Pam Idul Fitri 1445 H, 300 Personel Gabungan Kodim 0503/JB, Polres Jakbar, Satpol PP, Dan Mitra Kamtibmas Dikerahkan

dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.

Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.

Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.

Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.

Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)

Dandim 0503/JB Kolonel Inf Putra Siregar Dan Wakapolres Jakbar AKBP Sarly Sollu, Hadiri Apel Gelar Pasukan Pam Idul Fitri 1445 H

dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.

Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.

Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.

Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.

Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)

Polres Jakbar, Kodim 0503/JB Dan Walkot Gelar Apel Pasukan Pam Idul Fitri 1445 H

dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.

Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.

Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.

Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.

Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)

Mudik Lebaran 2024, TNI Siapkan Kapal Dan Pesawat Hercules

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Hadapi mudik Lebaran 2024, Tentara Nasional Indonesia (TNI), tengah menyiapkan sejumlah transportasi guna membantu masyarakat kembali ke kampung halaman.

“Ya pelaksanaan mudik yang sudah di jadwalkan itu tanggal 5 April 2024, itu TNI AL telah menyiapkan satu kapal LPD (Landing Platform Dock), ujar Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, kepada awak media, Selasa (2/4/2024).

Masih kata Letjen TNI Bambang, transportasi itu digunakan untuk membawa masyarakat umum dan gratis.

“Membawa penumpang dari Jakarta, Semarang dan Surabaya, gratis,” ungkapnya.

Tak hanya TNI AL, TNI AU juga ikut serta menyediakan transportasi pesawat Hercules.

Selain itu Mabes TNI, juga menyelenggarakan mudik gratis menggunakan bis yang dikoordinir oleh Asisten Teritorial Panglima TNI, tambah Letjen TNI Bambang.
(Tim)

Ini Kata Pangdam Jaya Mayjen TNI M Hasan Terkait Dugaan Kebakaran Gudang Amunisi Di Ciangsana

dutainfo.com-Jakarta: Terkait dugaan kebakaran gudang amunisi milik Paldam Jaya Kodam Jaya/Jayakarta di Desa Ciangsana Kabupaten Bogor tepatnya Desa Parung Pinang, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI M Hasan angkat bicara.

Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI M Hasan, menjelaskan gudang itu adalah tempat penyimpanan amunisi kadaluarsa yang akan dimusnahkan, namun karena belum dilakukan pemusnahan, bahan mudah meledak yang sudah kadaluarsa di gudang menjadi labil.

“Sehingga ini kemungkinan karena bahan peledak kan bahan kimia yang sangat labil dan kami tidak pakai lagi,” ungkap Mayjen TNI M Hasan, kepada awak media, Sabtu (30/3/2024).

Masih kata Mayjen TNI M Hasan, karena kondisi yang labil itu, material kimia ataupun bahan peledak yang disimpan diduga saling bergesekan, sehingga menyebabkan ledakan.

“Kemungkinan karena bahan peledak dan bahan kimia yang sangat labil ataupun bergesekan sehingga menyebabkan asap dan menyebabkan ledakan,” paparnya.
(**)