Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Hermon Dekristo Lantik Kajari Sukabumi Dan Bandung

dutainfo.com-Jabar: Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Hermon Dekristo, melantik Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi Siti Holijah Harahap dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung Abun Hasbulloh Syambas, Rabu (17/12/2025).

Kajati Jabar Hermon Dekristo, menegaskan agar kedua pejabat yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggungjawab demi menjaga marwah institusi Kejaksaan.

“Pentingnya menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Setiap kebijakan dan tindakan yang diambil berlandaskan nilai keadilan, kejujuran, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Hermon Dekristo, Rabu (17/12).

Masih kata Hermon, pelantikan bukan sekedar seremonial atau rotasi jabatan, melainkan momentum penegasan tanggung jawab moral, profesional dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa yang dipercaya memimpin.

“Apresiasi kepada pejabat yang lama, atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas,” ungkapnya.

Dan selamat bertugas kepada Kejari Sukabumi Siti Holijah Harahap, dan Kejari Kota Bandung Abun Hasbulloh Syambas.
(**).com-Jabar: Kep ala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Hermon Dekristo, melantik Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi Siti Holijah Harahap dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung Abun Hasbulloh Syambas, Rabu (17/12/2025).

Kajati Jabar Hermon Dekristo, menegaskan agar kedua pejabat yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggungjawab demi menjaga marwah institusi Kejaksaan.

“Pentingnya menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Setiap kebijakan dan tindakan yang diambil berlandaskan nilai keadilan, kejujuran, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Hermon Dekristo, Rabu (17/12).

Masih kata Hermon, pelantikan bukan sekedar seremonial atau rotasi jabatan, melainkan momentum penegasan tanggung jawab moral, profesional dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa yang dipercaya memimpin.

“Apresiasi kepada pejabat yang lama, atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas,” ungkapnya.

Dan selamat bertugas kepada Kejari Sukabumi Siti Holijah Harahap, dan Kejari Kota Bandung Abun Hasbulloh Syambas.
(**)

Iin Mutmainnah Dilantik Jadi Walkot Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Gubernur DKI, Jakarta Pramono Anung resmi melantik Iin Mutmainnah sebagai Wali Kota Jakarta Barat, Iin menggantikan Uus Kuswanto yang diangkat sebagai Sekda Pemprov DKI, Jakarta.

Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur DKI, Jakarta Nomor 1118 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 17 Desember 2025.

Iin Mutmainaah sebelumnya menjabat Kadis Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI, Jakarta.

Gubernur DKI, Jakarta Pramono Anung dalam kesempatan itu, menegaskan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan berbasis merit system tanpa intervensi. (Tim)

Kejari Kutai Timur Raih Predikat WBK Thn 2025, Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi Dan Penegakan Hukum Berintegritas

Dutainfo.com-Kutai: Kejaksaan Negeri Kutai Timur kembali mencatatkan capaian strategis dengan berhasil meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025. Predikat ini merupakan bentuk pengakuan dari pemerintah atas keberhasilan Kejaksaan Negeri Kutai Timur dalam membangun Zona Integritas menuju Reformasi Birokrasi, sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan nasional reformasi birokrasi di lingkungan aparatur negara.


Predikat WBK Tahun 2025 tersebut diterima secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Timur, Reopan Saragih, S.H., M.H., dalam acara penyerahan piagam penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPANRB) pada hari rabu 17 desember 2025 di gedung Kejaksaan Agung R.I.
Kajari Kutai Timur, Reopan Saragih, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran.


“Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Kutai Timur yang secara konsisten membangun budaya kerja berintegritas, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan publik,” ujarnya.

Pembangunan Zona Integritas dan pemberian predikat WBK berpedoman pada berbagai regulasi, antara lain Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010–2025, yang menegaskan pentingnya upaya pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh instansi pemerintah.
Selain itu, pelaksanaan Zona Integritas juga mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, yang menetapkan indikator penilaian meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagai institusi penegak hukum, Kejaksaan Negeri Kutai Timur juga berkomitmen menjalankan tugas dan kewenangannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, yang menekankan prinsip profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan fungsi penegakan hukum.

