutainfo.com-Jakarta: Memasuki hari ke-8 pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat terus mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis dalam upaya menciptakan kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat.

Pada Senin, 21 Juli 2025, kegiatan sosialisasi dilakukan di sejumlah titik strategis, salah satunya di Traffic Light Pesing, Kebon Jeruk, dan juga di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Barat.

Personel membentangkan spanduk imbauan serta membagikan brosur pelaksanaan operasi patuh jaya 2025 kepada pengendara dan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Natasha Yudhasoka, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi edukatif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa operasi ini bukan semata-mata untuk menindak, tapi lebih kepada mengingatkan dan mengajak bersama menjaga keselamatan berlalu lintas,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Senin, 21/7/2025.

Melalui pembagian brosur dan komunikasi langsung di lapangan, petugas Satlantas memberikan pemahaman tentang pelanggaran-pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam operasi tahun ini, seperti penggunaan helm, sabuk pengaman, penggunaan HP saat berkendara, hingga kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Dengan menggandeng berbagai elemen termasuk ASN di lingkungan Pemkot Jakarta Barat, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pesan keselamatan lalu lintas kepada seluruh lapisan warga.

Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap, kesadaran kolektif ini akan menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang tidak hanya patuh pada aturan, tapi juga peduli terhadap keselamatan diri dan juga orang lain. (Tim)

Eks Menteri Perdagangan Tom Lembong Di Vonis 4,5 Tahun Penjara

Foto: eks Mendag Tom Lembong (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Hakim Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor), memvonis 4 tahun 6 bulan, penjara, eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong).

Hakim, menyatakan Tom Lembong bersalah dalam kasus korupsi kegiatan impor gula di Kementerian Perdagangan RI.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Thomas Trikasih Lembong telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana,” kata Ketua Majelis Hakim Dennie Arsan Fatrika, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (18/7/2025).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Thomas Trikasih Lembong, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan,” ujar Hakim.

Hakim juga menyatakan Tom Lembong, bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat ke-1 KUHP, hakim menyatakan tidak ada hal pemaaf ataupun pembenaran dalam kasus Tom Lembong.

Selain hukuman penjara, hakim juga membebankan membayar denda Rp 750 juta, jika tak dibayar diganti 6 bulan kurungan.

Adapun hal yang memberatkan Tom Lembong, adalah mengedepankan ekonomi kapitalis, tidak melaksanakan tugas secara akuntabel, hingga mengabaikan hak masyarakat mendapatkan gula dalam harga terjangkau.

Hal yang meringankan bagi Tom Lembong, belum pernah dihukum hingga tidak menikmati uang dari kerugian negara akibat kasus itu.

Selanjutnya, Hakim juga memerintahkan agar jaksa mengembalikan iPad dan Macbook, Tom Lembong.
(Tim)

Buronan Kejari Lumajang Rugikan Negara 2 M, Ditangkap Di Maluku Edarkan Narkoba

Foto: Buronan Kejari Lumajang saat diamankan (ist)

dutainfo.com-Jatim: Buronan Kejaksaan Negeri Lumajang, Jawa Timur, yang merugikan negara Rp 2 miliar, di kasus kredit fiktif Bank BUMN, Kabupaten Lumajang, bernama Agus Sulaksono, ditangkap di Kepulauan Tanibar, Maluku, karena terlibat kasus narkotika.

“Ya tersangka Agus sebelumnya sempat dijatuhi vonis hukuman selama 4 tahun penjara karena terlibat dalam kasus narkotika di Kabupaten Kepulauan Tanibar, Maluku,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, Kosasih, Kamis (17/7/2025).

Masih kata Kosasih, tersangka ini kebetulan juga jadi terpidana dalam perkara narkoba dan sudah divonis 4 tahun penjara dan sedang menjalani hukuman sebelum dipindah, dan selanjutnya akan diserahkan ke Lapas II B Lumajang.

Sebelumnya penyidik pada Pidsus Kejari Lumajang, telah melakukan penahanan terhadap Relationship Manager (RM), berinisial YF, diduga melakukan korupsi penyalahgunaan kredit, dari tahun 2021 hingga 2023, pada Selasa 11-3-2025.

“Tersangka Agus ini ikut terlibat dalam kasus itu, dan berperan sebagai perantara (Broker), yang mencari nasabah hingga mengatur proses pencarian kredit fiktif sejak 9 Desember 2024, dan masuk daftar pencarian orang,” ungkap Kosasih.

Masih lanjut Kosasih, selain Agus, masih ada tersangka lainya bernama Muhammad Khoirul Anam yang juga sebagai broker dan saat ini masih buron.

“Kami berharap agar buronan Muhammad Khoirul Anam, segera menyerahkan diri, tak ada tempat yang aman,” tutupnya.
(Tim)