Ketua FWJI Memberikan Apresiasi Untuk Kasatreskrim Polres Metro Jakbar, Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pencurian

Dutainfo.com-Jakarta: Penantian panjang Halim Korban Pencurian di rawa buaya jakarta barat selama 17 bulan akhirnya terjawab dan membuahkan hasil Setelah Tim Reskrim polres metro Jakarta Barat atas arahan Kasat Reskrim AKBP Arfan Sipayung berangkat ke lubuk kumbung karang jaya Muratara Sumsel untuk menjemput terlapor 23 April 2026, Yang sudah dua kali di berikan surat panggilan mangkir tanpa keterangan apapun. Terlapor atas nama Mareta Apandri warga dusun lubuk kumbung desa lubuk kumbung kecamatan karang jaya kabupaten Muratara Sumsel. Pada Tanggal 24 April 2026 tim Reskrim polres metro Jakarta Barat berhasil menemukan terlapor di rumah orang tuanya, pada awalnya Tim Reskrim polres metro Jakarta Barat kesulitan untuk membawa terlapor Mareta Apandri karena banyak yang mengaku anggota keluarganya tidak setuju jika terlapor Mareta Apandri di bawa ke Jakarta untuk di mintai keterangan bahkan ada yang mengaku saudara nya dan menjabat sebagai kepala dusun hingga Kapolsek karang jaya, Kanit bimas beserta anggota membantu menjelaskan ke kluarganya Mareta Apandri bahwa kepolisian sedang menjalankan tugas resmi dan Mareta Apandri wajib ikut ke polres metro Jakarta Barat untuk di mintai keterangan atas laporan kepolisian no 1420/resjakbar tentang dugaan pencurian yang terjadi pada tanggal 4 November 2024 di Rawa Buaya Jakarta Barat.

Akhirnya Tim Reskrim polres metro Jakarta Barat beserta terlapor yang di dampingi satu anggota kluarganya berhasil membawa terlapor ke polres metro Jakarta Barat pada tanggal 25 April 2026.

Kanit krimum polres metro Jakarta Barat AKP Diaz menjelaskan kepada Halim Sabtu 25 April 2026 bahwa tim Reskrim polres metro Jakarta Barat telah berhasil membawa terlapor Mareta Apandri ke polres metro Jakarta Barat dan akan di laksanakan pemeriksaan 1×24 jam sesuai prosedur hukum jika terbukti akan di lakukan penahan.

Mustofa Hadi karya yang akrab disapa Opan ketum forum wartawan jaya Indonesia ( FWJI ) memberikan Apresiasi setinggi tingginya untuk kasat Reskrim polres metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung beserta anggotanya yang telah berhasil menemukan terlapor di lubuk kumbung karang jaya Muratara Sumsel. Opan sangat berterima kasih kepada Kasat Reskrim polres metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung dan Kanit krimum AKP Diaz atas kinerjanya berhasil menjemput dan membawa terlapor Mareta Apandri di dusun lubuk kumbung desa lubuk kumbung karang jaya Muratara Sumsel. Jaraknya sangat jauh dari jakarta barat ke lubuk kumbung karang jaya Muratara Sumsel ini menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang luar biasa atas laporan Halim pimred berantas.co.id sekaligus anggota fwji.

Opan sangat berharap Halim anggotanya bisa mendapatkan keadilan dan kepastian hukum karena perbuatan Mareta Apandri sangat membuat beban psikologis buat Halim dan kluarga selama 17 bulan ini

AKP Diaz Kanit krimum polres metro Jakarta Barat kembali memberikan kabar kepada Halim Senin 27 April 2026 melalui sambungan telepon bahwa telah di lakukan penahanan terhadap Mareta Apandri setelah menjalani pemeriksaan sesuai prosedur hukum dan dalam waktu dekat akan di kirimkan SP2HP. (Tim)

Aksi Curanmor Di Tanjung Duren Selatan Digagalkan, Pelaku Dibekuk Polisi

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Akp Alexander Tengbunan mengatakan, Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Tanjung Palapa RT 010 RW 006, Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

Korban berinisial RO, mengalami kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2022 warna hitam.

“Motor tersebut sebelumnya diparkir dalam kondisi terkunci stang dan pengaman kontak terpasang di area kontrakan korban,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 27/4/2026

Berdasarkan keterangan, kejadian bermula saat korban pulang kerja dan memarkirkan kendaraannya, kemudian masuk ke dalam kontrakan untuk beristirahat.

Keesokan harinya, korban dibangunkan oleh pemilik kost yang memberitahukan bahwa sepeda motor miliknya telah dicuri.

Pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti kendaraan milik korban.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial ZI (30).

Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, STNK, satu buah kunci kontak, serta alat yang diduga digunakan pelaku berupa kunci letter T beserta anak kuncinya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Grogol Petamburan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (Tim)

Jadi Korban Begal, Warga Tambora Didampingi Polisi Hingga Motor Ditemukan Dalam Keadaan Aman

dutainfo.com-Jakarta: Malam yang seharusnya dilalui dengan tenang berubah menjadi momen menegangkan bagi Dedi (35), warga Tambora yang menjadi korban aksi begal di kawasan Grogol Petamburan, Jumat (25/4/2026) malam.

Saat melintas di jalan yang relatif sepi di kawasan Jembatan Besi, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang pelaku. Dengan ancaman senjata tajam, pelaku memaksa korban menyerahkan dompet dan telepon genggamnya. Demi keselamatan, korban pun tak berdaya dan menuruti permintaan tersebut.

Namun, situasi semakin mencekam ketika pelaku berusaha merampas sepeda motor miliknya. Dalam kondisi tertekan, korban berusaha mempertahankan kendaraannya dengan mengunci stang motor. Aksi itu membuat pelaku gagal membawa kabur kendaraan, meski korban harus menerima luka sabetan di bagian wajah.

Dalam kondisi terluka, korban memilih menyelamatkan diri dan segera menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Keesokan harinya, dengan didampingi jajaran Polsek Tambora, korban kembali ke lokasi kejadian.

Dipimpin Panit Reskrim Priyo Purnomo, petugas melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di sekitar tempat kejadian.

Hasilnya, sepeda motor milik korban masih berada di lokasi dalam keadaan terkunci dan aman.

Momen itu pun menjadi secercah harapan di tengah peristiwa yang sempat mengguncang.

Korban bersama kendaraannya kemudian dibawa ke Polsek Tambora untuk proses lebih lanjut, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Dengan penuh haru, Dedi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan pendampingan polisi yang sigap merespons laporannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah ancaman kejahatan, kehadiran polisi tetap menjadi harapan bagi masyarakat.

Bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan rasa aman, pendampingan, dan kepedulian bagi mereka yang membutuhkan.

( Hdr/Ril )

Jumat Berkah, Satlantas Tambora Bagikan Nasi Kotak Untuk Warga Di Tambora

dutainfo.com-Jakarta: Di tengah aktivitas lalu lintas yang padat, kehangatan dan kepedulian hadir dari jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Barat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Unit Lantas Tambora di depan Pos Lantas Angke, Jumat (24/4/2026) siang.

Sasaran pembagian tidak hanya warga sekitar, tetapi juga para pengendara yang melintas, yang mungkin tengah berjuang mencari nafkah di jalanan.

Dengan senyum dan penuh keikhlasan, satu per satu nasi kotak dibagikan. Sederhana, namun sarat makna.

Di balik paket makanan tersebut, tersimpan pesan kepedulian bahwa polisi hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kanit Lantas Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Teguh JY, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Melalui Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang beraktivitas di jalan,” ujarnya.

Kegiatan ini pun disambut hangat oleh masyarakat. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi gambaran bahwa kebaikan sekecil apa pun akan selalu berarti bagi yang membutuhkan.

Di tengah hiruk pikuk kota, aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masih tumbuh dan hadir di setiap sudut kehidupan.

Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menebarkan kebaikan yang menyentuh hati.

( Hdr/Ril )

Polsek Tambora Bantu Sopir Bajaj Yang Terjatuh Tak Sadarkan Diri

dutainfo.com-Jakarta: Ditengah teriknya siang hari, sebuah peristiwa menyentuh terjadi di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.

Seorang sopir bajaj bernama Ahmad Rifai (64), mendadak pingsan saat berada di atas kendaraannya di Jalan Layang Jembatan Lima, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 12.39 WIB.

Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar

Laporan masyarakat pun segera ditindaklanjuti oleh jajaran Reskrim Polsek Tambora

” Tanpa menunggu lama, petugas langsung menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam bajajnya,” Ujar Panit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Ipda Priyo Purnomo saat dikonfirmasi, Jumat, 24/4/2026

Dengan penuh kepedulian, anggota segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Krendang untuk mendapatkan penanganan medis.

Di balik seragam yang dikenakan, tampak sisi kemanusiaan yang begitu nyata. Seorang pekerja keras yang menggantungkan hidup dari mengemudi bajaj, harus terhenti sejenak karena kondisi fisik yang tak lagi kuat menahan lelah.

Barang-barang milik korban seperti dokumen kendaraan, identitas diri, hingga obat-obatan pribadi turut diamankan oleh petugas, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian agar tetap terjaga dengan baik.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., melalui jajarannya memastikan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan di puskesmas, sementara petugas juga berupaya menghubungi pihak keluarga.

( Hdr/Ril )