Satresnarkoba Polres Jakarta Barat Ungkap Penyalahgunaan Liquid Sinte Di Apartemen Kawasan Thamrin

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Kali ini, petugas berhasil mengamankan 2 (dua) orang pelaku penyalahgunaan narkoba case baru narkoba jenis sinte berbentuk cairan dimasukan dalam catridge vape di sebuah apartemen yang berlokasi di kawasan Jalan MH Thamrin, Kebon Melati, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/1/2026).

Kedua pelaku masing-masing berinisial CR (20) dan AMS (20)

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 14 cartridge liquid mengandung zat sintetis, enam cartridge bekas pakai, satu buah cangklong, satu timbangan digital kecil, serta tiga tabung whipping gas.

Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Vernal Armando Sambo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi dan keresahan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga mengarah ke sebuah apartemen di kawasan MH Thamrin.

“Tim mendapati 2 orang dengan gerak-gerik mencurigakan sesuai dengan informasi yang diterima. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan, dan ditemukan sejumlah barang bukti narkotika,” ujar AKBP Vernal Armando Sambo saat dikonfirmasi, Selasa, 27/1/2026

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengakui bahwa liquid mengandung sinte tersebut dibeli secara daring pada 2 Januari 2026 dengan metode transfer dan pengambilan di wilayah Sukabumi.

Para pelaku mengaku narkotika tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi dan tidak diperjualbelikan.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Mereka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 dan 610 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

(Hdr/Ril)

Cegah Tawuran Sejak Dini Polres Jakarta Barat Gelar Binluh Di Kelurahan Tomang

Dutainfo.com-Jakarta: Guna mencegah terjadinya tawuran antar remaja dan pelajar, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) Antisipasi Tawuran yang berlangsung di Kantor RW 11 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (26/01/2026) pukul 13.00 WIB

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabagren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Leny Winarti, S.H., M.M., Wakapolsek Grogol Petamburan Kompol Yulianto, Kanit Binmas AKP Suwarto, Kapolsubsektor Tomang Iptu Sulystyo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tomang Aiptu Aprianto, Ketua RW 11 Bapak Purwanto, para Ketua RT, serta warga RW 11 Kelurahan Tomang.

Dalam arahannya, Kompol Leny Winarti menyampaikan bahwa tawuran kerap terjadi akibat keinginan remaja untuk menunjukkan jati diri ke arah yang salah.

” Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan dan pendekatan psikologis kepada anak-anak, termasuk mengetahui pergaulan, teman bermain, serta aktivitas anak di media sosial yang kerap menjadi sarana ajakan negatif,” ujar Kompol Leny Winarti

Lebih lanjut disampaikan bahwa tawuran tidak membawa dampak positif, baik bagi pelaku maupun korban.

Bahkan, meskipun masih di bawah umur, pelaku tawuran tetap dapat diproses hukum, terlebih apabila membawa senjata tajam, menyebabkan luka berat, atau menghilangkan nyawa seseorang.

Untuk itu, orang tua diimbau agar membatasi jam malam anak-anak, dengan mengupayakan pukul 22.00 WIB anak sudah berada di rumah.

Kompol Leny juga menegaskan bahwa pencegahan tawuran bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga dan lingkungan.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara terjadwal di wilayah masing-masing.

Kegiatan penyuluhan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (Tim)

Polres Jakarta Barat Bersama Polsek Kembangan Gelar Baksos Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Dutainfo.com-Jakarta: Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kembangan, melaksanakan kegiatan bhakti sosial bagi warga yang berada di lokasi penampungan sementara di wilayah Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026) sore.

Kegiatan bhakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kembangan Kompol Moch. Taufik Iksan, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Agung Nugroho, S.H., Tim Dokkes Polres Metro Jakarta Barat dan sejumlah personel lainnya

Bhakti sosial dilaksanakan di dua titik lokasi penampungan, yakni Pos RW 001 Jalan KH. Hasim RT 007/001 Kelurahan Kembangan Utara yang menampung sekitar 200 Kepala Keluarga, serta SDN 02 Kembangan Utara RT 001/002 yang menampung sekitar 80 Kepala Keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan berupa makanan siap saji kepada warga terdampak banjir sebanyak 280 paket untuk 280 Kepala Keluarga dengan total 727 jiwa.

Selain itu, juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dari Sidokkes Polres Metro Jakarta Barat guna memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga.

Kapolsek Kembangan Kompol Moch. Taufik Iksan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang menghadapi musibah.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi warga untuk tetap kuat dan tabah,” ujarnya. (Tim)

Gubernur DKI, Jakarta Pramono Anung, Banjir Terparah Di Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Gubernur DKI, Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta Barat menjadi wilayah dengan dampak banjir paling parah, dia menyebut kondisi tersebut disebabkan oleh kiriman air dari wilayah hulu, terutama dari Tangerang dan Tangerang Selatan.

“Kenapa Jakbar paling parah, yang pertama karena memang kiriman dari hulunya, kali ini kiriman datangnya dari Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya,” ujar Pramono Anung, Sabtu (24/1/2026).

Masih kata Pramono Anung, kiriman air tersebut berasal dari sejumlah sungai besar seperti sungai Angke, Pesanggrahan, hingga kali Mookevart, seluruh aliran tersebut bermuara ke Cengkareng Drain.

“Di Cengkareng Drain kemarin sore ketinggian air sempat di angka 350, pagi tadi turun menjadi 315. Batas aman itu 310, jadi sekarang sedang kita kejar agar segera turun,” ungkapnya.

Pramono Anung mengatakan pompa sudah kita tambah empat unit jadi total ada 7 pompa.
(Tim)

Bakti Kesehatan Untuk Pengungsi Banjir Puluhan Warga Terima Pengobatan Dan Vitamin Dari Polres Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak bencana banjir, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan berupa pengecekan kesehatan, pengobatan umum, pembagian vitamin, serta trauma healing kepada warga terdampak banjir.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Al Khoiri, Jalan Daan Mogot RT 004/005, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Bakti kesehatan ini melibatkan tenaga medis dan personel Polri dari Sidokkes Polres Metro Jakarta Barat, di antaranya dr. Nancye Lorein, Bripka Palupi, Brigadir Dwi Ardiyanto, Bripda Adel, serta Rifai, yang dengan penuh empati melayani masyarakat satu per satu.

Kasi Dokkes Polres Metro Jakarta Barat dr. Nancye Lorein mengatakan Sebanyak 30 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan, terdiri dari 12 laki-laki dan 18 perempuan.

” Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa keluhan kesehatan yang umum dialami pasca banjir, seperti ISPA, hipertensi, penyakit kulit, hingga gangguan pencernaan. Seluruh warga mendapatkan penanganan medis awal serta vitamin guna menjaga daya tahan tubuh,” ujarnya

Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga diisi dengan trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga, terutama pasca musibah banjir yang berdampak pada aktivitas dan kehidupan sehari-hari mereka.

Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, diharapkan kehadiran Polri dan tenaga medis dapat memberikan rasa aman, kepedulian, serta semangat baru bagi masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas secara normal. (Tim)