Polsek Cengkareng Evakuasi Warga Dampak Banjir Di Taman Kencana

Dutainfo.com-Jakarta: Potret kebersamaan dan kepedulian terlihat di Jalan Taman Kencana, RT 01/12, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, saat personel Polsek Cengkareng bersama 3 Pilar dan warga bahu membahu mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Rabu (29/1/2025).

Dengan mengenakan seragam lengkap, para personel kepolisian turun langsung ke lokasi, membantu warga menggunakan perahu karet untuk memastikan mereka bisa dievakuasi dengan aman.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana, bersama Lurah Cengkareng Barat, Mustika Briliantoro, turut hadir untuk memantau situasi dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Menurut Kapolsek Abdul Jana, ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi antara 30 hingga 80 cm, yang membuat akses jalan sulit dilalui kendaraan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Unit Alkal Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, yang saat ini sedang melakukan upaya pemompaan agar genangan segera surut,” ujarnya. Rabu, 29/1/2025.

Meskipun genangan air cukup tinggi, kondisi listrik masih normal dan belum ada laporan pemadaman.

Sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi, karena sebagian besar masih bertahan di rumah, terutama mereka yang memiliki bangunan bertingkat.

Sementara itu, untuk menghindari kerusakan kendaraan akibat banjir, warga memilih memarkirkan kendaraan mereka di area Ruko Sedayu Square, yang memiliki lokasi lebih tinggi dan aman dari genangan.

Aksi cepat tanggap yang dilakukan oleh kepolisian dan aparat setempat mendapat apresiasi dari warga.

Pak Herman (52), salah satu warga yang dievakuasi, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Alhamdulillah, bantuan cepat datang. Polisi dan warga saling membantu, jadi kami merasa lebih tenang meski kondisi masih banjir,” ujarnya.

Abdul Jana menegaskan bahwa pihaknya akan terus siaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan siap membantu evakuasi jika ada warga yang membutuhkan,” tambahnya. (Tim)

Kapolsek Kebon Jeruk Bersama Tiga Pilar Tinjau Lokasi Banjir

Dutainfo.com-Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa malam menyebabkan sejumlah titik mengalami genangan air.

Menyikapi hal ini, Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, KOMPOL Nur Aqsha Ferdianto, bersama Wakapolsek dan unsur Tiga Pilar turun langsung untuk mengecek kondisi wilayah terdampak, Rabu (29/1/2025).

Berdasarkan pantauan dilokasi terlihat Kapolsek Kebon jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto bersama jajaran melaksanakan pengaturan lalu lintas di jalan panjang perempatan MCD Green Garden Kebon Jeruk Jakarta Barat

Mereka memastikan akses jalan tetap bisa dilalui warga serta tidak ada korban atau kerusakan yang membahayakan.

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan situasi tetap kondusif. Dari hasil pantauan, beberapa titik di Kelurahan Duri Kepa, Sukabumi Utara, Kedoya Utara, dan Kedoya Selatan mengalami genangan air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 10 hingga 25 cm. Namun, secara umum, kondisi masih terkendali,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto, saat dikonfirmasi, Rabu, 29/1/2025.

Di Kelurahan Duri Kepa, genangan setinggi 15 cm terpantau di depan Pospol Duri Kepa RW 05 dan Jalan Mangga 1 RW 03. Sementara di Jalan Patra RW 02, air telah surut sepenuhnya.

Sedangkan di wilayah Sukabumi Utara, genangan nihil

Namun, genangan lebih tinggi terpantau di Kedoya Selatan, dengan beberapa titik seperti RT 004/05 mengalami ketinggian air hingga 25 cm.

Kapolsek bersama tim memastikan tidak ada warga yang terdampak secara serius dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.

Selain melakukan pengecekan, Kapolsek juga berkoordinasi dengan petugas terkait untuk memastikan aliran air dapat segera surut.

“Kami tetap berkoordinasi dengan pihak PPSU dan Sudin Sumber Daya Air agar penanganan genangan bisa dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh jajaran Polsek Kebon Jeruk bersama Tiga Pilar, diharapkan kondisi wilayah segera kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan.

Kapolsek juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. (Tim)

Kapolsek Tambora Himbau Kamtibmas Saat Tinjau Vihara Malam Imlek

Dutainfo.com-Jakarta: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana penuh persiapan terasa di berbagai vihara di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Demi memastikan perayaan berjalan dengan aman dan lancar, Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolsek AKP Sudargo, S.H., serta Kanit Binmas IPTU Agus Sudrajat, S.H., melakukan pengecekan langsung ke sejumlah vihara pada Selasa malam (28/1/2025).

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Tambora meninjau kesiapan vihara serta kesiapsiagaan personel Polsek Tambora yang bertugas menjaga keamanan.

Ia memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan dapat berlangsung dengan nyaman bagi umat Buddha yang merayakan.

