Jelang Imlek 2575 Kapolsek, Danramil, Dan Camat Tamansari Cek Keamanan Vihara

dutainfo.com-Jakarta: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2575 yang akan dirayakan pada Sabtu, 10 Februari 2024, Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Adhi Wananda SIK., MSi., bersama Danramil 01 Tamansari, Mayor Inf Mulia Adi Dharma dan camat Tamansari bpk Tumpal Hasiholan, melakukan kegiatan Security Assessment kepada pengurus Vihara yang berada di wilayah hukum Polsek Metro Tamansari. Rabu, 7/2/2024.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya dalam memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek 2024.

Kapolsek Adhi Wananda bersama dengan Mayor Inf Mulia Adi Dharma dan camat Tamansari bpk Tumpal Hasiholan meninjau langsung tiga Vihara utama di wilayah tersebut, yaitu Vihara Dharma Bakti, Vihara Toasebio, dan Vihara Avalokitesvara.

Dalam security assessment tersebut, Kapolsek, Danramil dan camat Tamansari bersama timnya melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan yang sudah ada di Vihara, termasuk pengecekan peralatan keamanan, kesiapan personel pengamanan, dan potensi ancaman yang mungkin terjadi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Vihara-vihara tersebut siap menghadapi perayaan Tahun Baru Imlek tanpa gangguan keamanan.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Adhi Wananda, mengatakan pentingnya kolaborasi antara tiga pilar dalam menjaga keamanan selama perayaan Imlek.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh warga yang merayakan Imlek, serta memastikan kegiatan perayaan tersebut berjalan lancar dan aman,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu, 7/2/2024.

Lanjut Adhi menambahkan, Dimana Vihara Dharma Bakti, Vihara Toasebio, dan Vihara Avalokitesvara akan mulai melaksanakan kegiatan ibadah mulai dari tanggal 9 februari – 10 februari 2024

Sementara itu, Danramil 01 Tamansari, Mayor Inf Mulia Adi Dharma, menekankan pentingnya sinergi antara 3 Pilar dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.

“Kami siap bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah dalam upaya menjaga keamanan selama perayaan Imlek ini,” tegasnya.

Diharapkan, melalui kegiatan Security Assessment ini, Vihara-vihara di wilayah hukum Polsek Metro Tamansari dapat memperkuat sistem keamanannya dan memberikan rasa aman kepada para jemaat dan masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2575. (Tim)

Polres Jakbar Peringati Isra Mi’raj Bersama Personel Dan Bhayangkari

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1445 Hijriah tahun 2024 Masehi.

Acara yang diadakan di Masjid Al Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat ini diikuti oleh 100 personel dan Bhayangkari dengan penuh khidmat, Rabu, 7/2/2024.

Tema yang diusung pada peringatan kali ini adalah “Hikmah Isra Mi’raj: Menanamkan Moral dalam Mewujudkan Polri Presisi Siap Mengawal Pemilu Damai.”

Dalam tema tersebut, ditekankan pentingnya moralitas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri untuk mendukung tegaknya demokrasi, netralitas Polri dan keamanan dalam proses pemilihan umum.

Penceramah pada peringatan kali ini adalah Ustaz K.H. Nur Al Ghozali, SQ., S.Sos, yang menyampaikan ceramah dengan penuh kearifan dan kebijaksanaan.

Beliau membahas tentang pentingnya memahami dan mengamalkan hikmah Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana moralitas yang terkandung dalam peristiwa tersebut dapat menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang presisi dan profesional.

Di kesempatan yang sama Plt Kasi humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Diaman Saragih mengatakan, Kehadiran personel Polres Metro Jakarta Barat dalam peringatan Isra Mi’raj ini mencerminkan komitmen mereka dalam memperkokoh nilai-nilai spiritualitas dan moralitas sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Diharapkan, melalui pemahaman yang lebih mendalam terhadap hikmah Isra Mi’raj, personel Polres Metro Jakarta Barat dapat lebih mendedikasikan diri dalam mewujudkan Polri presisi yang siap mengawal proses pemilu dengan damai dan adil bagi kepentingan bersama. (Tim)

Provokator Tawuran Di TPU Prumpung Jaktim Ditangkap Polisi

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Timur berhasil menggagalkan aksi tawuran di Taman Pemakaman Umum (TPU), Prumpung, Jakarta Timur, 4 orang provokator ditangkap.

