Pelajar Jakbar Antusias Ikuti Sosialisasi Penerimaan Polri

dutainfo.com-Jakarta: Biro SDM Polda Metro Jaya bersama dengan Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2025, Kamis, 10/10/2024.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut dilaksanakan di gedung B Lantai 2 Ruang MH Thamrin Walikota Jakarta Barat dan diikuti sebanyak 250 pelajar berikut guru pendamping sekolah yang berada di wilayah Jakarta Barat

Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini, yang tidak hanya menjadi ajang informasi, tetapi juga inspirasi bagi banyak pelajar yang bercita-cita menjadi anggota Polri.

Dalam sambutannya, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi menekankan pentingnya sosialisasi ini.

“Polri merupakan sumber daya manusia yang diharapkan mampu berperan sebagai pelaksana tugas kepolisian di lapangan, memberikan pelayanan yang profesional, berperilaku terpuji, dan patuh hukum,” ujar Arsya.

Beliau menjelaskan bahwa setiap calon anggota Polri dituntut memiliki kualitas yang mumpuni, baik dari segi mental, kepribadian, fisik, maupun intelektual.

Seleksi penerimaan anggota Polri, lanjutnya, dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya, dengan tujuan mendapatkan anggota Polri yang berkualitas.

Arsya mengingatkan peserta sosialisasi agar berhati-hati terhadap oknum yang mengaku bisa meluluskan seleksi dengan imbalan uang, dan mendorong untuk melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi.

“Kelulusan dalam tahapan seleksi adalah hasil kerja keras para peserta. Sistem penerimaan yang fleksibel, akuntabel, dan transparan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat agar tercipta anggota Polri yang profesional, bermoral, dan modern,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini juga dijelaskan tahapan alur pendaftaran, mulai dari sosialisasi, pendaftaran online melalui situs resmi penerimaan Polri di https://penerimaan.polri.go.id hingga pengujian dan pemilihan calon.

Para siswa dan guru yang hadir pun diberi kesempatan untuk bertanya, menunjukkan besarnya minat dan antusiasme terhadap peluang berkarier di institusi kepolisian.

Dalam acara ini turut hadir berbagai pejabat penting, seperti Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kompol Inge Ajeng Larasati dari Polda Metro Jaya, Kompol Ni Ketut Admayani dari Kabag SDM Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan dan beberapa perwakilan dari dinas pendidikan Jakarta Barat.

Kehadiran mereka menandakan sinergi yang kuat antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Sosialisasi penerimaan Polri ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menumbuhkan semangat bagi para pelajar untuk terus berprestasi dan menjadi bagian dari institusi kepolisian yang berkomitmen melayani masyarakat dengan integritas tinggi.

( Tim )

Polsek Gropet Jakbar Sosialisasikan Cegah Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya mencegah terjadinya tawuran yang sering melibatkan pelajar, Polsek Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja.

Dengan penuh perhatian terhadap masa depan generasi muda, Polsek Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan ini untuk meminimalisir dan mencegah pelajar terlibat atau menjadi korban dalam aksi tawuran yang kerap terjadi

Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz menjelaskan bahwa salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan adalah dengan memasang spanduk di sejumlah sekolah di wilayah Grogol Petamburan.

Spanduk tersebut bertuliskan pesan tegas: “Stop Tawuran, Bagi pelajar yang melakukan tawuran akan ditarik Kartu Jakarta Pintar (KJP) nya.”

Pesan ini memberikan peringatan keras bahwa partisipasi dalam tawuran bukan hanya berbahaya bagi keselamatan diri, tetapi juga berdampak pada hak pendidikan pelajar itu sendiri.

Pelajar yang terbukti terlibat dalam tawuran terancam kehilangan KJP, sebuah bantuan pendidikan yang sangat penting bagi keberlangsungan sekolah mereka.

Tak hanya itu, dalam sosialisasi ini, Polsek Grogol Petamburan juga mengingatkan bahwa ada ancaman pidana bagi pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam.

