Jelang Akhir Tahun Kejari Banyuwangi Musnahkan Berbagai Barbuk Kejahatan

Dutainfo.com-Jakarta: Menjelang akhir tahun Kejaksaan Negeri Banyuwangi melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, kesehatan dan perkara tindak pidana umum serta perkara tipiring yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi Jl. Jaksa Agung Suprapto Nomor 63 Banyuwangi, Jawa Timur pada Kamis (12/12/2024).

Pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana narkotika, kesehatan dan perkara tindak pidana umum, perkara tindak pidana khusus serta perkara tipiring dengan berbagai barang bukti diantaranya berupa jenis sabu – sabu sebanyak 110,63 gram, jenis ganja sebanyak 65,92 gram, jenis obat-obatan Trihexyphenidyl sebanyak 6.253 butir, jenis pil mengandung Asetaminofen sebanyak 10 butir dan hp, dompet, sedotan, plastik klip, kartu atm, timbangan digital, bong, pipet, tas, linggis, gergaji, barang kena cukai hasil tembakau (Rokok Ilegal) sebanyak 10.408 bungkus serta minuman keras sebanyak 2 botol, gelas aqua 1 buah, bungkus Chocolatos 1 buah dan serbuk diduga dari tanaman Palakia sebanyak 0,26 gram.

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Suhardjono yang diwakili oleh Kasi Pemulihan Aset Dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Muhammad Bimo. Turut hadir perwakilan Polresta Banyuwangi dari Satresnarkoba Bripka Anang Widada, Kabid P2P (Pelayanan Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Banyuwangi Ibu Dr Andriyani, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banyuwangi Agus Hariyono, Kasubbagbin Kejaksaan Negeri Banyuwangi Adi Candra, Jaksa I Ketut Gde Dame Negara, Staf Datun Kejaksaan Negeri Banyuwangi Haris, Staf Pidsus Kejaksaan Negeri Banyuwangi Fahmi serta Tim Pemulihan Aset Dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Banyuwangi.

“Pemusnahan ini adalah kegiatan rutin Yang merupakan bagian dari penegakan hukum, sesuai dengan salah satu tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pidana sebagai Eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap “ujar Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Suhardjono melalui Kasi PAPBB Muhammad Bimo, Kamis (12/12/2024). (Tim)

Polsek Kebon Jeruk Pastikan Kesiapan Keamanan Gereja Maria Bunda Karmel Jelang Misa Natal

Dutainfo.com-Jakarta: Natal adalah momen penuh kedamaian dan sukacita yang dirayakan oleh umat Kristiani di seluruh dunia.

Di tengah hiruk-pikuk persiapan perayaan ini, tanggung jawab untuk menjaga keamanan menjadi prioritas utama. Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, SE, bersama jajarannya melaksanakan pengecekan dan assessment kesiapan pengamanan Misa Natal di Gereja Maria Bunda Karmel, Paroki Tomang, pada Rabu, 11/12/2024.

Dalam giat tersebut, Kapolsek didampingi Wakapolsek AKP Abubakar Sidik dan Kanit Intelkam AKP R.M Bachroni, SAG. Dengan penuh semangat, mereka berkoordinasi dengan Kepala Pastor Barnabas Ginting O Carm dan koordinator keamanan gereja, Bapak Teddy Hasibuan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi umat yang hadir.

Pengecekan meliputi berbagai aspek penting keamanan, termasuk akses pintu masuk dan keluar, jumlah kamera CCTV, keberadaan metal detector, hingga kesiapan tim keamanan internal gereja.

Kapolsek memberikan perhatian khusus pada koordinasi antarpetugas, memastikan mereka memiliki kontak yang jelas dan mudah diakses dalam keadaan darurat.

“Pengamanan yang baik adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan merayakan Natal,” ujar Nur Aqsha saat dikonfirmasi, Rabu, 11/12/2024.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara kepolisian dan pihak gereja menjadi kunci penting dalam menciptakan suasana damai selama perayaan Natal.

Di sela-sela pengecekan, Kapolsek juga menyempatkan diri berbincang dengan beberapa jemaat dan petugas keamanan gereja.

Kehadirannya membawa rasa nyaman dan keyakinan bahwa perayaan Natal tahun ini akan berlangsung dengan penuh damai.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari pihak kepolisian,” ungkap Pastor Barnabas Ginting O Carm.

