Perkuat Peran Bhabinkamtibmas, Kapolres Jakbar Bekali Arahan Dan Beri Pengarahan

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan Polri di tengah masyarakat, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. memberikan arahan sekaligus menyerahkan perlengkapan pakaian dinas lapangan (PDL) kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026) di Aula Wira Pratama Lt. 6 Polres Metro Jakarta Barat ini dihadiri oleh Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, S.H., para Kanit Binmas Polsek jajaran, serta seluruh Bhabinkamtibmas.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menekankan pentingnya kepekaan personel terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dipengaruhi oleh dinamika global maupun kondisi ekonomi.

Ia juga mengingatkan agar personel aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya terkait isu-isu publik seperti harga BBM, guna mencegah penyebaran hoaks.

“Bhabinkamtibmas harus hadir sebagai sumber informasi yang terpercaya dan mampu membangun opini publik yang positif terhadap Polri,” ujar Twedi Aditya Bennyahdi.

Lebih lanjut, Twedi mengajak seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan humanis, serta menjaga hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

Melalui program Jaga Warga, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari provokasi maupun upaya adu domba yang dapat memecah persatuan.

Dalam hal deteksi dini, Kapolres Metro Jakarta Barat menegaskan pentingnya membangun komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat, termasuk ketua RT dan RW, guna mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi potensi gangguan keamanan.

Ia juga mendorong implementasi sistem Jaga Kota yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di setiap wilayah.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap penanganan peredaran narkoba.

Kapolres meminta seluruh jajaran untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat dan menunjukkan hasil konkret dalam waktu dekat sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas narkoba.

Usai memberikan pengarahan dilanjutkan dengan pembagian pakaian dinas lapangan kepada para Bhabinkamtibmas

Melalui kegiatan ini, diharapkan Bhabinkamtibmas semakin siap dan optimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjadi jembatan yang memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. (Tim)

Polsek Kebon Jeruk Pastikan Pengamanan Ibadah Paskah Berjalan Optimal Di Gereja Santo Andreas

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan Ibadah Paskah 2026, jajaran Polsek Kebon Jeruk bersama Binmas Kelurahan Kedoya Utara melaksanakan kegiatan assessment kesiapan pengamanan di Gereja Santo Andreas, yang berlokasi di Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., didampingi Wakapolsek Kompol Subartoyo, S.H., M.H., serta diikuti oleh sejumlah personel, termasuk Bhabinkamtibmas Kedoya Utara Aiptu Turyono yang turut mendampingi dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kapolsek bersama jajaran berkoordinasi dengan Pastor/Romo Made Putra Yasa serta pengurus gereja.

Sinergi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama rangkaian ibadah Paskah berlangsung.

Assessment dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan akses pintu masuk dan keluar, ketersediaan CCTV, metal detector, hingga kesiapan personel pengamanan internal gereja.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti ruang kesehatan, alat pemadam api ringan (APAR), genset, hingga alat komunikasi juga dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

Tidak hanya itu, pengaturan area parkir, kesiapan petugas keamanan, serta dukungan dari warga sekitar juga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Hal ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Kapolsek Kebon Jeruk menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga umat dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat dan penuh rasa damai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin semakin erat hubungan antara kepolisian, pengurus tempat ibadah, dan masyarakat, sebagai bentuk nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan serta menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh warga. (Tim)

Apel Pagi Dan Halal Bihalal Wakapolres Tekankan Polisi Hadir Dengan Hati Untuk Masyarakat

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan apel pagi jam pimpinan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal dalam momentum Idulfitri 1447 H / 2026 M, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat tersebut diikuti sekitar 250 personel, mulai dari pejabat utama, para Kapolsek jajaran hingga anggota, dalam suasana penuh kehangatan dan saling memaafkan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H

Dalam arahannya, Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Rezi Dharmawan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta kinerja seluruh personel yang telah menjalankan tugas dengan baik sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Momentum Idulfitri ini, menurutnya, bukan sekadar tradisi saling bersilaturahmi, namun juga menjadi refleksi untuk meningkatkan kualitas diri sebagai anggota Polri yang lebih baik dalam melayani masyarakat.

