Rangkul Tokoh Agama, Kapolsek Cengkareng Pererat Sinergitas Dengan PCNU Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan mempererat komunikasi dan kebersamaan bersama para tokoh agama.

Semangat itulah yang ditunjukkan Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Barat di Jalan Bojong Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek didampingi Kanit Intelkam Polsek Cengkareng AKP Syamsul Bahri, S.H., M.H., Kapospol Duri Kosambi IPDA Jekson Manurung, serta jajaran personel Polsek Cengkareng.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ketua PCNU Jakarta Barat KH Agus Salim beserta jajaran pengurus PCNU tingkat kecamatan dan kelurahan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi AKP Rahis Fadhlillah untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Cengkareng yang baru sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan para ulama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Cengkareng berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, pemerintah daerah, dan Tiga Pilar, sebagai mitra strategis dalam menciptakan wilayah yang aman, damai, dan kondusif.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan, kerukunan, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum,” ujar AKP Rahis Fadhlillah.

Ia juga mengajak jajaran PCNU Jakarta Barat untuk terus bersinergi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan, mencegah tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga aksi tawuran yang melibatkan generasi muda.

Menurutnya, pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pengajian dan forum kemasyarakatan, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Tak hanya itu, Kapolsek juga memohon doa serta masukan dari para ulama agar jajaran Polsek Cengkareng senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PCNU Jakarta Barat KH Agus Salim menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas komitmen Polsek Cengkareng dalam membangun komunikasi yang erat dengan para tokoh agama.

Menurutnya, sinergi antara ulama, pemerintah, dan kepolisian merupakan modal penting untuk menjaga persatuan serta meredam potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan baik antara Polsek Cengkareng dan PCNU Jakarta Barat semakin erat sehingga kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat, menangkal paham radikalisme, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Cengkareng dapat terus terjalin dengan baik. (Hdr/Ril)

Polres Metro Jakarta Barat Panen Lele Hasil Budidaya SPPG Palmerah Untuk Penerima MBG

dutainfo.com-Jakarta: Komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai inovasi.

Salah satunya melalui budidaya ikan lele di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah yang kini telah memasuki masa panen.

Sebanyak 516 ekor ikan lele berhasil dipanen dari tiga kolam pembesaran yang berada di area greenhouse SPPG Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (14/7/2026).

Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan sebagai bahan pangan untuk penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan panen dipimpin oleh Kasium Polres Metro Jakarta Barat Penata I Mamat Soleh bersama Kepala SPPG Palmerah Mustaqim Mauliddin, yang turut melakukan pengawasan langsung terhadap proses pemanenan bersama mitra pengelola SPPG.

Panen dilakukan setelah ikan menjalani masa pemeliharaan selama kurang lebih 90 hari di kolam pembesaran.

Lele yang dipanen memiliki ukuran konsumsi, dengan rata-rata 10 ekor per kilogram, sehingga siap diolah menjadi menu bergizi bagi para penerima manfaat Program MBG.

Kepala SPPG Palmerah Mustaqim Mauliddin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Barat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan makanan bergizi bagi masyarakat.

Melalui pengelolaan budidaya yang terencana dan berkelanjutan, SPPG Palmerah tidak hanya menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung kebutuhan pangan yang sehat, berkualitas, dan berkesinambungan.

Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program budidaya pangan di lingkungan Polres Metro Jakarta Barat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya para penerima Program Makan Bergizi Gratis.

( Hdr/Ril )

Kapolres Jakarta Pusat Datangi Kejari Jakarta Pusat, Perkuat Sinergitas

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung bersama Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Eko Yulianto melakukan kunjungan silahturahmi ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, hal ini guna memperkuat penegakan hukum.

“Silahturahmi ini menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polri dan Kejaksaan dalam mendukung proses penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” ucap Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, Selasa (14/7/2026).

Masih kata Kombes Reynold mengatakan hubungan yang harmonis antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum merupakan faktor penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu serta membuat proses penegakan hukum semakin profesional.

“Silahturahmi ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Jakarta Pusat, komunikasi dan koordinasi yang baik akan membuat proses penegakan hukum semakin profesional, cepat, tepat, serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Antonius menyambut baik kunjungan silahturahmi tersebut, dia mengatakan koordinasi yang erat antara Kejaksaan Dan Polri menjadi bagian penting dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan memberikan kepastian kepastian hukum kepada masyarakat.

“Polres Jakarta Pusat dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif, hal ini guna mendukung sistem peradilan pidana yang terpadu serta memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat,” katanya.
(Tim)

Polsek Tambora Gagalkan Penyelundupan 12 Motor Diduga Hasil Curian Ke Sumatera, Disamarkan Di Balik Perabot Rumah Tangga

Dutainfo.com-Jakarta: Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 12 unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana pencurian ke Pulau Sumatera.

Motor-motor tersebut disembunyikan secara rapi di dalam sebuah truk dengan modus dikamuflase menggunakan berbagai perabot rumah tangga dan mainan anak-anak agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Kegiatan pengungkapan tersebut merupakan dalam rangka Operasi berantas jaya tahun 2026

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Akp Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K. didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora Akp Sudrajat Djumantara, S. Tr. K., S.I.K., M. Si dan panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo, S.H. menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang diterima Unit Reskrim Polsek Tambora pada Selasa (7/7/2026).

Warga melaporkan adanya sebuah truk yang diduga mengangkut kendaraan hasil kejahatan dan akan melintas di kawasan Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora segera melakukan penyelidikan.

