Ini Kata Wakajati Kalbar Erich Folanda Terkait Hak Identitas Anak

Foto: Kejati Kalbar (ist)

dutainfo.com-Kalbar: Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar), sinergitas bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak, menginisiasi langkah penting dalam pemenuhan hak identitas anak.

Khususnya anak-anak terlantar dan yang rentan karena tak memiliki dokumen kependudukan.

Kegiatan tersebut melalui rapat koordinasi (Rakor), penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta Kelahiran, diadakan di Ruang Vicon Kejati Kalbar, Selasa (9/9/2025).

Ini penjelasan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Erich Folanda, kegiatan ini merupakan bagian dari Inovasi Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara (Datun), dengan tujuan memberikan perlindungan hukum serta memastikan terpenuhi hak dasar anak, termasuk kepastian identitas bagi anak-anak yang menghuni panti asuhan serta kehilangan jejak orang tua.

“Hak identitas adalah pintu masuk bagi anak guna memperoleh akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, negara tidak boleh abai terhadap anak-anak yang rentan,” ujar Erich Folanda.

Masih kata mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang ini, melalui sinergitas ini, negara hadir guna melindungi dan menjamin hak anak, terutama mereka yang paling rentan.

“Jadi identitas tak hanya soal dokumen, namun pengakuan keberadaan seorang anak di mata hukum,” ungkap Erich.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Pontianak, Disdukcapil, dan Dinas Sosial, serta Bidang Datun Kejati Kalbar.
(**)

Tim Intelijen Kejagung Dan Kejati Kalbar Tangkap DPO Ricky Sandy Di Jakarta Utara

Foto: Kejaksaan Tinggi Kalbar (ist)

dutainfo.com-Kalbar: Buronan pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kalbar), Ricky Sandy, ber hasil ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, terkait penerimaan kuasa jual dalam kasus pengadaan lahan untuk Bank Kalbar, di Kalimantan Barat.

Buronan Ricky Sandy diamankan Tim Intelijen gabungan Kejagung dan Kejati Kalbar, di Komplek Permata Hijau, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pada 10 September 2025 malam.

“Ya benar Ricky Sandy sudah saat ini sudah berada di Pontianak,” ujar Kasi Penkum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, pada awak media, Rabu (10/9/2025).

Masih kata I Wayan Gedin, selama proses hukum berjalan, Ricky Sandy tak pernah muncul, walaupun penyidik Pidsus Kejati Kalbar, telah menahan empat orang tersangka lainya.

“Dengan ditangkapnya DPO Ricky Sandy, jumlah tersangka dalam kasus pengadaan tanah Bank Kalbar, bertambah menjadi 5 orang,” ungkapnya.
(**)

Gudang Oli Di Palmerah Jakbar

Foto: Kebakaran gudang oli di Palmerah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kebakaran landa gudang oli di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (9/9/2025).

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin, mengatakan kebakaran diduga fenomena listrik.

“Diduga ada fenomena listrik,” ujar Syarifuddin kepada awak media, Selasa (9/9/2025).

Masih kata Syarifuddin api sudah dapat dipadamkan, sebanyak 14 unit mobil Damkar dikerahkan ke lokasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” ungkapnya.
(**)

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Ditunjuk Jadi Menkopolkam Ad Interim

Foto: Menkopolkam Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto, menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Ad Interim, menggantikan Budi Gunawan (BG).

Menkopolkam Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan bahwa ada arahan dari Bapak Presiden Prabowo, agar melanjutkan tugas pokok dari Kemenkopolkam serta agar roda kerja Kemenkopolkam tetap berjalan efektif dan efisien.

“Arahan yang diberikan kepada saya adalah melanjutkan tugas pokok dari Kemenkopolkam saya diberi kewenangan guna mengambil langkah-langkah yang efisien, efektif, agar semua pekerjaan bisa berjalan lancar,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin, Selasa (9/9/2025).

Masih kata Sjafrie, pentingnya revitalisasi organisasi di Kemenkopolkam, peran strategis para deputi, sesmenko, wakil menko, hingga staf ahli yang menurutnya menjadi motor kerja harian koordinasi dan sinkronisasi lintas kementerian dan lembaga.

“Saya itu menerima tugas Bapak Presiden melalui surat Mensesneg, jadi arahan Bapak Presiden itu seperti biasa diterjemahkan oleh mensesneg, jadi intinya interim, sementara,” ungkapnya.
(**)

Jamintel Kejagung Reda Manthovani Bersama Poktan Sepatan Timur Panen Bawang Merah

Foto: Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof Reda Manthovani, Giat Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung Muda Intelijen Prof Reda Manthovani bersama Kelompok Tani (Poktan) Cecere A di Desa Sarakan, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, memanen bawang merah pada kegiatan panen raya, Senin (8/9/2025).

Adapun kegiatan panen raya itu, merupakan implementasi dari Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), yang dibentuk Kejaksaan Agung RI bersama Pemkab Tangerang, PT Paskomnas Indonesia, PT Pupuk Indonesia, serta Telkom University.

Pada kesempatan ini Jaksa Agung Muda Intelijen Prof Reda Manthovani, selaku inisiator program Jaksa Jaga Desa mengutarakan, pemanfaatan tanah desa melalui pola tanam komoditas strategis seperti bawang merah adalah langkah yang tepat didalam mendukung swasembada pangan.

“Dimana bawang merah adalah komoditas holtikultura strategis yang mempengaruhi inflasi, melalui program ini, kita bukan hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, namun membantu menjaga stabiltas harga di pasar,” ungkapnya.

Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), tentunya sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.
(**)