Polsek Kalideres Amankan Dua Pria Dihajar Massa Maling Motor

dutainfo.com-Jakarta: Dua pria dihajar massa lantaran kepergok mencuri motor di warung pecel lele Kalideres Jakarta Barat, Polsek Kalideres bergerak cepat mengamankan kedua pelaku.

Dalam video yang beredar kedua pelaku sudah bertelanjang dada dengan kondisi muka yang babak belur dan warga sekitar memukuli pelaku.

“Ya benar kami amankan dua orang pelaku curanmor berinisial MF dan AM,” ujar Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana, kepada awak media, Jumat (10/11/2023).

Masih kata Kompol Abdul Jana, kejadian itu terjadi pada Rabu 8 November 2023 pukul 21.00 WIB, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga terkait adanya curanmor.

“Dua pelaku curanmor inisial MF (32), dan AM (31), sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar yang kesal perbuatan pelaku,” ungkap Kompol Abdul Jana.

Beruntung polisi berhasil melerai amukan warga terhadap pelaku curanmor.

“Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Polsek Kalideres guna proses hukum lebih lanjut,” tutupnya.
(Tim)

Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Sita Dokumen Dari KPK Terkait Kasus SYL Diperas

dutainfo.com-Jakarta: Pihak penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah dua kali meminta izin pihak KPK guna penyitaan dokumen dari KPK terkait kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Polda Metro Jaya menyebut seluruh dokumen terkait sudah disita penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

“Ya benar semuanya sudah disita penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya,” ungkap Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada awak media Jumat (10/11/2023).

Akan tetapi Kombes Ade belum merinci secara detail berapa jumlah dan dokumen apa saja yang disita sebagai barang bukti.

“Dokumen yang disita materi penyidikan,” ungkapnya.

Sementara pemeriksaan saksi oleh penyidik sudah puluhan diperiksa sejak kasus tersebut naik tahap penyidikan.

Selain Ketua KPK Firli Bahuri yang diperiksa ada juga mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo, dan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, serta Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo.

Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengatakan ada tiga dugaan kasus yang ditemukan dari pemerasan, penerimaan gratifikasi, atau penerimaan hadiah terkait penanganan kasus di Kementerian Pertanian.
(Tim)

KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi APD di Kemenkes, Sudah Ada Tersangka

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi alat pelindung diri (APD), di Kemenkes RI, KPK menyatakan sudah ada tersangka dalam kasus ini.

“Ya sudah ada tersangkanya,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, seperti dikutip detik.com, Kamis (9/11/2023).

Masih kata Alex, KPK sudah menandatangani surat perintah penyidikan terkait kasus ini.

Namun Alex belum mengumumkan siapa tersangkanya.

“Ya itu Sprindik juga sudah kita tanda tangani kita sudah menetapkan tersangka, nama-namanya sudah semua namun saya lupa,” tutup Alex Marwata.
(Tim)

Penyidik Pidsus Kejagung Periksa Kabidwas dan Pengangkutan PT Timah Tbk Tahun 2020

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI, memeriksa ARS selaku Kabid Pengawasan dan Pengangkutan PT Timah Tbk tahun 2020, atas dugaan perkara tindak pidana korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Selain memeriksa ARS, penyidik juga memeriksa tiga saksi lainya yakni JJSM selaku kolektor timah ilegal, HH selaku Komisaris CV Aldo Atha Andara dan LAS selaku kolektor timah ilegal.

“Ya pemeriksaan keempat saksi guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Kamis (9/11/2023).

Masih kata Ketut, keempat saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015-2020.
(Tim)

Gantikan Anwar Usman, Hakim Suhartoyo Resmi Jadi Ketua MK

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Hakim konstitusi Suhartoyo resmi menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), setelah disepakati mengantikan Anwar Usman.

Wakil Ketua MK Saldi Isra dalam jumpa pers di Gedung Mahkamah Konstitusi Jl Medan Merdeka Barat, pada Kamis (9/11/2023), mengatakan yang disepakati dari hasil kami tadi untuk menjadi Ketua MK adalah bapak Suhartoyo.

Masih kata Saldi Isra, keputusan ini diambil dalam rapat permusyawaratan hakim (RPH), yang digelar secara tertutup.

Sementara Saldi Isra pun tetap menjabat Wakil Ketua MK.

Pemilihan Ketua MK ini merupakan tindak lanjut putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa (7/11/2023).

Dimana MKMK telah memberhentikan Anwar Usman dari jabatan Ketua MK, karena terbukti melakukan pelanggaran etik berat.
(Tim)