Cegah Kriminalitas, Polisi Gelar Patroli Dialogis Di Wilayah Palmerah

dutainfo.com-Jakarta: Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Metro Jakarta Barat melalui kegiatan patroli dialogis yang humanis dan preventif.

Seperti yang dilaksanakan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Samapta Polres Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh IPDA Puji Margono, S.H., M.H., pada Minggu (12/4/2026) siang di kawasan Jalan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan patroli, namun juga menyambangi warga serta berdialog langsung guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya 3 Cepu (Curas, Curat, dan Curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya.

Dengan pendekatan yang humanis, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional antara aparat dan warga.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar IPDA Puji Margono di sela kegiatan, Minggu (12/4/2026)

Seluruh personel tetap mengedepankan prinsip buddy system dalam pelaksanaan tugas guna menjaga keselamatan dan efektivitas di lapangan.

PS Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, KOMPOL Dr. Eko Adi Setiawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus digencarkan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Barat.

Melalui kehadiran polisi yang aktif dan humanis, diharapkan masyarakat semakin merasa terlindungi dan turut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

( Hdr/Ril )

Sinergi 3 Pilar Di Maphar Polisi Dan Warga Kompak Bersihkan Lingkungan

dutainfo.com-Jakarta: Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak begitu kental di wilayah RW 06 Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu pagi (11/4/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Maphar, Briptu Khoirul, bersama unsur 3 Pilar, PPSU, serta warga setempat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan, termasuk saluran air dan gorong-gorong.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini tidak hanya menjadi ajang membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Dengan penuh keakraban, warga dan petugas saling bekerja sama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Di sela-sela kegiatan, Briptu Khoirul juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada tokoh masyarakat dan warga yang hadir.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban lingkungan secara bersama-sama.

“Kebersihan lingkungan adalah bagian dari upaya menciptakan keamanan. Jika lingkungan tertata dengan baik, maka potensi gangguan kamtibmas juga dapat diminimalisir,” ujarnya.

Kapolsek Metro Tamansari, KOMPOL Bobby M Zulfikar, S.I.K., M.Si., mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga harkamtibmas.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong sebagai budaya yang terus dijaga di tengah masyarakat.

( Hdr/Ril )

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Dibawa Ke Jakarta Setelah OTT KPK

Dutainfo.com-Jakarta: KPK membawa 13 orang ke Jakarta setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT), di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu.

Ke 12 orang lainya adalah dari lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tulungagung dan satu orang merupakan pihak swasta.

“Ke tiga belas orang yang dibawa ke Jakarta yakni Bupati, dua belas orang dari lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tulungagung dan satu orang merupakan pihak lainya,” ucap Jubir KPK Budi Prasetyo, Sabtu (11/4/2026).

Masih kata Budi, mereka yang dibawa ke Jakarta terbagi 3 kloter yakni pertama ialah Bupati Tulungangung Gatut Sunu Wibowo, kloter 2 ialah 12 orang dan pada kloter 3 satu orang lainya.

Setibanya di Jakarta, seluruh pihak yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

“Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih,” ungkapnya.
(Tim)

KPK OTT Bupati Tulungagung Dan 16 Orang

Dutainfo.com-Jakarta: KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan 16 orang lainya ikut diamankan.

“Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur, di mana tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada awak media, Jumat (10/4/2026).

Namum Budi belum merinci lebih lanjut siapa saja yang terjaring dalam OTT KPK itu.

“Saat ini tim masih dilapangan, kami akan update terus perkembangannya,” katanya.

KPK memeliki waktu 1×24 jam untuk mengumumkan status pihak yang terjaring OTT itu.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan OTT di Tulungagung.

“Benar OTT di Tulungagung,” ucap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

“Ya Bupati yang diamankan,” tutupnya.
(Tim)

Ini Kata Presiden RI Prabowo Subianto, Saat Pidato Di Kejagung RI

Foto: Presiden RI Prabowo Subianto (ist)

Dutainfo.com-Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto, mengatakan penyelundupan yang masih terjadi di Indonesia, dirinya meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, untuk bertindak.

“Pekerjaan kita masih berat, perjalanan masih panjang, kebocoran masih terjadi, penyelundupan masih terjadi, Panglima TNI-Kapolri-Menteri Keungan, anda punya lembaga-lembaga yang tugasnya untuk menghentikan penyelundupan, gunakan segala wewenang yang ada pada anda untuk menegakan itu,” ucap Prabowo dalam pidatonya di Kejagung, Jumat (10/4/2026).

Masih kata Prabowo, dirinya sangat setuju hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara, tanpa kekayaan bangsa dan negara tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera.

Pada kesempatan ini Prabowo mengaku bahagia karena pemerintahnya berhasil menyelamatkan uang negara total Rp 31,3 triliun.

“Kita hari ini hadir dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara serta penagihan denda administratif tahun 2026 sebesar Rp 11.420.104.815.858, saudara-saudara sekalian ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagian bagi saya, bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun,” ungkapnya.

Presiden Prabowo merincikan selama Oktober 2025 ini, pemerintahanya sudah menyelamatkan uang negara Rp 31,3 triliun, salah satunya uang yang diselamatkan ini berasal dari kasus tindak pidana korupsi.

“Pada Oktober 2025, kita berhasil menyelamatkan uang negara Rp 13,255 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas eksport crude palm oil dan turunanya, selang dua bulan kemudian Desember 2025 kita kembali berhasil selamatkan uang Rp 6,625 triliun dan hari ini 10 April kita berhasil menyelamatkan Rp 11,420 triliiun,” kata Prabowo.

Dengan demikian total uang tunai yang berhasil kita selamatkan hingga kini adalah Rp 31,3 triliun.
(Tim)