Letjen TNI Edy Rahmayadi, Tetap Pilih Pensiun dini 

Foto: Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi

dutainfo.com-Jakarta: Menanggapi adanya revisi mutasi oleh Panglima TNI, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi tetap menyatakan memilih pensiun dini dari TNI AD, agar dirinya bisa mendaftar sebagai calon Gubernur Sumatra Utara (Sumut) pada pilkada serentak 2018.

” Saya sudah bulat hati untuk menjadi Gubernur Sumut 2018 apabila dipilih oleh rakyat Sumatera Utara,” ujar Letjen TNI Edy Rahmayadi Rabu (20/12).

Tolong ya disiarkan sampai ke kutub utara dan kutub selatan biar engak ada yang nanya-nanya lagi, “ada 74 wartawan hubungi saya soal surat itu (Skep Panglima TNI), hingga membuat saya tak bisa tidur, jadi yang perlu anda ketahui semua keputusan saya sudah bulat hati dan sudah final untuk mendaftarkan diri sebagai Gubernur Sumut, tegasnya.

Masih Kata Edy dirinya sudah meminta izin secara lisan dan tertulis pada Panglima TNI saya tak akan bicara begini kalo saya belum izin Panglima TNI, tuturnya.

Untuk maju di pilgub Sumut 2018, Edy mengaku sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai di antaranya Gerindra, PKS, PAN, dan Hanura. (iyl)

Panglima TNI: TNI siap bantu Polri amankan Natal dan Tahun Baru 

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, personel TNI siap membantu pengamanan yang dilakukan Polri termasuk pengamanan arus mudik dan arus balik.

” Ya TNI siap membantu Polri dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P melalui video conference bersama Menko Kemaritiman, Kapolri, Menteri PUPR, Menhub, Menkes, Dirut Pertamina, dan Dirut Jasa Marga di ruang Pusdalsis lantai 5, Mabes Polri, Jakarta, (18/12).

Pada kesempatan itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memerintahkan kepada jajaran Kotamaops TNI untuk membantu dan berkoordinasi dengan Polri diwilayah masing-masing. Semua operasi telah dikoordinasikan dan disiapkan baik sebelum pelaksanaan dan setelah pelaksanaan kegiatan pengamanan berlangsung,” tegasnya.

Marsekal Hadi juga menambahkan guna mengantisipasi aksi serangan teroris, pasukan khusus TNI dari Satuan penangulangan teroris (Satgultor) juga disiapkan untuk mengatasi ancaman terorisme, semua itu akan digerakan sesuai dengan operasi bantuan pada Polri atas dasar permintaan, ungkapnya.

Kami akan tunjukan bahwa TNI dan Polri serta stake holder lainnya solid guna menangani permasalahan kedepan, dan Kami TNI siap mendukung tugas Polri, tutup Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Hdr/Tim)

Polda Metro Jaya Terjunkan 20 Ribu Personel Amankan Aksi Bela Palestina 

Foto: Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pengamanan jalannya acara aksi dan doa bersama terkait penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, besok Minggu, 17 Desember 2017 yang akan digelar di sekitar Monas Pihak Polda Metro Jaya telah menyiapkan 20.000 ribu personel anggotanya.

” Ya kita akan menerjunkan sekitar 20.000 personel yang akan kita tempat kan diberbagai lokasi,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (16/12/2017).

Kita akan sebar anggota kepolisian disekitar Monas diantaranya Istana Wakil Presiden Republik Indonesia, Balai Kota, Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan Patung Kuda.

Masih kata Argo, massa diperkirakan berkumpul d i Monas dan kemudian di lanjutkan aksi ke Kedubes Amerika Serikat.

Petugas Kepolisian telah berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak kedutaan, nantinya ada perwakilan dari massa bertemu dengan pihak Dubes AS.

Polda Metro Jaya sudah menerima surat pemberitahuan soal ijin pelaksanaan kegiatan unjuk rasa terkait masalah Palestina dari Majelis Ulama Indonesia, yang akan dilaksan akan besok subuh pukul 04.00 pagi sampai pukul 12.00 WIB, tambah Argo. (Hdr/tim)

Karopenmas Humas Polri Naik Pangkat Brigjen 

Foto: Istimewah

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 16 Perwira Menengah (Pamen), dan Perwira Tinggi (Pati) Polri naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Diantara 16 Perwira Polri yang naik pangkat menjadi Pati adalah Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal.

Selanjutnya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/946/XII/2017 tertanggal 11 Desember 2017 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto, mewakili Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Selain Brigjen Pol Muhammad Iqbal terdapat sejumlah pejabat Polri yang juga ikut naik pangkat setingkat lebih tinggi yakni Irjen Pol Sistersins Mama doa, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Irjen Bambang Purwanto, Irjen Pol Dunan Ismail, Irjen Pol Rokhmad Sunanto, Irjen Pol Firman Shantyabudi, Brigjen Pol Andjar Dewanto, Brigjen Pol Wahab Saroni, Brigjen Pol Agus Kurniadi.

Selanjutnya Brigjen Pol Suherman, Brigjen Pol Bambang Hastobroto, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso, Brigjen Pol Imam Margono, Brigjen Pol Indro Wiyono, dan Brigjen Pol Ignatius Sigit Widiatmono. (Hdr/tim)

Pesawat Tempur Dan Kapal Selam Yang Akan Di Tambah Panglima TNI

Foto: Marsekal Hadi Tjahjanto pada saat pelantikan di Istana Negara

dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun, mengatakan akan segera bergerak cepat dalam upaya memenuhi Minimum Essential Force (MEF) atau kekuatan pokok minimum yang telah memasuki Rencana Strategis (Renstra) 2014-2019 tahap kedua.

Guna memenuhi hal diatas, Panglima TNI Marsekal Hadi telah menggodok penambahan alat utama sistem persenjataan.

” Ya ada pemenuhan pesawat tempur, dan ada beberapa pesawat transport, radar, dan kapal selam,” ujar Marsekal Hadi Tjahjanto pada awak media setelah dilantik Presiden Jokowi, Jum’at (8/12/2017).

Masih kata Marsekal Hadi, dalam rencana strategis TNI telah diatur tahapan dalam pemenuhan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista), pada tahap pertama alutsista sudah terpenuhi 30 persen, untuk tahap kedua 30 persen, nah untuk tahap ketiga nantinya 40 persen, jadi hasilnya menjadi 100 persen.

Saat ini kami masih menunggu realisasinya sampai dengan tahun 2019. rencana strategis kedua harus sudah mencapai 30 persen, tutupnya. (tim)