“Ya benar saya bersama anggota mengamankan 4 orang provokator yang terindikasi melakukan tawuran di TPU Prumpung,” ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Selasa (6/2/2024).

Masih kata Kombes Nicolas, pihak kepolisian akan menugaskan Bhabinkamtibmas untuk rutin melakukan patroli guna mencegah terjadinya tawuran.

“Kami meminta warga sekitar agar melapor jika ada tawuran terjadi,” kata Kombes Nicolas.
(Tim)

Penyidik Pada Pidsus Kejagung RI, Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi IUP PT Timah

dutainfo.com-Jakarta: Dua tersangka baru kasus dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk Tahun 2015-2022, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.

Dua tersangka berinisial TN alias AN selaku Beneficial Ownership CV VIP dan PT MCM, dan AA selaku Manager Operasional Tambang CV VIP dan PT MCM.

“Ya berdasarkan hasil pemeriksaan dan dikaitkan dengan alat bukti yang cukup, hari ini tim penyidik telah menaikan status dua orang saksi menjadi tersangka,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, Selasa (6/2/2024).

Masih kata Ketut, dua tersangka ini dilakukan penahanan guna kepentingan penyidikan.

“Kedua tersangka ini yakni TN ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung, dan AA ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” ungkap Ketut.

Masih sambung Ketut, pada tahun 2018 CV VIP telah melakukan perjanjian kerjasama sewa peralatan procesing peleburan timah dengan PT Timah Tbk.

Selanjutnya tersangka TN selaku pemilik CV VIP, memerintahkan tersangka AA untuk menyediakan bijih timah dengan cara membentuk beberapa perusahaan boneka seperti CV SEP, CV MJP, dan CV MB, guna mengumpulkan bijih timah ilegal dari IUP PT Timah Tbk.

“Nah guna melegalkan kegiatan perusahaan boneka itu, PT Timah Tbk menerbitkan Surat Perintah Kerja seolah-olah terdapat kegiatan borongan pengangkutan sisa hasil mineral timah,” papar Ketut.

Perbuatan tersangka merugikan keuangan negara dan kami masih menunggu hasil perhitungannya, tutup Ketut.
(Tim)

Narendra Jatna Dilantik Kajati DKI, Jakarta Gantikan Prof Dr Reda Manthovani, Ketut Sumedana Kajati Bali

Foto: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, melantik dua Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru, Narendra Jatna dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta, yang sebelumya dijabat Prof, DR Reda Manthovani yang mendapat promosi jabatan sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Selain Narendra Jatna, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga melantik Ketut Sumedana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, yang sebelumnya dijabat Narendra Jatna, sedangkan Ketut Sumedana sebelumya menjabat Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI.

Kegiatan pelantikan kedua Kejati ini digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, pada Selasa 6 Februari 2024.

Dalam kesempatan itu Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, mengatakan bahwa kedua satuan kerja itu merupakan dua etalase penegakan hukum nasional.

“Bahwa Kejati DKI, Jakarta wilayah hukumnya saat ini melingkupi episentrum Pemerintah dan ekonomi, oleh karenanya, membutuhkan proses penegakan hukum yang tak hanya bersifat pragmatis, namun harus dapat dipertanggungjawabkan secara normatif dan yuridis,” ujar ST Burhanuddin.

Masih kata ST Burhanuddin, untuk Kejati Bali, merupakan episentrum wisata dan wajah Indonesia di mancanegara, karena itu membutuhkan paradigma penegakan hukum yang preventif dan humanis, namun tetap tegas dalam memberikan keadilan, kepastian hukum, serta kemanfaatan guna terwujudnya rasa aman dan damai.

Selanjutnya Jaksa Agung RI ST Burhanuddin juga mengingatkan tidak ada ruang bagi pegawai Kejaksaan untuk ikut-ikutan politik praktis, untuk itu saya tugaskan Kajati DKI, Jakarta dan Kajati Bali, guna memastikan hal tersebut di masing-masing satuan kerja.
(**)