Dalam implementasinya, Kejaksaan Negeri Kutai Timur secara berkelanjutan melakukan pembenahan tata kelola organisasi melalui penguatan pengawasan internal, pengendalian gratifikasi, optimalisasi pelayanan berbasis teknologi informasi, serta peningkatan kapasitas dan integritas sumber daya manusia.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan prinsip good governance dan clean government, sekaligus untuk memastikan setiap layanan hukum yang diberikan kepada masyarakat berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Lebih lanjut, Kajari Kutai Timur menegaskan bahwa predikat WBK bukanlah tujuan akhir.


“Predikat WBK ini bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus terus dijaga. Kami akan terus memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Kajari Kutai Timur menegaskan komitmen institusinya untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih.


“Ke depan, kami berkomitmen untuk mempertahankan predikat WBK yang telah diraih serta terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan guna mewujudkan Kejaksaan Negeri Kutai Timur sebagai institusi penegak hukum yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat,” pungkas Reopan Saragih.
Dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 ini, Kejaksaan Negeri Kutai Timur menegaskan perannya dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi nasional serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. (Tim)

Polsek Tamansari Dampingi Densus 88 Edukasi Pelajar SMA 2 Jakarta Cegah Radikalisme Sejak Dini

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka membangun kesadaran dan ketahanan generasi muda terhadap pengaruh paham radikal dan terorisme, Polsek Metro Tamansari, Polres Metro Jakarta Barat, melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Keagungan mendampingi kegiatan Police Goes to School yang dilaksanakan oleh Densus 88 di SMA 2 Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di SMA 2 Jakarta, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari ini diikuti oleh siswa, guru, dan staf sekolah.

Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, Tim Densus 88 memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bahaya radikalisme, kenakalan remaja, serta terorisme yang kerap menyasar generasi muda, khususnya melalui media sosial dan ruang digital.

Dalam pemaparannya, Densus 88 menekankan bahwa radikalisme merupakan paham ekstrem yang berbahaya karena dapat memanfaatkan fase pencarian jati diri remaja.

Oleh karena itu, pelajar diajak untuk memperkuat literasi digital, menumbuhkan sikap toleransi, memahami nilai-nilai agama secara benar, serta berperan aktif menyebarkan pesan damai melalui konten positif di dunia maya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA 2 Jakarta, Ibu Setianingrum, M.Pd., dilanjutkan pemutaran video profil Densus 88, pemaparan materi bertema “Mencegah Terorisme, Mewujudkan Keamanan dan Kedamaian” oleh AKP M. Dofir dari Tim Densus 88, serta sesi diskusi interaktif yang disambut antusias oleh para siswa.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. menyampaikan bahwa Polri berkomitmen hadir di lingkungan pendidikan sebagai mitra pembinaan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar memiliki bekal pengetahuan, sikap kritis, dan kepedulian sosial agar tidak mudah terpengaruh paham yang menyimpang serta mampu menjadi pelopor perdamaian di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Dengan sinergi antara Polri, Densus 88, dan pihak sekolah, kegiatan Police Goes to School diharapkan dapat memperkuat karakter pelajar yang cerdas, toleran, dan cinta damai, demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. (Tim)

Cegah Kenakalan Remaja Dan Narkoba, Polsek Kebon Jeruk Gelar Police Goes To School Di SMA Abdi Siswa

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya membangun karakter generasi muda serta mencegah kenakalan remaja, perundungan (bullying), dan penyalahgunaan narkoba, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kepa melaksanakan kegiatan Police Goes To School di SMA Abdi Siswa, Jalan Patra Raya RT 07 RW 02, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kepa Aiptu Bambang Soepriadi yang mendampingi Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk AKP Hernowo Subagiyo, S.H., bersama anggota Sat Narkoba Polsek Kebon Jeruk.

Kehadiran Polri di lingkungan sekolah disambut dengan antusias oleh para siswa dan pihak sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk AKP Hernowo Subagiyo menyampaikan himbauan dari Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E, agar para pelajar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, tidak melakukan bullying, serta menolak dengan tegas penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.

“Melalui kegiatan Police Go To School ini, diharapkan para siswa SMA Abdi Siswa dapat lebih memahami pentingnya disiplin, saling menghormati, dan taat hukum, serta mampu menjadi generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik,” ujarnya

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Polri dalam mendampingi dan membina generasi penerus bangsa demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. (Tim)