Dukung Ketahanan Pangan Polsek Kalideres Dan Warga Panen Tanaman Bayam Serta Caisim

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kalideres bersama Kelompok Tani Semanan Sinergi menggelar panen perdana tanaman bayam dan ceisim di Perumahan TSI Blok G, RT 016 RW 12, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (11/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang menunjukkan sinergi luar biasa antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kanit Bimas Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat IPDA Kasna Selli, Sekretaris Kelurahan Semanan Ibu Wahyuningsih, Kapolsubsektor Semanan IPTU Saepudin, perwakilan Dinas KPKP Kecamatan Kalideres Bapak Suwandi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Semanan AIPTU Eka Prasetia selaku penggerak ketahanan pangan, Ketua Kelompok Tani Semanan Bapak Rojali, para anggota Kelompok Tani Semanan Sinergi, kader Dawis dan PKK, serta warga sekitar.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang panen, tetapi simbol keberhasilan kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Harapan kami, semangat ini terus berkembang,” ujar IPDA Kasna Selli saat dikonfirmasi Rabu, 11/12/2024.

Tanaman bayam dan ceisim yang dipanen pada hari itu merupakan hasil dari bibit yang ditanam pada tanggal 20 November 2021 saat peluncuran Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan.

Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Kalideres Kompol Arnold J. Simanjuntak bersama 3 Pilar dan para anggota Kelompok Tani Semanan Sinergi. Setelah 21 hari, tanaman tersebut telah tumbuh subur dan siap dipanen.

Dalam panen perdana ini, total hasil panen berupa 5,3 kg bayam dan 3,8 kg ceisim. Meskipun ini merupakan tahap awal, hasilnya cukup memuaskan dan menjadi motivasi bagi kelompok tani serta warga sekitar untuk terus mengembangkan program ini.

“Hasil panen ini kami bagikan langsung kepada warga sekitar sebagai bentuk berbagi manfaat dari hasil kerja sama ini. Semoga ke depannya hasilnya lebih banyak dan bisa mencukupi kebutuhan lebih luas,” ujar Ketua Kelompok Tani Semanan, Bapak Rojali.

Acara ini juga menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan.

Sekretaris Kelurahan Semanan, Ibu Wahyuningsih, menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini.

“Program ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan kita. Dukungan dari Polsek Kalideres dan semua pihak sangat berarti,” katanya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Semanan, AIPTU Eka Prasetia, yang menjadi penggerak utama program ketahanan pangan ini, berharap bahwa keberhasilan panen perdana ini menjadi awal dari langkah-langkah besar berikutnya.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita bisa menciptakan lingkungan yang mandiri dalam hal pangan,” tuturnya.

Hasil panen tanaman bayam dan ceisim ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan warga sekitar tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Kelurahan Semanan. (Tim)

Mantap, Kejari Kutim Tahan Pegawai Samsat Rugikan Negara Rp 1,8 Miliar

dutainfo.com-Kaltim: Kejaksaan Negeri Kutai Timur (Kutim), telah melakukan penetapan tersangka terhadap Z selaku pegawai Samsat Induk pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penerimaan pajak daerah.

“Ya, benar terhadap Z telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, dalam kasus manipulasi data pajak,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Timur, Reopan Saragih SH.MH, kepada awak media, Senin (9/12/2024).

Masih kata Reopan Saragih, tim penyidik pada Kejari Kutim, menetapkan tersangka Z dalam kasus manipulasi data pajak, khususnya terkait dengan penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pertama (BBN-KB 1), pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Badan Pendapatan Daerah (UPTD PPRD Bapenda), wilayah Kutai Timur.

“Jadi tersangka Z ini bekerja sebagai pengelola data IT Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan BBN-KB 1 pada Samsat Induk Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Masih kata mantan Kasi Pidsus Kejari Jakarta Barat ini, modus operandi yang dilakukan tersangka Z adalah dengan cara memanipulasi data pajak kendaraan bermotor dan BBN-KB 1 dengan mengubah kode fungsi kendaraan dari pribadi menjadi umum untuk 67 unit kendaraan, serta mengubah kode merk kendaraan untuk 23 unit kendaraan.

“Tentu hal tersebut menyebabkan selisih pembayaran pajak yang tak sesuai dengan ketentuan,” kata Reopan.

Akibat perbuatan tersangka Z ini, negara dirugikan Rp 1.889.857.100, hal ini berdasarkan hasil audit kerugian negara yang dilakukan auditor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Selain itu tersangka Z ini menjalani aksinya tak sendiri, ada dua tersangka lainya yakni AGW bekerja sebagai tenaga teknis pengendali teknologi di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim dan ES sebagai administrator pelayanan Samsat UPDT Pendapatan Daerah Kutai Timur.

“Sebagai bukti tersangka Z ini telah mentransfer uang sebesar Rp 354.650.000 kepada AGW yang merupakan bagian dari hasil tindak pidana,” papar Reopan.

Kami akan terus memastikan proses hukum berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan, adapun tersangka lainya yang diduga ikut terlibat akan kami dalami, dan Kejaksaan Kutai Timur akan terus berupaya memberantas tindak pidana korupsi agar terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan dan berintegritas, tutupnya.
(**)

Jelang Natal 2024, Polsek Kebon Jeruk Laksanakan Assessment Di Gereja Santo Andreas

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto bersama Wakapolsek AKP Abubakar Sidik dan sejumlah personel Polsek Kebon Jeruk, melakukan kunjungan pengecekan keamanan di Gereja Santo Andreas, Perumahan Green Garden, RT 03/04, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa, 10/12/2024.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan perayaan Misa Natal berlangsung dengan aman dan kondusif.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Nur Aqsha berdialog dengan pengurus gereja dan personel keamanan internal guna mengevaluasi persiapan teknis dan fisik pengamanan.