Dalam tinjauan tersebut, beberapa poin yang diperiksa antara lain:

  1. Akses pintu masuk: Terdapat 2 titik utama yang akan dijaga ketat.
  2. Akses pintu keluar: Terdapat 2 titik untuk memudahkan mobilitas jemaat.
  3. Jumlah CCTV: Sebanyak 34 kamera aktif tersebar di berbagai sudut gereja.
  4. Metal Detector: Terdapat 6 unit untuk mendeteksi benda berbahaya.
  5. Jumlah Security Door: Sebanyak 2 unit dipastikan berfungsi optimal.
  6. Jumlah Pamdal: 9 orang, dipimpin oleh koordinator keamanan Bapak Teddy Hasibuan.
  7. Lokasi Parkir: Tersedia di dalam dan luar kompleks gereja untuk menampung kendaraan jemaat.
  8. Ruang Kesehatan dan Toilet: Disiapkan untuk kebutuhan darurat selama misa berlangsung.

Kapolsek juga memberikan instruksi agar koordinasi tetap terjalin erat, terutama dalam mengantisipasi potensi ancaman seperti aksi teror.

“Kami mengedepankan pencegahan dan deteksi dini agar semua umat dapat beribadah dengan tenang,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Kapolsek bersama jajaran menyampaikan pesan damai dan dukungan penuh untuk kelancaran perayaan Natal.

Kehadiran mereka di Gereja Maria Bunda Karmel adalah cerminan nyata dari semangat toleransi dan kebersamaan dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. (Tim)

Dukung Ketahanan Pangan Polsek Kalideres Dan Warga Panen Tanaman Bayam Serta Caisim

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kalideres bersama Kelompok Tani Semanan Sinergi menggelar panen perdana tanaman bayam dan ceisim di Perumahan TSI Blok G, RT 016 RW 12, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (11/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang menunjukkan sinergi luar biasa antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kanit Bimas Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat IPDA Kasna Selli, Sekretaris Kelurahan Semanan Ibu Wahyuningsih, Kapolsubsektor Semanan IPTU Saepudin, perwakilan Dinas KPKP Kecamatan Kalideres Bapak Suwandi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Semanan AIPTU Eka Prasetia selaku penggerak ketahanan pangan, Ketua Kelompok Tani Semanan Bapak Rojali, para anggota Kelompok Tani Semanan Sinergi, kader Dawis dan PKK, serta warga sekitar.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang panen, tetapi simbol keberhasilan kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Harapan kami, semangat ini terus berkembang,” ujar IPDA Kasna Selli saat dikonfirmasi Rabu, 11/12/2024.

Tanaman bayam dan ceisim yang dipanen pada hari itu merupakan hasil dari bibit yang ditanam pada tanggal 20 November 2021 saat peluncuran Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan.

Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Kalideres Kompol Arnold J. Simanjuntak bersama 3 Pilar dan para anggota Kelompok Tani Semanan Sinergi. Setelah 21 hari, tanaman tersebut telah tumbuh subur dan siap dipanen.

Dalam panen perdana ini, total hasil panen berupa 5,3 kg bayam dan 3,8 kg ceisim. Meskipun ini merupakan tahap awal, hasilnya cukup memuaskan dan menjadi motivasi bagi kelompok tani serta warga sekitar untuk terus mengembangkan program ini.

“Hasil panen ini kami bagikan langsung kepada warga sekitar sebagai bentuk berbagi manfaat dari hasil kerja sama ini. Semoga ke depannya hasilnya lebih banyak dan bisa mencukupi kebutuhan lebih luas,” ujar Ketua Kelompok Tani Semanan, Bapak Rojali.

Acara ini juga menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan.

Sekretaris Kelurahan Semanan, Ibu Wahyuningsih, menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini.

“Program ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan kita. Dukungan dari Polsek Kalideres dan semua pihak sangat berarti,” katanya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Semanan, AIPTU Eka Prasetia, yang menjadi penggerak utama program ketahanan pangan ini, berharap bahwa keberhasilan panen perdana ini menjadi awal dari langkah-langkah besar berikutnya.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita bisa menciptakan lingkungan yang mandiri dalam hal pangan,” tuturnya.

