Mantan Dandim 0503/JB Kolonel Inf Wahyu Yudhayana Resmi Jabat Kadispenad Dan Naik Pangkat Brigjen

dutainfo.com-Jakarta: Mutasi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, kembali bergulir.

Pada Selasa 20 Agustus 2024, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melantik Kolonel Inf Wahyu Yudhayana sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), menggantikan Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

Kegiatan serah terima jabatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Aula AH Nasution Mabesad, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui Kolonel Inf Wahyu Yudhayana pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat.

Dalam kesempatan itu Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan selamat bertugas kepada Kolonel Inf Wahyu Yudhayana yang telah mendapat kepercayaan dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Kadispenad yang baru.

Sementara Kolonel Inf Wahyu Yudhayana dalam kesempatan yang sama mengatakan rasa Syukurnya Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas amanah atau jabatan yang diembannya sebagai Kadispenad.

Dirinya juga mengatakan akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Brigjen TNI Kristomei Sianturi, termasuk menjalin hubungan komunikasi dengan awak media.
(**)

Puspom TNI Tegaskan Pengguna Randis TNI Prajurit TNI Atau Purnawirawan Bukan Masyarakat Umum

Foto: Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pusat Polisi Militer (Puspom TNI), akan bekerjasama dengan pihak kepolisian guna menertibkan pengguna pelat dinas TNI Palsu.

Langkah yang diambil ini terkait kasus pengemudi mobil Toyota Fortuner arogan yang memakai pelat dinas TNI Palsu, menabrak mobil wartawan.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto, mengatakan perbuatan penyalahgunaan dan pemalsuan pelat dinas TNI yang dilakukan oknum masyarakat sangat merugikan dan mencemarkan nama baik TNI.

“Puspom TNI bersama Kepolisian akan terus melaksanakan koordinasi dan menindak tegas pelaku pemalsuan pelat dinas TNI,” ujar Mayjen TNI Yusri, kepada awak media, Rabu (17/4/2024).

Masih kata Yusri, masyarakat dihimbau untuk tidak menyalahgunakan dan memalsukan pelat dinas TNI karena ini perbuatan pidana.

“Penggunaan kendaraan dinas TNI harus dikemudikan oleh orang yang memiliki SIM TNI, dalam hal ini prajurit TNI atau Purnawirawan TNI,” tegas Yusri.

Selain itu lanjut Mayjen TNI Yusri, masyarakat jangan percaya apabila ada oknum yang menjanjikan bisa membuat pelat dinas TNI berikut surat-suratnya.

Apabila masyarakat melihat atau mengetahui ada pengguna pelat dinas TNI menyalahi sesuai ketentuan dan dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab silahkan laporkan ke Pusat Polisi Militer TNI.
(**)

Presiden Jokowi Sematkan Tanda Pangkat Ke Marsekal Tonny Harjono Dan Resmi Menjadi KSAU

Foto: Presiden RI Joko Widodo saat melantik Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Tonny Harjono. (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Presiden RI, Joko Widodo, menyematkan tanda kepangkatan kepada Marsekal Madya Tonny Harjono, menjadi Marsekal TNI (Bintang 4), sekaligus melantik secara resmi menjadi Kepala Staf TNI AU (KSAU), kepada Marsekal Tonny Harjono, yang menggantikan KSAU lama yakni Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang telah memasuki usia pensiun.

Kenaikan Pangkat Marsekal Tonny Harjono, didasari Keputusan Presiden RI Nomor 26 TNI Tahun 2024 Tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Selain menyematkan tanda kepangkatan baru kepada Marsekal TNI Tonny Harjono, Presiden RI Joko Widodo, juga melantik Tonny, sebagai Kepala Staf TNI AU (KSAU).

Pelantikan Marsekal TNI Tonny Harjono, berdasarkan Keputusan Presiden RI, Nomor 20 TNI Tahun 2014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAU.

Pelantikan dan Pengambilan sumpah jabatan Kepala Staf TNI AU Marsekal Tonny Harjono, oleh Presiden RI Joko Widodo, dilaksanakan di Istana Negara Jakarta Pusat pada Jumat (5/4/2024).

Sebelum diangkat menjadi KSAU Marsekal Tonny Harjono, menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II.

Marsekal TNI Tonny Harjono, merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara RI, pada 1993.

Hadir dalam pelantikan tersebut diantaranya, Menteri Pertahanan RI Jenderal (Hor) Prabowo Subianto, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL Laksamana Muhammad Ali, dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.
(**)

Pam Idul Fitri 1445 H, 300 Personel Gabungan Kodim 0503/JB, Polres Jakbar, Satpol PP, Dan Mitra Kamtibmas Dikerahkan

dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.

Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.

Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.

Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.

Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)

Dandim 0503/JB Kolonel Inf Putra Siregar Dan Wakapolres Jakbar AKBP Sarly Sollu, Hadiri Apel Gelar Pasukan Pam Idul Fitri 1445 H

dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.

Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.

Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.

Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.

Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)