Operasi Berantas Jaya Polisi Siaga Di Titik Rawan Tawuran Di Palmerah

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat menggelar patroli dan pemantauan intensif di wilayah rawan tawuran, Senin (12/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025 yang digelar serentak di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat

Fokus kegiatan kali ini menyasar Jalan Baru, Jl. KS Tubun Raya, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat—lokasi yang kerap menjadi titik kumpul remaja dan rawan aksi tawuran.

Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Dr. Eko Adi Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan sejumlah personel di titik-titik strategis untuk melakukan patroli mobile dan pemantauan langsung.

“Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya aksi tawuran dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kami ingin warga merasakan kehadiran polisi dan merasa aman beraktivitas, terutama di malam hari,” ujar Kompol Eko saat dikonfirmasi, Senin, 12/5/2025.

Selain pengamanan, para personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda yang nongkrong larut malam, agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Operasi ini akan terus digelar secara bertahap dan berkelanjutan selama masa pelaksanaan Operasi Berantas Jaya hingga 23 Mei 2025 mendatang. (Hdr/Sav)

Antisipasi Preman, TNI Dan Polisi Di Jakut Gelar Patroli Gabungan

Foto: Kapolres Jakut Kombes Pol Ahmad Fuady dan Komandan Kodim 0502/JU Kolonel Inf Dony Gredinand (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Patroli Gabungan TN-Polri di Jakarta Utara dilaksanakan guna antisipasi premanisme di wilayah Jakarta Utara, operasi ini serentak dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan sekitarnya, dengan nama Operasi Berantas Jaya 2025.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady memimpin apel gelar pasukan gabungan di halaman Polres Jakarta Utara, Minggu (11/5/2025), dinihari.

“Komitmen jajaran Polres Jakut untuk memberantas segala bentuk premanisme dan aksi pemerasan oleh oknum debt collector yang marak terjadi,” ujar Kombes Pol Fuady.

Masih kata Kombes Pol Fuady, operasi ini menerjunkan 139 personel gabungan TNI- Polri.

Sementara Komandan Komando Distrik Militer 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand, yang hadir dalam apel tersebut mengatakan bahwa TNI siap bersinergi dan tidak akan ragu menindak tegas premanisme yang kerap beririsan dengan narkoba.

“Kami apresiasi langkah Polres Jakut, jika ada potensi gangguan kamtibmas segera koordinasikan agar bisa kita tindak cepat dan tepat, premanisme harus dibasmi sampai ke akar-akarnya,” ungkap Kolonel Inf Dony.

Setelah melaksanakan apel gabungan, Kapolres Jakut dan Dandim 0502/JU, melaksanakan patroli ke wilayah Jakarta Utara.
(Tim)

Kejaksaan Agung, Gandeng Tomas Dan Toga Sosialisasi Lawan Premanisme

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung RI, memastikan akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta pemerintah menggencarkan pembinaan terhadap aksi premanisme dan mengatasnamakan ormas.

“Pihak Kejaksaan menyambut baik dan siap menjalankan arahan Bapak Presiden serta bekerjasama dengan Polri dan instansi lainya, baik di pusat maupun daerah, dalam pembinaan ormas dan penanganan premanisme,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar, Sabtu (10/5/2025).

Masih kata Harli, dalam upaya pencegahan Kejaksaan memang mempunyai tugas dan fungsi menciptakan ketertiban umum.

“Pihak Kejaksaan dengan instrumen intelijen bersama Polri dan Kesbangpol, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda akan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan untuk meningkatkan kesadaran hukum,” ungkapnya.

Sedangkan dari sisi represif sambung Harli, pihaknya akan menindak tegas seluruh pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Kejaksaan selaku penuntut umum akan bertindak tegas terhadap pelanggaran dan tindak pidana yang dilakukan para pelaku yang menggangu ketertiban masyarakat,” tutupnya.
(Tim)

Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Gelar Operasi Berantas Jaya

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan tiga pilar (TNI, Polri, dan Pemda) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam (10/5/2025).

Apel KRYD tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, didampingi Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kabag Ops Akbp Tri Bayu Nugroho, Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul jana dan para PJU Polres Metro Jakarta Barat

Kegiatan berlangsung di halaman Mako Polsek Cengkareng dan diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan unsur masyarakat seperti Citra Bhayangkara dan Senkom

Dalam arahannya, Kombes Pol Twedi menegaskan bahwa KRYD kali ini juga bersinergi dengan Operasi Berantas Jaya yang berlangsung mulai 9 hingga 23 Mei 2025, dengan sasaran utama pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

“Sasaran kita adalah para pelaku yang meminta-minta atau memaksa mendapatkan keuntungan secara pribadi, baik perorangan maupun kelompok. Jika ada laporan masyarakat terkait pemaksaan atau pemerasan, segera tindaklanjuti,” tegasnya, Sabtu, 10/5/2025

Selain itu, antisipasi terhadap potensi tawuran juga menjadi fokus. Patroli dilakukan secara berantai di wilayah rawan gangguan kamtibmas dengan menyalakan rotator sebagai tanda kehadiran aparat.

“Tidak boleh ada wilayah yang kosong dari patroli. Laksanakan patroli dengan sistem bergilir, terutama menjelang dini hari. Apabila ditemukan kelompok pemuda berkumpul lewat tengah malam, beri arahan untuk kembali ke rumah masing-masing,” ujar Twedi.

Operasi ini dibagi dalam dua sesi, yakni KRYD hingga pukul 01.00 WIB, dilanjutkan dengan kegiatan cipta kondisi (Cipkon) hingga menjelang subuh.

Seluruh personel diminta tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam bertindak. (Tim)

Kejaksaan Agung Akan Bekerja Sama Dengan Polri Dan Instansi Terkait Premanisme

Foto: Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung RI, memastikan akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta pemerintah menggencarkan pembinaan terhadap aksi premanisme dan mengatasnamakan ormas.

“Pihak Kejaksaan menyambut baik dan siap menjalankan arahan Bapak Presiden serta bekerjasama dengan Polri dan instansi lainya, baik di pusat maupun daerah, dalam pembinaan ormas dan penanganan premanisme,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar, Sabtu (10/5/2025).

Masih kata Harli, dalam upaya pencegahan Kejaksaan memang mempunyai tugas dan fungsi menciptakan ketertiban umum.

“Pihak Kejaksaan dengan instrumen intelijen bersama Polri dan Kesbangpol, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda akan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan untuk meningkatkan kesadaran hukum,” ungkapnya.

Sedangkan dari sisi represif sambung Harli, pihaknya akan menindak tegas seluruh pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Kejaksaan selaku penuntut umum akan bertindak tegas terhadap pelanggaran dan tindak pidana yang dilakukan para pelaku yang menggangu ketertiban masyarakat,” tutupnya.
(Tim)