Hasil panen tanaman bayam dan ceisim ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan warga sekitar tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Kelurahan Semanan. (Tim)

Mantap, Kejari Kutim Tahan Pegawai Samsat Rugikan Negara Rp 1,8 Miliar

dutainfo.com-Kaltim: Kejaksaan Negeri Kutai Timur (Kutim), telah melakukan penetapan tersangka terhadap Z selaku pegawai Samsat Induk pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penerimaan pajak daerah.

“Ya, benar terhadap Z telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, dalam kasus manipulasi data pajak,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Timur, Reopan Saragih SH.MH, kepada awak media, Senin (9/12/2024).

Masih kata Reopan Saragih, tim penyidik pada Kejari Kutim, menetapkan tersangka Z dalam kasus manipulasi data pajak, khususnya terkait dengan penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pertama (BBN-KB 1), pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Badan Pendapatan Daerah (UPTD PPRD Bapenda), wilayah Kutai Timur.

“Jadi tersangka Z ini bekerja sebagai pengelola data IT Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan BBN-KB 1 pada Samsat Induk Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Masih kata mantan Kasi Pidsus Kejari Jakarta Barat ini, modus operandi yang dilakukan tersangka Z adalah dengan cara memanipulasi data pajak kendaraan bermotor dan BBN-KB 1 dengan mengubah kode fungsi kendaraan dari pribadi menjadi umum untuk 67 unit kendaraan, serta mengubah kode merk kendaraan untuk 23 unit kendaraan.

“Tentu hal tersebut menyebabkan selisih pembayaran pajak yang tak sesuai dengan ketentuan,” kata Reopan.

Akibat perbuatan tersangka Z ini, negara dirugikan Rp 1.889.857.100, hal ini berdasarkan hasil audit kerugian negara yang dilakukan auditor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Selain itu tersangka Z ini menjalani aksinya tak sendiri, ada dua tersangka lainya yakni AGW bekerja sebagai tenaga teknis pengendali teknologi di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim dan ES sebagai administrator pelayanan Samsat UPDT Pendapatan Daerah Kutai Timur.

“Sebagai bukti tersangka Z ini telah mentransfer uang sebesar Rp 354.650.000 kepada AGW yang merupakan bagian dari hasil tindak pidana,” papar Reopan.

Kami akan terus memastikan proses hukum berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan, adapun tersangka lainya yang diduga ikut terlibat akan kami dalami, dan Kejaksaan Kutai Timur akan terus berupaya memberantas tindak pidana korupsi agar terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan dan berintegritas, tutupnya.
(**)

Polsek Kembangan Ajarkan Empati Dan Kepedulian Ke Siswa Latja SPN Lido

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi polisi yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.

Melalui latihan kerja (latja) bagi siswa asal Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido gelombang kedua tahun 2024, Polsek Kembangan memberikan pelajaran berharga kepada para siswa latja asal pengiriman SPN Lido untuk selalu mengutamakan kepedulian, empati, dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, menegaskan pentingnya nilai-nilai tersebut dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Kami ingin membentuk siswa latja yang tidak hanya paham tugas kepolisian, tetapi juga memiliki rasa peduli yang tulus. Ini adalah bekal penting bagi mereka dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di masa depan,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Senin, 9/12/2024.

Sebagai bagian dari pembelajaran, para siswa dilibatkan langsung dalam situasi nyata di lapangan.

Salah satu momen yang menyentuh terjadi ketika seorang warga disabilitas datang ke kantor Polsek Kembangan dengan kursi roda.

Dalam kondisi fisiknya yang terbatas, warga tersebut membutuhkan bantuan untuk mengurus dokumen.

Menanggapi hal ini, Kompol Taufik menginstruksikan para siswa latja untuk segera membantu mendorong kursi roda warga tersebut dan menanyakan kebutuhannya secara personal.

“Langkah kecil seperti ini memiliki dampak besar bagi masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap orang, tanpa memandang kondisi fisiknya, merasa dihargai dan terlayani dengan baik,” tambah Taufik.

Respons positif juga datang dari masyarakat.

Pak Ridwan, salah satu saksi di lokasi kejadian, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif para siswa tersebut.

“Melihat mereka membantu dengan sigap dan penuh empati, saya yakin masa depan polisi kita akan semakin baik. Ini contoh nyata polisi yang humanis,” katanya.

Hal ini menjadi bukti bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan yang humanis.

Polsek Kembangan berharap, nilai-nilai yang ditanamkan selama pelatihan dapat terus dibawa oleh para siswa hingga mereka resmi bertugas di lapangan. (Tim)