Kebakaran Lalap Ruko Penjual Dupa Di Jelambar Baru

dutainfo.com-Jakarta: Kebakaran terjadi di Jelambar Barat 3 Raya, RT 10/RW 11, Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, api melalap 1 unit Ruko yang menjual alat sembahyang (Dupa).

Kebakaran terjadi pada Senin (10/9/2018), malam pukul 22.00 WIB, dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik.

“Ya dari korsleting listik, tak ada korban jiwa semua penghuni berhasil di evakuasi dan selamat,” ujar Petugas Keamanan lingkungan Agus, pada awak media, Senin (10/9/2018).

Pantauan dutainfo.com 10 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran diterjunkan ke Lokasi, api berhasil dipadamkan pada pukul 1.00 WIB.
Hingga pukul 2.00 WIB masih dilakukan pendinginan oleh pihak pemadam kebakaran. (Hdr)

Pengamanan IMF World Bank TNI-Polri Terjunkan 22 Ribu Pasukan

Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, pastikan pengamanan IMF World Bank 2018, TNI-Polri akan menerjunkan 22 ribu personel.

“Ya total 22 ribu pasukan untuk pengamanan di Bali,” ujar Marsekal Hadi Tjahjanto, pada awak media, Sabtu (8/9/2018).

Pengamanan gabungan ini sudah dibicarakan dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, kata Hadi.

“Kemarin saya sudah melaksanakan rapat dengan Kapolri, dan di Bali sendiri sudah dibentuk satu organisasi ad hoc yang kita beri nama Komando tugas pengamanan yang dijabat Kasum TNI, ungkap Marsekal Hadi.

Nah nanti disana tugas pengamanan akan dipegang oleh satu panglima kita namakan Pangkogasgab Pam membawahi Polri dan TNI.

Selain itu lanjut Marsekal Hadi disana juga disiapkan simulasi penyelamatan bila terjadi bencana alam.
“Semua sudah disimulasikan dan dipersiapkan, jika terjadi erupsi,

terjadi tsunami, gempa bumi.Kapal dan helikopter dimana pangkalan terdekat kita kumpulkan untuk delegasi, semua sudah kita lakukan simulasi,” tutup Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Tim)

Dirlantas Polda Metro Jaya, Polantas Serobot Mobil Di Gerbang Tol Pasti Ditindak

Foto: Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Anggota Polantas yang menggunakan motor gede dan menyerobot mobil di gerbang Tol Semanggi, akan ditindak tegas kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf.

“Pasti kita tindak dan diberi sanksi, masih kita cari siapa oknumnya,” ujar Kombes Yusuf, pada awak media (4/9/2018).

Kombes Yusuf sudah memerintahkan para Perwira di Jajarannya untuk mencari oknum tersebut.

Saya selaku Dirlantas Polda Metro Jaya juga mohon maaf atas insiden tersebut, ucap Yusuf.

Sebelumnya sempat viral seorang pengemudi mobil Agus (44), harus men-tap-e-toll dua kali di Gerbang Tol Semanggi agar bisa masuk tol, dikarenakan telah diserobot anggota Polantas yang menggunakan moge dinas.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf juga menyatakan siap mengganti kerugian sang pengendara, dan juga menyampaikan permintaan maaf atas ulah anggotanya. (Tim)

Kepala Staf TNI AD, Beri Penghargaan Prajurit Yang Dapat Medali Asian Games 2018

Foto: Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono

dutainfo.com-Jakarta: Para prajurit TNI yang berhasil meraih medali pada Asian Games 2018, diberi penghargaan oleh Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, para prajurit terdiri dari tiga atlet yang mendapat emas, perak, dan perunggu.

Ketiga prajurit yang dapat medali adalah Rifki Ardiansyah Arrosyiid berhasil mendapat medali emas nomer kumite putra 60 kilogram, Andi Agus Mulyana mendapat medali perak dan perunggu di cabang olah raga dayung 1.000 meter, dan Huswatun Hasanah peraih medali perunggu di cabang tinju ringan kelas 60 kilogram.

Ketiganya adalah anggota TNI dan berpangkat Sersan Dua, selain penghargaan KASAD Jenderal Mulyono juga memberikan percepatan kenaikan pangkat bagi ketiga prajurit tersebut.

Serda Rifki akan dinaikkan pangkatnya pada 1 Oktober 2018 sebagai Sersan Satu (Sertu) dan untuk kedua prajurit lainnya diperiode selanjutnya yakni April dan Oktober 2019.

Dalam sambutanya KASAD Jenderal TNI Mulyono mengatakan ini perjuangan luar biasa sejak Asian Games 1950 an Indonesia dapat memberikan perjuangan yang luar biasa, dan termasuk TNI AD ada didalamnya, ungkapnya.

Selain ketiga prajurit peraih medali, KASAD juga memberikan penghargaan kepada Lima personel Babinsa yang ikut penyelamatan pengibaran bendera merah putih saat HUT RI ke-73 diwilayah masing-masing tugas.

Mereka juga berjuang tanggap nilai-nilai dalam upacara itu, kita tahu bendera tidak boleh sampai ke tanah.

Dan mereka turut membantu hambatan-hambatan yang terjadi dan mengkibarkan bendera lagi, tutur KASAD saat memberikan penghargaan bagi prajuritnya di lapangan Mabesad, Jakarta Pusat. (Tim)

Dandim 0503/JB Apresiasi Forkopimko Jakbar Atas Rekor MURI

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Kapolres Jakbar Kombes Pol Hengki Haryadi dan Forkopimko Jakbar, saat kegiatan Tari Gemu Fa Mi Re di RPTRA Kalijodo Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-73 pada 5 Oktober mendatang, TNI melakukan kegiatan tari Gemu Famire yang digelar serentak dari Aceh sampai Papua, termasuk di RPTRA Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (4/9/2018).

Pihak TNI sangat mengapresiasi atas pemecahan rekor MURI tari Gemu Famire ini, yang melibatkan 300 ribu orang.

Dalam hal ini Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak, termasuk Forkopimko Jakarta Barat yang telah ikut mensukseskan kegiatan Gemu Famire, di RPTRA Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dan mensukseskan kegiatan ini,” ujar Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Selasa (4/9).

Masih kata Andre kegiatan tari Gemu Famire juga dalam rangkaian penyambutan HUT TNI ke-73 yang dilaksanakan serentak dari Aceh hingga Papua, dan kita merasa bangga karena kegiatan ini berhasil memecahkan rekor MURI, ucapnya.

Selain itu kegiatan tari Gemu Famire yang dilakukan ratusan ribu peserta menunjukan kalau Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika. Meskipun beda provinsi, suku, agama, kebudayaan, tetapi untuk tujuan yang sama masyarakat Indonesia bisa bersatu,” ungkap Andre.

Dandim juga berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mencegah perpecahan ataupun konflik di masyarakat. “Indonesia itu kuat Jadikan perbedaan suku, budaya, dan pemikiran sebagai kekayaan bangsa Indonesia, guna kemajuan negara ini”, tutupnya. (Hdr)