Ia pun menekankan pentingnya mengimplementasikan arahan pimpinan, agar setiap anggota mampu menjadi polisi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

Pelayanan yang tulus, sikap ikhlas, serta pendekatan yang humanis dalam setiap tindakan kepolisian menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

“Laksanakan tugas dengan hati yang tulus dan ikhlas. Jadilah polisi yang humanis, setiap tindakan harus terukur namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan para pejabat utama, para perwira hingga Kapolsek untuk terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap anggotanya.

Evaluasi secara berkala dinilai penting agar setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal dan profesional.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal, di mana seluruh personel saling bersalaman, mempererat silaturahmi, serta memperkuat soliditas internal dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan khas Idulfitri. (Tim)

Polres Jakarta Barat Ungkap Sindikat Penipuan Black Dollar, Ini Modusnya

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus investasi “black dollar” yang menjerat seorang warga negara Korea Selatan dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

Dalam kasus ini, dua tersangka warga negara asing telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan didampingi wakasat Reskrim Kompol Raden Dwi Kennardi dan Kanit Krimum Akp Diaz Jananuraga menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/683/III/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Barat tertanggal 8 Maret 2026, dengan korban berinisial LBO atau Lee Byung-ok.

“Pada hari ini kami menyampaikan pengungkapan perkara tindak pidana penipuan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat dengan korban warga negara Korea,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa, 31/3/2026

Kasus ini terjadi dalam kurun waktu September hingga Desember 2025 di kawasan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat.

Tiga pelaku yang terlibat yakni IDK alias JK, SDT alias JP, serta PL alias P yang saat ini masih buron.

Modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan investasi black dollar, yakni uang dolar yang diklaim dapat “diaktifkan” atau diubah menjadi asli menggunakan cairan khusus.

Untuk meyakinkan korban, pelaku memperlihatkan contoh uang yang dicuci hingga tampak seperti dolar asli dan bahkan memberikan sebagian uang yang benar-benar asli untuk ditukarkan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi, mengungkapkan bahwa uang asli tersebut memang sengaja digunakan sebagai umpan untuk membangun kepercayaan korban.

Namun setelah korban menyerahkan sejumlah uang dalam beberapa tahap, fakta sebenarnya terungkap. Uang yang dijanjikan tidak pernah ada dan hanya berupa tumpukan kertas hitam.

“Untuk keseluruhannya ternyata tidak ada uang tersebut, hanya kertas hitam saja,” jelasnya.

Dalam aksinya, pelaku berulang kali meminta uang kepada korban dengan berbagai alasan, mulai dari biaya penebusan koper di bandara hingga pembelian cairan pembersih tambahan.

Total kerugian korban pun mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

Dari hasil penyelidikan, polisi juga menemukan bahwa cairan yang digunakan pelaku bukanlah bahan khusus, melainkan hanya campuran air dan deterjen biasa.

Seluruh pelaku diketahui merupakan warga negara asing dan menyasar sesama warga negara asing yang dianggap memiliki kemampuan finansial. Para pelaku terlebih dahulu menjalin komunikasi untuk mengetahui latar belakang korban sebelum melancarkan aksinya.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya koper berisi kertas hitam, cairan pembersih, hingga rekaman penyerahan uang.

Para tersangka dijerat Pasal 492 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Polisi juga masih memburu satu pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang serta mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk penawaran investasi, khususnya dari pihak yang baru dikenal dan menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kehati-hatian dan kewaspadaan tetap menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam modus penipuan yang semakin beragam. (Tim)

Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini, Polisi Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja

Dutainfo.com-Jakarta: Upaya membangun kedekatan sekaligus menanamkan nilai positif kepada generasi muda terus dilakukan oleh jajaran Polsek Tambora melalui program Police Goes to School.

Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan, Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Suyatno, menyambangi Yayasan Saadatuddarain yang berlokasi di kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (30/3/2026).

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Aiptu Suyatno berinteraksi langsung dengan pihak sekolah dan lingkungan sekitar.

Ia menyampaikan edukasi penting terkait pencegahan kenakalan remaja, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.

Tak hanya itu, ia juga mengenalkan layanan pengaduan masyarakat, mulai dari hotline Polsek hingga Call Center Polri 110, sebagai sarana cepat bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat bagi para pelajar. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan menjauhi hal-hal negatif,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dengan pendekatan humanis, dimulai dari lingkungan sekolah sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.

Diharapkan, sinergi antara polisi dan dunia pendidikan ini dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak bangsa. (Tim)