Namun saat tiba di lokasi, truk yang dimaksud telah lebih dahulu melintas dan masuk ke jalan tol.

Petugas kemudian melakukan pelacakan hingga memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut berada di ruas Tol Cikupa.

Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan truk tersebut di kawasan Exit Tol Cikupa.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan satu truk yang mengangkut 12 unit sepeda motor. Seluruh kendaraan ditumpuk dan disamarkan dengan berbagai barang rumah tangga serta mainan anak-anak. Berdasarkan keterangan sopir, motor-motor tersebut rencananya akan dikirim ke Sumatera,” ujar AKP Wahyu Hidayat, Selasa, 14/7/2026

Modus penyamaran tersebut dilakukan dengan menutupi sepeda motor menggunakan berbagai barang seperti sapu, ember, lemari, hingga mainan anak-anak sehingga dari luar truk tampak hanya mengangkut perlengkapan rumah tangga.

“Ini merupakan upaya pelaku untuk mengelabui petugas maupun masyarakat selama perjalanan agar muatan sebenarnya tidak terlihat,” jelasnya.

Setelah seluruh kendaraan diamankan, penyidik langsung melakukan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin serta mencocokkannya dengan data laporan kehilangan kendaraan bermotor.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dua unit sepeda motor telah dipastikan merupakan hasil pencurian, masing-masing berdasarkan laporan polisi di wilayah Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Cengkareng.

Sementara 10 unit sepeda motor lainnya masih dalam proses identifikasi untuk memastikan asal-usulnya.

tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut juga merupakan hasil tindak pidana pencurian yang belum teridentifikasi atau berkaitan dengan laporan kehilangan di wilayah hukum lainnya.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap sepuluh kendaraan tersebut. Apabila ditemukan kecocokan dengan laporan kehilangan maupun pemilik yang sah, kami akan segera menghubungi korban agar kendaraannya dapat dikembalikan sesuai prosedur,” kata AKP Wahyu Hidayat.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga mengamankan sopir truk berinisial RA yang saat ini masih berstatus sebagai saksi dan pengungkapan ini merupakan rangkaian kegiatan operasi berantas jaya tahun 2026

Dari hasil pemeriksaan diketahui adanya seorang pria berinisial TA yang diduga berperan dalam pengiriman kendaraan tersebut dan kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah yang berperan sebagai eksekutor, penadah, hingga pengirim kendaraan ke luar Pulau Jawa.

Kapolsek Tambora mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera datang ke Polsek Tambora dengan membawa dokumen kepemilikan seperti STNK maupun BPKB guna dilakukan proses pencocokan.

“Kami membuka kesempatan kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk datang ke Polsek Tambora. Apabila identitas kendaraan sesuai, tentu akan kami serahkan kembali kepada pemilik yang sah sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas AKP Wahyu Hidayat. (Tim)

Setahun Kuras Rekening Majikan, ART Sekaligus Perawat Lansia Ditangkap Polsek Kalideres

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dan penggelapan uang dengan korban seorang lanjut usia (lansia).

Seorang asisten rumah tangga (ART) yang juga bekerja sebagai caregiver atau perawat lansia berinisial NS (33) diamankan setelah diduga menguras uang milik majikannya hingga mencapai Rp450 juta.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang didampingi Kanit Reskrim Polsek Kalideres Akp Rachmad Wibowo menjelaskan, pelaku ditangkap Tim Buser Unit Reskrim Polsek Kalideres di tempatnya bekerja di kawasan Jalan Tampak Siring, Kalideres, Jakarta Barat, setelah korban melaporkan adanya transaksi mencurigakan pada rekening miliknya.

” Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku memanfaatkan kepercayaan penuh yang diberikan korban,” ujar Rihold, Selasa, 14/7/2026

Sebagai caregiver yang sehari-hari merawat korban, pelaku dipercaya memegang kartu ATM beserta nomor PIN untuk menarik uang tunai guna memenuhi kebutuhan harian korban.

Namun kepercayaan tersebut justru disalahgunakan.

Selama kurang lebih satu tahun bekerja, pelaku diduga secara bertahap melakukan penarikan uang melebihi kebutuhan korban tanpa sepengetahuan pemilik rekening.

Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp450 juta.

Dikesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Kalideres Akp Rachmad Wibowo menjelaskan Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, uang hasil kejahatan tersebut sebagian besar dikirim ke kampung halaman pelaku di Tuban, Jawa Timur.

Dana itu kemudian digunakan untuk membeli sebuah mobil, sepeda motor, serta sejumlah perhiasan.

“Dari hasil penyidikan, uang yang diambil pelaku digunakan untuk membeli kendaraan roda empat, sepeda motor, dan perhiasan. Saat ini kami telah mengamankan sejumlah perhiasan yang diduga dibeli menggunakan uang hasil kejahatan serta kartu ATM milik korban sebagai barang bukti,” ujar Rachmad

Selain menyita barang bukti berupa kartu ATM dan perhiasan, penyidik juga masih melakukan penelusuran terhadap aset lain yang diduga berasal dari hasil tindak pidana, termasuk mobil dan sepeda motor yang telah dibeli pelaku.

Kapolsek menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat tetap berhati-hati dalam memberikan akses terhadap rekening maupun data perbankan kepada siapa pun, termasuk orang yang telah dipercaya.

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolsek Kalideres untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan ketentuan pidana pencurian dan/atau penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 476 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun.

( Hdr/Ril )