Muscab PPM Ke lX Dihadiri Dandim 0503/JB

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, saat Muscab PPM ke IX 2018. (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Panca Marga ke IX tahun 2018, dihadiri sekaligus dibuka oleh Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Letkol Kav Andre Henry Masengi, Minggu (25/3/2018). Muscab ke IX PPM ini sekaligus dalam rangka pemilihan ketua dan para pengurusnya.

Dalam amanatnya Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi mengatakan pergantian kepemimpinan adalah hal yang biasa didalam suatu organisasi, dan untuk peralihan ke kepemimpinan ini harus dilandasi dengan aza legowo yang berarti kemauan, kerelaan, dan keikhlasan untuk dapat saatnya nanti menyerahkan tanggung jawab, serta kedudukan kepada generasi berikutnya.

Untuk itu marilah kita mengenang, sekilas sejarah dibentuknya organisasi Pemuda Panca Marga yang merupakan suatu tradisi yang meletakkan nilai-nilai idealisme, patriotisme, dan solidaritas sebagai penghayatan tertinggi,” ujar Letkol Andre.

Dandim pada kesempatan itu juga mengajak kepada kader Pemuda Panca Marga, agar bisa turut serta baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mensukseskan program-program pemerintah, guna membangun bangsa Indonesia.

PPM harus memiliki semangat juang dan siap untuk melestarikan Pancasila sebagai ideologi bangsa serta dapat memegang teguh semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Pada akhir amanatnya, Dandim Letkol Kav Andre Henry Masengi menghimbau PPM tidak boleh terpecah belah atau terseret dengan kepentingan- kepentingan golongan, serta kepentingan pribadi.

Pada saat kita membawa nama Pemuda Panca Marga, harus dapat memiliki tekad yang sama, yakni berperan serta dalam pembangunan nasional, mempertahankan kedaulatan NKRI, dan dapat mempertahankan jiwa serta semangat UUD 1945.

” Sebab dengan dasar itu, kita akan hidup dan tumbuh dengan sikap patriotisme, idealisme, dan solidaritas yang akan menjaga keutuhan NKRI. Diakhir kata saya ucapkan selamat bermusyawarah,” tutupnya. (Hdr/tim)

Saat Liput Eksekusi Alexis, Wartawan Di Intimidasi Security

Foto: ist

dutainfo.com-Jakarta: Eksekusi penutupan Hotel Alexis yang sedianya akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jaya pada Kamis (22/3/2018). Gagal dilaksanakan.
Saat anggota dari Satuan Polisi Pamong Praja, Polri,dan TNI sudah berada di lokasi Hotel Alexis untuk melaksanakan pengamanan eksekusi penutupan, terjadi peristiwa yang memalukan. Sejumlah petugas Security Alexis melakukan intimidasi terhadap seorang awak media online bernama Adi Wijaya.

Adi menuturkan, saat dia bersama dua rekan wartawan ingin bertemu dengan pihak Humas Hotel Alexis guna konfirmasi rencana penutupan tempat hiburan malam tersebut. Namun mereka dibawa petugas Security Alexis ke dalam ruangan.
Bukanya dibawa menghadap pihak Humas, Adi dan rekan nya dibawa menuju pos Security persis dibelakang gedung Alexis.
Sampai di pos menurut Adi dirinya diminta duduk secara paksa diantara Security itu.

Walaupun tidak ada unsur kekerasan terhadap dirinya, namun sesekali Security mengebrak-gebrak meja, sembari menunjuk-nunjuk Adi agar mengakui dan mendesak dirinya bukan sebagai wartawan.

” Ya pimpinan Security nanya macam-macam, ya lebih mengarah pada intimidasi ke saya. Dia nanya saya darimana dan ada info apa. Lantas saya jawab sejujur-jujurnya, eh dia enggak percaya, malah dianggap saya itu anggota yang jadi pura-pura wartawan,” ujar Adi.
Pada saat didalam pos saya dilarang memegang handphone dan keluar pos.