Reza menegaskan bahwa pelajar yang membawa senjata tajam tidak hanya akan diproses secara hukum, tetapi juga dikenakan sanksi berat berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang bisa berujung pada hukuman penjara hingga 10 tahun.

“Kami tidak akan main-main dalam menangani kasus-kasus tawuran. Pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi, Kamis, 10/10/2024

Beberapa sekolah yang dilakukan pemasangan spanduk dan edukasi di wilayah Grogol Petamburan antara lain SMPN 89, SMPN 69, SMK MAARIF NU, SMK ISLAM PERTI, SMP & SMK BHARA TRIKORA, SMP 82, SMP YAYASAN RIYADUL MUKMININ, SMPN 83, SMPN 268, SEKOLAH MUHAMMADIYAH dan SMP TUNAS HARAPAN

Kapolsek menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan secara menyeluruh di wilayah hukum Grogol Petamburan, dengan harapan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar di berbagai tingkat pendidikan tentang bahaya yang mengintai dari aksi tawuran.

“Ini bukan hanya tentang menegakkan hukum, tetapi juga tentang menyelamatkan masa depan anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi dari perilaku yang merusak,” ungkap Kompol Reza dengan nada penuh keprihatinan.

Dia menambahkan bahwa sosialisasi ini adalah salah satu bentuk kasih sayang Polri kepada masyarakat, terutama para pelajar yang rentan terpengaruh oleh lingkungan dan pergaulan yang salah.

Selain pemasangan spanduk, Polsek Grogol Petamburan juga mengadakan penyuluhan di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para siswa mengenai dampak sosial dan hukum dari tawuran.

Penyuluhan ini bertujuan tidak hanya untuk mencegah mereka terlibat, tetapi juga untuk memberi mereka wawasan tentang bagaimana menghindari situasi yang berpotensi mengarah pada tawuran.

“Pelajar yang terlibat dalam tawuran seringkali tidak menyadari konsekuensi dari tindakan mereka. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk turun langsung ke sekolah dan memberikan edukasi yang komprehensif,” tambah Kapolsek.

(Tim)

Lima Pelaku Begal Ojol Bersenjata Airsoft Gun Ditangkap Polisi

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus perampokan disertai kekerasan yang terjadi di wilayah Kebon Jeruk.

Kasus ini melibatkan lima tersangka yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, salah satunya merupakan pelaku utama yang menodongkan senjata jenis airsoft gun.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi didampingi Waka Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Wakasat Reskrim Kompol Muhammad Kukuh Islami, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres, memaparkan kronologi dan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 27 September 2024, sekitar pukul 00.30 WIB, di depan sebuah minimarket di Jalan Panjang Arteri Kelapa II Raya, Kebon Jeruk.

Korban, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online, saat itu sedang beristirahat sambil menunggu orderan.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban didatangi oleh empat orang yang tidak dikenalnya.

Tanpa banyak bicara, salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata jenis airsoft gun berwarna silver tipe Glock 19 ke arah korban dan memintanya untuk diam.

“Pelaku langsung memerintahkan korban untuk menyerahkan tas yang berisi handphone, serta merampas sepeda motor korban yang berjenis Honda Vario,” ujar Kapolres.

Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan insiden ini ke Polsek Kebon Jeruk, dan tim gabungan segera dibentuk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pengungkapan dan Penangkapan Para Pelaku

Berdasarkan hasil olah TKP serta bukti-bukti yang diperoleh, polisi berhasil mengidentifikasi salah satu tersangka yang bersembunyi di sebuah apartemen di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Tim gabungan dari Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk segera bergerak ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan lima tersangka yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan ini.

“Dari hasil pengungkapan ini, kami berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu senjata airsoft gun tipe Glock 19 milik pelaku, sepeda motor Honda Vario milik korban, serta satu unit motor Satria FU milik pelaku,” jelas Kombes Pol M. Syahduddi.

Selain itu, tiga unit handphone milik pelaku juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Para tersangka yang diamankan adalah MI alias Kempleng (25), MY alias Ucup (37), S alias Pandi (30), RK alias Abak (31), dan MF yang berperan sebagai penyuplai senjata airsoft gun.

