Mudik Tenang Tanpa Khawatir, Warga Jakarta Barat Rasakan Manfaat Penitipan Kendaraan Gratis Dari Polisi

Dutainfo.com-Jakarta: Momen mudik Lebaran selalu menjadi saat yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Namun, rasa khawatir meninggalkan kendaraan di rumah kerap menjadi beban tersendiri bagi sebagian warga.

Menjawab kebutuhan tersebut, Polres Metro Jakarta Barat bersama jajaran Polsek menghadirkan layanan penitipan kendaraan gratis yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satunya dirasakan oleh Fadli (47), warga Jalan Ketapang Utara, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

Ia mengaku lebih tenang saat mudik ke Brebes, Jawa Tengah selama empat hari, setelah menitipkan sepeda motornya di Polsek Metro Tamansari.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas pelayanan yang diberikan. Dengan adanya penitipan kendaraan ini, saya bisa mudik dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ungkapnya, Selasa, 24/3/2026

Hal serupa juga disampaikan Heski Wijaya (46), yang menitipkan sepeda motor selama tiga hari.

Ia merasakan kenyamanan karena kendaraannya berada dalam pengawasan pihak kepolisian, sehingga ia dapat fokus menikmati momen Lebaran bersama keluarga.

Rasa lega juga dirasakan Andri, yang menitipkan kendaraannya di Polsek Tambora selama empat hari.

Menurutnya, layanan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki tempat aman untuk menyimpan kendaraan saat ditinggal mudik.

“Terima kasih atas pelayanan penitipan kendaraan secara gratis. Saya jadi lebih tenang saat mudik bersama keluarga,” ujarnya.

Ucapan serupa datang dari Aris (35), warga Kebon Jeruk, yang juga memanfaatkan layanan penitipan kendaraan di Polsek Kebon Jeruk.

Ia menilai kehadiran polisi melalui layanan ini benar-benar memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat memang telah menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang akan mudik Lebaran 2026.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan menyampaikan bahwa masyarakat dipersilakan menitipkan kendaraan di kantor polisi terdekat dengan mekanisme yang telah ditentukan.

Melalui layanan ini, Polri tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi masyarakat yang meninggalkan rumah untuk merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.

Sebuah wujud nyata bahwa kehadiran polisi selalu ada untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, bahkan di saat mereka sedang jauh dari rumah. (Tim)

Mudik Tenang, Polisi Dan Warga Bahu Membahu Jaga Lingkungan Di Cengkareng

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana Lebaran yang identik dengan mudik ke kampung halaman tak lantas membuat lingkungan permukiman sepi tanpa pengawasan.

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga, jajaran Polsek Cengkareng bersama unsur masyarakat aktif melakukan patroli dan pengecekan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cengkareng Timur, Bripka Muhaeri, yang bersinergi bersama Ketua RW 08, Bapak M. Gultom, serta Ketua RT 01, Bapak Agus, melakukan pemantauan langsung di kawasan Jalan Fajar Baru Selatan, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, pada Senin (23/3/2026).

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andika Muslim, S.H.,S.I.K mengatakan, Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan seperti pencurian rumah kosong yang kerap meningkat saat musim mudik Lebaran.

” Dengan menyusuri lingkungan permukiman, petugas memastikan kondisi rumah warga yang ditinggal mudik dalam keadaan aman,” Ujar Andika saat dikonfirmasi, Senin, 23/3/2026

Selain itu, mereka juga mengimbau warga sekitar untuk saling peduli dan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang siap menjaga dan melindungi.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, terlebih di momen Hari Raya Idulfitri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat yang sedang mudik dapat merasa lebih tenang, karena rumah yang ditinggalkan tetap dalam pengawasan, serta lingkungan tetap terjaga dengan baik berkat kebersamaan dan kepedulian bersama. (Tim)

Polres Jakbar Intensifkan Patroli Rumah Kosong Selama Idul Fitri

Dutainfo.com-Jakarta: Di tengah suasana libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, saat banyak warga meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman, jajaran Polres Metro Jakarta Barat meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan guna menjaga keamanan rumah-rumah yang ditinggal kosong.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di momen Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga.

