dutainfo.com-Jakarta: Kepala Penerangan Kodam Jaya/Jayakarta (Kapendam Jaya), Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra, mengatakan, pihak Kepolisian telah membekuk pelaku yang diduga membunuh Praka S (27), anggota TNI AD yang bertugas di satuan Polisi Militer Kodam III/Siliwangi,yang ditemukan bersimbah darah di pinggir Jl Pangkalan 5 Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi.
“Ya benar sudah ditangkap, saat ini lagi diambil keterangan di Polda Metro Jaya,” kata Kolonel Inf Deki, kepada awak media, Selasa (2/4/2024).
Masih kata Kolonel Inf Deki, mohon bersabar biarkan Polisi bekerja dan nanti ada konferensi pers.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pada awak media, saat ini tengah dilakukan pendalaman oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kunjungan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan penelitian tentang peran Polri dalam mendukung pemulihan dan percepatan ekonomi nasional.
Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Cahyo Widagdo, S.St., Mk. (Ketua Tim) bersama anggota tim lainnya, yaitu AKBP Ir. Dadang Sutrasno, Pembina Joko Suryanto, Kompol Yudhi Ramaputra, dan Penda TK. I Tegawati, A.Md., serta didampingi oleh Tim Pendamping dari Rorena PMJ, AKBP Safari, Hadi Saputro Wibowo, dan Achmad Julianto.
Kabag Ren Polres Metro Jakarta Barat Akbp Rita Iriana, S.H., M.H mengatakan, Kedatangan tim Puslitbang Polri ini bertujuan untuk mengkaji peran Polri dalam mendukung pemulihan dan percepatan ekonomi nasional, terutama dalam konteks keamanan dan penegakan hukum.
” Tim Puslitbang Polri melakukan serangkaian wawancara dan penelitian lapangan untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat terkait dengan peran Polri dalam upaya tersebut,” Ujar Rita Iriana saat dikonfirmasi, Senin, 1/4/2024
Sementara dikesempatan yang sama Kombes Pol Cahyo Widagdo menjelaskan, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Puslitbang Polri untuk menyumbangkan pemikiran dan rekomendasi yang dapat membantu dalam perumusan kebijakan pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pemulihan dan percepatan ekonomi nasional yang sedang dilakukan oleh pemerintah.
” Oleh karena itu kami langsung mewawancarai kepada personel Polri dalam hal ini Personel Polres Metro Jakarta Barat guna mendapatkan hasil yang tepat sasaran dan maksimal,” tutupnya. (Tim)
Foto: Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Terkait kebakaran di Gudang Amunisi milik Kodam Jaya, di Kabupaten Bogor, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan ada 150 ribu amunisi yang terbakar di gudang nomor 6 di Gudmurah.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, juga bersyukur kejadian itu tidak menelan korban jiwa.
“Secara persyaratan penyimpanan barang berbahayanya kita bersyukur sampai dengan saat ini walaupun sekitar 150 ribu amunisi yang ada dalam gudang itu sampai sekarang tidak ada korban jiwa,” ujar Maruli, kepada awak media, Minggu (31/3/2024).
Masih kata Jenderal Maruli, secara penyimpanan kita akan evaluasi kembali.
“Kami meminta maaf atas kebakaran gudang amunisi di wilayah TNI,” ungkapnya.
Pertama kami mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat sekitar atas kejadian ini, jadi sebetulnya gudang untuk penyimpanan amunisi-amunisi yang akan didisposal, sambung Maruli. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Sedikitnya 300 paket sembako dibagikan Polsek Tambora dan Komunitas BerbagiYA di kawasan pemukiman padat penduduk di Jembatan Besi, Sabtu (30/3/2024) sore tadi.
Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora Kompol Donny Agung Harvida dan pimpinan komunitas BerbagiYA Bapak Yansen Salim di daerah Jembatan Besi Tambora.
Kompol Donny Agung Harvida Kapolsek Tambora mengatakan “Kegiatan ini adalah kegiatan sosial dimana kami ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah Polsek Tambora dan komunitas BerbagiYA punya sedikit rezeki untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan bisa menambah kebahagiaan,” tutur Kapolsek di lokasi.
Dalam pemberian sembako itu, Polsek Tambora bersama dengan komunitas BerbagiYA bahu membahu membagikan paket sembako terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula serta makanan siap saji produk restoran Ramen YA sebagai hidangan untuk berbuka puasa.
Selain melaksanakan kegiatan di satu lokasi, panitia juga menyisir gang sempit di kawasan padat penduduk di Tambora. Mereka memberikan sembako dan makanan siap saji kepada sejumlah warga yang berada di rumah.
“Kami berharap bantuan sembako yang didistribusikan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian dapat membantu terlaksananya kegiatan dengan aman dan lancar. Semoga ke depannya komunitas BerbagiYA dan Kepolisian dapat terus berkolaborasi demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif,” tutup Bapak Yansen Salim selaku pimpinan komunitas BerbagiYA yang juga merupakan pemilik restoran Ramen YA. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya akan menindak tegas ormas yang memaksa minta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pelaku usaha.
Polda Metro Jaya menghimbau masyarakat agar melaporkan jika ada tindakan tersebut.
“Segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat maupun Polres dan Polsek atau melalui call center 110, jika ada ormas yang memaksa minta THR Ramadhan ataupun Idul Fitri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam, Sabtu (30/3/2024).
Masih kata Ade, meminta THR secara paksa, akan kita tindak tegas karena itu melawan hukum.
“Ormas yang meminta THR secara paksa dengan cara mengancam dan premanisme akan kami tindak tegas sesuai Undang-Undang yang berlaku,” tegasnya.
Langkah ini sambung Ade, sesuai dengan amanat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto yang tidak mentoleransi aksi premanisme.
Dalam hal ini Kapolda Metro Jaya telah memerintahkan jajaran Polres dan Polsek bila menerima aduan tersebut diatas dari masyarakat agar ditindak tegas. (Tim)