Kelima tersangka dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Motif Pelaku: Ingin Mengonsumsi Narkoba

Kapolres mengungkapkan bahwa motif para pelaku melakukan aksi perampokan ini adalah untuk mendapatkan uang guna membeli narkoba.

“Keempat pelaku utama menyewa kamar di apartemen di Cengkareng sebelum melakukan aksinya. Mereka menyewa dengan tarif Rp250.000 per hari, dan setelah itu mereka mencari korban secara acak,” ujar Kombes Pol Syahduddi.

Setelah berhasil merampas tas dan motor korban, pelaku membawa barang hasil rampokan tersebut ke apartemen.

Satu unit handphone milik korban dijual kepada seorang pengedar narkoba di kawasan Kampung Ambon.

Dari penjualan tersebut, para pelaku mendapatkan uang tunai sebesar Rp200.000 dan satu paket sabu yang kemudian digunakan bersama-sama di apartemen.

Himbauan Kepada Masyarakat

Di akhir konferensi pers, Kombes Pol Syahduddi memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama pada malam hari. “Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di malam hari untuk lebih waspada, terutama saat membawa barang berharga seperti sepeda motor atau handphone. Sebisa mungkin, jangan beristirahat di tempat yang sepi dan pastikan ada orang lain atau petugas di sekitar,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa para pelaku tindak kejahatan sering memanfaatkan kondisi tempat yang sepi dan kurang penerangan untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dan selalu berada di tempat yang ramai guna menghindari kejadian serupa.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Metro Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya.

Kombes Pol M. Syahduddi juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan kriminalitas, terutama pada malam hari, untuk memastikan keamanan masyarakat. (Tim)

Soliditas TNI-Polri, Polres Jakbar Rayakan HUT TNI Ke-79 Di Makodim 0503/JB

Dutainfo.com-Jakarta: Sebuah pemandangan penuh kehangatan dan kekompakan terlihat di Jalan S. Parman, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ketika rombongan besar dari Polres Metro Jakarta Barat mengunjungi Mako Kodim 0503 JB, Jumat (5/10/2024).

Kedatangan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, didampingi Wakapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi, serta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat.

Kunjungan tersebut memiliki makna istimewa, bukan hanya sebagai wujud penghormatan terhadap Hari Ulang Tahun ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga sebagai simbol eratnya persatuan antara TNI dan Polri di wilayah Jakarta Barat.

Momen Dirgahayu TNI kali ini mengusung tema yang penuh makna, “TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju,”

Saat tiba di Mako Kodim 0503 JB, rombongan Polres Metro Jakarta Barat disambut hangat oleh Dandim 0503 JB, Kolonel Inf Es Putra Siregar, beserta seluruh jajaran Kodim.

Senyum dan tawa mengiringi setiap langkah mereka, memperlihatkan betapa solidnya hubungan antara TNI dan Polri yang selama ini terjalin dengan baik di Jakarta Barat.

Dalam sambutannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menyampaikan bahwa kehadirannya beserta jajaran Polres Metro Jakarta Barat adalah sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap TNI di momen penting ini.

“Kedatangan kami hari ini merupakan bentuk soliditas yang tidak hanya simbolis, tetapi nyata, antara TNI dan Polri di Jakarta Barat. Kami berkomitmen untuk terus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terlebih di masa kontestasi Pilkada serentak 2024 yang semakin dekat,” ujar Kombes Pol Syahduddi, Senin, 7/10/2024.

Selain itu, Syahduddi juga menegaskan kesiapan Polres Metro Jakarta Barat untuk bekerja sama dengan TNI dalam mengawal pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

“Kami siap mendukung dan memastikan jalannya Pilkada berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Sinergi TNI-Polri akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut,” tambahnya.

Dandim 0503 JB, Kolonel Inf Es Putra Siregar, yang juga memberikan sambutan, tak dapat menyembunyikan rasa terima kasihnya atas kejutan dan kehormatan yang diberikan oleh Polres Metro Jakarta Barat.

