Panglima TNI, Mutasi 8 Mayjen TNI, Diantaranya Mayjen TNI Rano Tilaar

Foto: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, mutasi 8 perwira tinggi (Pati), berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, dilingkungan TNI, dari 8 Mayjen TNI AD, ini merupakan bagian 42 Pati TNI 3 angkatan yang masuk daftar mutasi.

Mutasi 42 Pati TNI ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dengan Nomor Kep/1001/VII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sementara 8 Mayjen TNI AD yang dimutasi diantaranya adalah Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, yang sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bid Strategi pada Lemhanas, mendapat promosi sebagai Gubernur Akmil.

Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, pernah menjabat sebagai Komandan Korem 052/Wijayakrama, Kepala Staf Garnisun Tetap Jakarta, Mayjen TNI Rano juga berasal dari Kopassus baret merah.

Selain itu terdapat nama Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman, yang dimutasi, sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kodam III/Slw, menjadi Pati Mabes TNI AD (rangka pensiun).

Mayjen TNI Kosasih dimutasi sebagai Panglima Kodam III/Slw, sebelumnya menjabat sebagai Sesmilpres Kemensetneg RI.

Selain itu juga ada Mayjen TNI Syafrial sebagai Kepala Staf Kostrad, dimutasi sebagai Staf Khusus KSAD, dan Mayjen TNI Sachono dimutasi sebagai Kepala Staf Kostrad menggantikan Mayjen TNI Syafrial.
(**)

Dua Panser TNI Ada Di Kejaksaan Agung, Ini Kata Kapuspenkum

Foto: Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, menanggapi tentang keberadaan dua kendaran taktis panser anoa TNI, berada di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

“Ini pengamanan sekretariat tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), yang kebetulan ada di Kejagung RI,” kata Anang, kepada awak media, Selasa (5/8/2025).

Masih kata Anang, ini pengamanan rutin saja, dan pengamanan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang berada di Kejaksaan Agung.

“Tidak ada pengerahan panser dengan sejumlah isu yang saat ini dikaitkan dengan Kejagung,” ungkapnya. (Tim)

Dua Panser TNI Ada Di Kejaksaan Agung, Ini Kata Kapuspenkum

Foto: Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, menanggapi tentang keberadaan dua kendaran taktis panser anoa TNI, berada di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

“Ini pengamanan sekretariat tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), yang kebetulan ada di Kejagung RI,” kata Anang, kepada awak media, Selasa (5/8/2025).

Masih kata Anang, ini pengamanan rutin saja, dan pengamanan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang berada di Kejaksaan Agung.

“Tidak ada pengerahan panser dengan sejumlah isu yang saat ini dikaitkan dengan Kejagung,” ungkapnya. (Tim)

Gonjang Ganjing Silfester Matutina Kejagung Angkat Bicara

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung angkat bicara terkait gonjang ganjing Silfester Matutina di kasus fitnah terhadap Wakil Presiden Ke-10 Jusuf Kalla (JK).

Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Anang Supriatna, mengatakan pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan segera mengeksekusi penahanan Ketua Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina, yang divinonis hakim 1,5 tahun penjara.

“Ya benar Kejari Jaksel sudah akan memanggil, mekanismenya nanti pihak Kejari Jaksel saja ya,” ujar Anang Supriatna, kepasa awak media, Selasa (5/8/2025).

Masih kata Anang, secara teknis eksekusi terhadap Silfester menjadi kewenangan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

“Nanti Kejari Jaksel akan melakukan mekanisme pelaksanaan eksekusi itu apakah dilakukan pemanggilan atau langsung dieksekusi,” ungkapnya.

Awal kasus ini adalah Silfester Matutina dilaporkan oleh keluarga Wakil Presiden ke-10 Jusuf Kalla, ke Mabes Polri atas kasus dugaan fitnah, dirinya menuding masyarakat miskin di Indonesia banyak terjadi karena korupsi yang dilakukan keluarga Jusuf Kalla. (Tim)

Sambut HUT RI Ke-80 Polsek Gropet Bagikan 600 Bendera Merah Putih

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polsek Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat, Selasa (5/8/2025).

Sebanyak 600 bendera dibagikan secara gratis di tiga titik strategis yaitu:

Polsek Grogol Petamburan, Jl. Tanjung Duren Raya No.1

Terminal Grogol, Jl. Kyai Tapa No.1

Jalan Daan Mogot Raya, Tanjung Duren Utara

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Grogol Petamburan yang langsung turun ke jalan, menyapa masyarakat, dan membagikan bendera sebagai bagian dari kampanye cinta Tanah Air.

Kapolsek Grogol Petamburan Kompol Reza Hafiz Gumilang menjelaskan, aksi ini tidak hanya sekadar simbolis, tetapi juga sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Kemerdekaan ke-80 ini dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah masing-masing sebagai simbol kebanggaan dan cinta kepada Indonesia,” ujar Reza, Selasa, 5/8/2025.

Masyarakat pun menyambut dengan antusias.

Banyak yang langsung memasang bendera di kendaraan maupun di tempat tinggal mereka.

Pembagian bendera ini menjadi momentum sederhana namun penuh makna dalam menyatukan semangat persatuan menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (Tim)