“Kami ingin memastikan bahwa umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat tanpa rasa khawatir. Pengamanan ini bukan hanya tanggung jawab kami, tetapi juga bentuk solidaritas antarumat beragama,” ujar Nur Aqsha.

Kesiapan pengamanan meliputi pengecekan akses pintu masuk dan keluar, pengawasan melalui lima titik CCTV, penggunaan empat unit metal detector, dan kesiapan alat pemadam kebakaran (APAR).

Selain itu, sebanyak 11 personel pengamanan dalam (Pamdal), dibantu oleh keamanan komplek serta pam swakarsa masyarakat, telah dikerahkan.

Dukungan teknis lainnya seperti genset, panel listrik, alat komunikasi (unit HT), serta penerapan protokol kesehatan juga dipastikan siap.

Nur Aqsha mengatakan, pihaknya tidak bekerja sendiri dalam pengamanan ini.

“Kami mengerahkan personel gabungan dari Polri, TNI, serta unsur masyarakat untuk menjaga suasana kondusif. Patroli rutin juga akan dilaksanakan, dengan koordinasi yang erat bersama Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat,” jelasnya.

Romo Made Putra Yasa, mewakili Gereja Santo Andreas, mengungkapkan apresiasinya atas perhatian yang diberikan.

“Kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi kami dalam beribadah. Ini adalah bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama terus terjaga,” ucapnya.

Tidak hanya melakukan pengecekan fasilitas keamanan, Kapolsek juga memberikan arahan kepada petugas keamanan gereja agar tetap waspada dan segera melapor jika ada potensi gangguan.

“Kerja sama yang solid antara pihak gereja, masyarakat, dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan suasana damai selama Natal,” tambah Nur Aqsha. (Tim)

Polsek Kembangan Ajarkan Empati Dan Kepedulian Ke Siswa Latja SPN Lido

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi polisi yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.

Melalui latihan kerja (latja) bagi siswa asal Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido gelombang kedua tahun 2024, Polsek Kembangan memberikan pelajaran berharga kepada para siswa latja asal pengiriman SPN Lido untuk selalu mengutamakan kepedulian, empati, dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, menegaskan pentingnya nilai-nilai tersebut dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Kami ingin membentuk siswa latja yang tidak hanya paham tugas kepolisian, tetapi juga memiliki rasa peduli yang tulus. Ini adalah bekal penting bagi mereka dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di masa depan,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Senin, 9/12/2024.

Sebagai bagian dari pembelajaran, para siswa dilibatkan langsung dalam situasi nyata di lapangan.

Salah satu momen yang menyentuh terjadi ketika seorang warga disabilitas datang ke kantor Polsek Kembangan dengan kursi roda.

Dalam kondisi fisiknya yang terbatas, warga tersebut membutuhkan bantuan untuk mengurus dokumen.

Menanggapi hal ini, Kompol Taufik menginstruksikan para siswa latja untuk segera membantu mendorong kursi roda warga tersebut dan menanyakan kebutuhannya secara personal.

“Langkah kecil seperti ini memiliki dampak besar bagi masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap orang, tanpa memandang kondisi fisiknya, merasa dihargai dan terlayani dengan baik,” tambah Taufik.

Respons positif juga datang dari masyarakat.

Pak Ridwan, salah satu saksi di lokasi kejadian, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif para siswa tersebut.

“Melihat mereka membantu dengan sigap dan penuh empati, saya yakin masa depan polisi kita akan semakin baik. Ini contoh nyata polisi yang humanis,” katanya.

Hal ini menjadi bukti bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan yang humanis.

Polsek Kembangan berharap, nilai-nilai yang ditanamkan selama pelatihan dapat terus dibawa oleh para siswa hingga mereka resmi bertugas di lapangan. (Tim)

Bawa Petasan Hingga Sajam 8 Pelajar Diamankan Polres Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan rutin patroli oleh Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat kembali membuahkan hasil, Jumat (6/12/2024).

Delapan pelajar berhasil diamankan di kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 16.30 WIB.

Para pelajar ini diduga hendak melakukan aksi tawuran saat jam pulang sekolah.

Saat penggeledahan, tim menemukan barang bukti berupa tiga bilah senjata tajam jenis celurit, satu stik golf, dan satu petasan yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan.

Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa kelompok pelajar tersebut sudah merencanakan aksi tawuran.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang melihat sekelompok pemuda berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan di wilayah Cengkareng.

“Setelah mendapat laporan, tim segera bergerak ke lokasi. Sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan, kami menemukan kelompok pelajar tersebut. Tim langsung melakukan pengejaran dan penggeledahan, serta menyita sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk tawuran,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Sabtu, 7/12/2024.

Selanjutnya, kedelapan pelajar beserta barang bukti diamankan ke Polsek Cengkareng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Para pelajar tersebut juga nantinya akan diberikan pembinaan awal, dan pihak sekolah serta orang tua mereka dipanggil untuk memastikan langkah preventif di masa depan.

Agung menambahkan bahwa aksi preventif seperti ini adalah bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan, terutama bagi pelajar yang rawan terlibat dalam aksi kekerasan.

“Kami berharap masyarakat tetap aktif melaporkan jika menemukan indikasi yang mencurigakan. Upaya kolaborasi ini penting demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda kita,” tutupnya. (Tim)