“Saya atas nama seluruh keluarga besar Kodim 0503 JB mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, beserta seluruh jajarannya. Kejutan ini sungguh membuat kami terharu, dan semakin memperkuat ikatan soliditas antara TNI dan Polri di Jakarta Barat,” ucap Kolonel Putra Siregar.

Acara semakin khidmat ketika dilakukan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun yang dihias dengan gambar Dirgahayu TNI ke-79.

Dandim Kolonel Putra Siregar memotong tumpeng kemudian diberikan kepada Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi sebagai simbol harapan dan doa untuk kelangsungan sinergi antara kedua institusi keamanan ini.

Kunjungan ini bukan hanya menjadi simbol dari hubungan harmonis antara TNI dan Polri, tetapi juga sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dirgahayu TNI ke-79, semoga kebersamaan ini terus terjalin kuat demi Indonesia yang lebih aman, damai, dan maju.

Dengan soliditas yang kuat, baik TNI maupun Polri siap mengawal Indonesia menuju kemajuan, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan besar Pilkada 2024. (Tim)

Deklarasi Pilkada Damai, Polsek Kalideres Bersama Masyarakat Jaga Kondusifitas Pemilu

Dutainfo.com-Jakarta: Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, suasana di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat terasa semakin dinamis.

Berbagai persiapan terus dilakukan oleh berbagai pihak guna memastikan proses demokrasi berlangsung dengan aman, damai, dan tanpa hambatan.

Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah penyelenggaraan Deklarasi Pilkada Damai 2024 yang digagas oleh Polsek Kalideres bersama 3 Pilar Kalideres, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat (Ormas) se-Kecamatan Kalideres. Kegiatan tersebut diadakan pada Jumat, 4 Oktober 2024, di Kafe Aib Kopi, Jalan Benda Raya, Kamal, Kalideres.

Dalam suasana yang akrab dan penuh semangat kebersamaan, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana, memberikan sambutan hangat.

Ia menekankan pentingnya peran semua elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama tahapan Pilkada.

“Kegiatan deklarasi ini bertujuan agar semua elemen masyarakat berperan aktif mendorong terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan aman, meskipun terdapat perbedaan pilihan. Jangan sampai kita terprovokasi oleh berita-berita di media sosial yang dapat memecah belah, demi terciptanya keamanan yang kondusif, khususnya di wilayah hukum Jakarta Barat,” ujar Abdul Jana.

Deklarasi ini juga menjadi momentum bagi warga Kalideres untuk meneguhkan komitmen mereka dalam menjaga perdamaian.

Dengan penuh khidmat, para peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan perwakilan ormas, menyampaikan ikrar mereka

Kami seluruh elemen masyrakat menyatakan

  1. Siap menjaga keutuhan Negara Dan Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila Dan Undang – Undang Dasar 1945
  2. Siap melaksanakan setiap Tahapan kampanye Pilkada DKI tahun 2024 yang damai, demokratis, dan edukatif dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih.
  3. Menyerukan kepada masyrakat untuk tidak melakukan penyebaran ujaran kebencian dan hoax atas dasar sara, intoleransi dan radikalisme agama serta dapat memfaatkan berbagai sarana media sosial dan sarana publik lainnya secara cerdas dan bertangung jawab.
  4. Mendukung sinergitas dan soliditas tni- polri, pemerintah daerah, tokoh agama dan elemen masyrakat demi terciptanya keamanan yang kondusif.

Acara yang berlangsung dengan sederhana namun penuh makna tersebut diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai 2024 oleh Kapolsek Kalideres, Camat, Danramil Kalideres, tokoh masyarakat, dan perwakilan ormas.

Penandatanganan ini menjadi simbol kuat bahwa seluruh pihak berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada yang aman dan damai, tanpa konflik, tanpa kebencian, dan tanpa provokasi.

Dalam menghadapi Pilkada 2024, harapannya, suasana kondusif ini terus terjaga, menjadikan pesta demokrasi sebagai ajang untuk memperkuat kebersamaan, bukan perpecahan. (Tim)