Dirinya beruntung ketika sejumlah rekan- rekan wartawan mendatangi pos Security dan menarik Adi keluar dari pos.
Tak ada reaksi yang berarti dari pihak Security disaat Adi dikeluarkan oleh rekan-rekan wartawan lainya. (Tim)

Aspam Kasad: Soal tank tenggelam menyalahi aturan

Foto: Tank M113A1

dutainfo.com-Jakarta: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat akan menyelidiki peran dan keterlibatan personel TNI di dalam insiden tenggelamnya Tank M113A1 di Sungai Bogowonto, Purworejo pada Sabtu 10 Maret 2018.

Dari hasil penyelidikan penggunaan kendaraan tempur (tank) yang di gunakan kegiatan siswa PAUD telah menyalahi prosedur.

” Ya tidak dilaporkan ke atasan yang berwenang sehingga tidak dilaksanakan pengawasan yang benar,” ujar Asisten Pengamanan Kepala Staf TNI AD Mayjen TNI M Nur Rahmad, pada awak media, di Dispen TNI AD, Rabu (21/3/2018).

Akibat tidak dilaporkan kegiatan itu, pengawasan oleh personel TNI pun minim dan tidak mendapat penjagaan oleh kesatuan terkait.

Masih kata Nur Rahmad, TNI AD akan segera melakukan penyelidikan terhadap peran dan keterlibatan para personel dalam kegiatan itu hingga menewaskan dua nyawa. Bila terbukti lalai, sanksi akan diberikan pada personel.

Akibat berbelok tajam, tank mengalami kerusakan pada mesin yang menyebabkan sirkulasi udara terisi air sehingga masuk tergelincir ke dasar sungai.

Dalam insiden ini dua orang meninggal dunia, yakni Pratu Randi Suryadi dan Guru TK Ananda, Iswandari, diduga keduanya kelelahan fisik setelah sempat menolong para siswa PAUD. (Hdr/Dispenad)

Mantan Kasi Pidum Kejari Jakbar Ngerock Saat Lepas Sambut

Foto: Gaya Rocker Mantan Kasi Pidum Kejari Jakarta Barat Bohal Parlamboan Lubis

dutainfo.com-Jakarta: Pada acara serah terima jabatan para Kasi di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, yang digelar di aula kejaksaan negeri Jakarta Barat, pada Senin (12/3/2018), ada hal yang istimewa pasalnya mantan Kepala Seksi Pidana Umum Bohal Parlamboan Lubis SH, MH, Ngerock dengan membawakan tembang lawas Bonjovi.

Setelah kegiatan serah terima jabatan para Kasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, yang dilakukan Kajari Jakarta Barat DR Patris Yusrian Jaya. Mantan Kasi Pidum Bohal menghentak para tamu undangan dengan gaya rocker membawakan dua tembang lawas penyanyi Bonjovi yang diiringi organ tunggal.

Bohal yang didaulat para tamu undangan untuk ngerock segera naik panggung meraih mik.
“Saat tembang sudah dinyanyikan dengan gaya rockernya, puluhan tamu undangan pun ikut bernyanyi gaya rocker”.
Dengan suara yang tinggi dan merdu ala Bonjovi, tamu undangan mengapresiasi Putra Asal Sumatera Utara ini.

Beliau memang punya hobi Ngerock dan lantunan suaranya memang bagus, ujar seorang Jaksa pada dutainfo.com. (Hdr)

Kadispen TNI AD: Pratu Randi dan Guru tewas karena terseret air

Foto: Kadispen TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Insiden kecelakaan Tank milik Kostrad masuk Sungai Bogowonto saat membawa sejumlah murid taman kanak-kanak (TK), di Purworejo, Jawa Tengah. Hingga menewaskan Prajurit Satu Randi, dan guru TK, Iswandari.

” Ya kedua korban tewas karena terbawa arus air karena kelelahan menyelamatkan anak-anak yang jatuh ke air,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, pada awak media Sabtu (10/3/2018).

Masih kata Alfret kedua korban Pratu Randi dan Ibu Iswandi meninggal di rumah sakit, karena kelelahan saat menolong anak-anak agar tidak terbawa arus, namun mereka sendiri terbawa arus.

Kecelakaan ini juga sebagai pelajaran penting bagi TNI AD dan kita harap tidak terjadi lagi di masa mendatang, tegas Alfred.

Kendaraan tempur milik TNI AD ini adalah Tank jenis M113, ungkap Kepala Penerangan Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya.
Semua anak-anak selamat, semua aman, jelasnya. (Iyl/Penad)