“Kami ingin memastikan semua berjalan aman dan kondusif. Personel kami telah disiagakan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah dan merayakan Imlek,” ujar Kompol Muhammad Kukuh Islami saat dikonfirmasi, Rabu, 29/1/2025.

Sejumlah vihara yang dikunjungi dalam giat ini antara lain Vihara Sabda Kasih di Jln. Prof Dr Latumenten, Vihara Toapekong Lie Tekkwan Tiat Kwaij Sian di Jln. Perniagaan Raya, Vihara Padilapa di Jln. Pejagalan III, serta Vihara Dewi Samudera di Jln. Bandengan Selatan.

Di sela-sela pengecekan, Kapolsek juga memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengurus vihara agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Untuk memperkuat koordinasi, ia menyerahkan nomor hotline Polsek Tambora (0817 1717 8687) agar pihak vihara dapat segera menghubungi kepolisian jika terjadi situasi darurat.

“Kami mengimbau kepada pengurus vihara dan masyarakat sekitar untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui hotline yang telah disediakan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pengurus vihara.

Salah satu pengurus Vihara Sabda Kasih, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kesiapsiagaan kepolisian.

“Kami merasa lebih tenang karena pihak kepolisian turut menjaga keamanan di malam Imlek ini. Semoga perayaan Imlek bisa berjalan dengan lancar dan penuh berkah,” ujarnya dengan senyum penuh syukur.

Dengan pengamanan yang maksimal dan sinergi antara kepolisian serta pengurus vihara, diharapkan perayaan Imlek tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, dan penuh kedamaian bagi seluruh umat yang merayakan. (Tim)

Polantas Jakbar: Jl Raya Grogol Genangan Air Capai 40 Cm

Dutainfo.com-Jakarta: Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta pengalihan arus di sejumlah ruas jalan yang terdampak genangan air pada Rabu (29/1/2025).

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat genangan yang cukup tinggi di beberapa titik.

PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di wilayah Jakarta Barat mengalami genangan air yang cukup signifikan.

Salah satunya adalah Jl. Raya Daan Mogot depan Hotel Samara, arah Timur atau Samsat.

“Genangan di lokasi ini mulai surut dan sudah bisa dilalui di dua jalur, baik busway maupun arteri. Namun, demi kelancaran, arus lalu lintas tetap dialihkan sementara ke jalur busway,” ujarnya.

Selain itu, di Jl. Raya Grogol, arah Latumeten, depan RS Jiwa, genangan air mencapai 30 hingga 40 cm.

Hanya kendaraan besar seperti bus yang masih bisa melintas, sementara kendaraan roda dua disarankan mencari jalur alternatif.

Petugas telah melakukan pengalihan arus sebelum traffic light (TL) agar pengendara menuju Latumeten bisa menggunakan flyover Grogol.

Genangan juga terjadi di Jl. Panjang, tepatnya depan Perumahan Green Garden, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm.

Kendaraan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati. Begitu pula di Jl. Pangeran Tubagus Angke, dekat Rumah Duka Jelambar, dari arah Pesing menuju Jembatan 2, yang mengalami genangan air sekitar 20 cm bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2

Petugas menyarankan kendaraan untuk melintas melalui jalur alternatif di Pergudangan Jalan Fajar Aladin guna menghindari hambatan.

Dengan adanya pengaturan ini, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Atur Lalin Ditengah Genangan Air Ini Titiknya

Dutainfo.com-Jakarta: Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta pengalihan arus di sejumlah ruas jalan yang terdampak genangan air pada Rabu (29/1/2025).

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat genangan yang cukup tinggi di beberapa titik.

PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di wilayah Jakarta Barat mengalami genangan air yang cukup signifikan.

Salah satunya adalah Jl. Raya Daan Mogot depan Hotel Samara, arah Timur atau Samsat.

“Genangan di lokasi ini mulai surut dan sudah bisa dilalui di dua jalur, baik busway maupun arteri. Namun, demi kelancaran, arus lalu lintas tetap dialihkan sementara ke jalur busway,” ujarnya.

Selain itu, di Jl. Raya Grogol, arah Latumeten, depan RS Jiwa, genangan air mencapai 30 hingga 40 cm.

Hanya kendaraan besar seperti bus yang masih bisa melintas, sementara kendaraan roda dua disarankan mencari jalur alternatif.

Petugas telah melakukan pengalihan arus sebelum traffic light (TL) agar pengendara menuju Latumeten bisa menggunakan flyover Grogol.

Genangan juga terjadi di Jl. Panjang, tepatnya depan Perumahan Green Garden, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm.

Kendaraan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati. Begitu pula di Jl. Pangeran Tubagus Angke, dekat Rumah Duka Jelambar, dari arah Pesing menuju Jembatan 2, yang mengalami genangan air sekitar 20 cm bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2

Petugas menyarankan kendaraan untuk melintas melalui jalur alternatif di Pergudangan Jalan Fajar Aladin guna menghindari hambatan.

Dengan adanya pengaturan ini, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Tim)