PS Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dr Eko Adi Setiawan menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, baik pada siang maupun malam hari, terutama di jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kegiatan patroli ini kami laksanakan secara rutin dan berkesinambungan, menyasar permukiman warga yang ditinggal mudik, guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel menyisir kawasan perumahan, gang permukiman hingga titik-titik yang dinilai rawan, sembari memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga lingkungan.

Kehadiran polisi di tengah sepinya lingkungan permukiman tidak hanya sebagai upaya pengamanan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian bahwa masyarakat tidak sendirian meski tengah berada jauh dari rumah.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat yang sedang merayakan Idulfitri di kampung halaman dapat merasa lebih tenang, karena rumah yang ditinggalkan tetap dalam pengawasan aparat kepolisian. (Tim)

Kebakaran Di Kalideres Hanguskan Lapak Dan Rumah Warga

Dutainfo.com-Jakarta: Kebakaran terjadi di kawasan Jl. Kamal Raya RT 12 RW 03, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan, di antaranya lapak pembuatan meja dan kursi, tujuh lapak barang rongsok, satu unit rumah tinggal, serta satu unit sepeda motor matic.

Ada beberapa bangunan yang terbakar sepanjang kurang lebih 200 meter di Jalan Kamal Raya, mulai dari depan Masjid Risma hingga ke area dekat Musholla Asy-Syukriyah.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Tim Piket Reskrim yang dipimpin Plt. Kanit Reskrim AKP Sampe Tambunan, S.H., bersama Panit Reskrim IPTU A. Iman Fathurahman, SE, SH, MH, serta Pawas IPDA Aries Wibowo, SH, segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Setibanya di lokasi, benar telah terjadi kebakaran di dua sisi Jalan Kamal Raya. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui sekitar pukul 12.45 WIB berasal dari tempat pembuatan meja dan kursi yang saat itu sedang tidak beroperasi,” ujar Kompol Rihold.

Salah satu saksi, mengaku melihat asap tebal berasal dari lokasi tersebut.

Sementara saksi lainnya, Andriyanto, yang sedang bekerja di lapak sekitar, mendengar suara ledakan dari box panel listrik sebelum api dengan cepat membesar.

Diduga kuat, sumber api berasal dari panel listrik di lokasi pembuatan furnitur tersebut.

Ditambah dengan kondisi angin yang cukup kencang, api dengan cepat merambat dan menyambar tujuh lapak barang rongsok yang berada di seberang jalan.

Seorang warga, M. Nurfadillah, yang rumahnya turut terdampak, mengaku melihat api sudah dalam kondisi membesar dan langsung berusaha menyelamatkan diri.

Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Suroto dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjibaku, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

Namun, kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Saat ini, Tim Identifikasi Polri masih melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (Tim)

Polsek Tamansari Sita Petasan, Bambu Bendera Hingga Samurai Dari Kelompok Remaja Konvoi Di Tamansari

Reff judul

Cegah Konvoi Resahkan Warga, Polisi Amankan Puluhan Petasan, bendera hingga Sajam di Tamansari

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Metro Tamansari Jakarta barat mengamankan 30 buah kembang api, 15 batang bambu atau pipa panjang, 15 bendera kelompok, hingga satu buah senjata tajam jenis samurai.

Barang bukti tersebut diamankan saat melakukan pengamanan lintasan jalur takjil on the road oleh kelompok remaja di TL olimo jl hayam wuruk kel mangga Besar Jakarta Barat dan di jalan mangga Besar Raya kec Tamansari jakarta barat pada

Hal ini dilakukan menindaklanjuti akan keresahan masyarakat terkait aksi konvoi yang dilakukan sejumlah remaja dan mengganggu ketertiban umum

Selanjutnya anggota memberikan himbauan kepada kelompok remaja dalam kegiatan tersebut untuk pembagian takjil nya agar dilakukan dengan tertib dan santun serta tepat sasaran.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Bobby M Zulfikar mengatakan, bahwa pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap laporan serta keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas konvoi kendaraan yang disertai atribut kelompok dan petasan.

“Kami menindaklanjuti laporan akan keresahan masyarakat terkait adanya konvoi kendaraan oleh sejumlah remaja yang membawa bendera kelompok dan petasan. Saat dilakukan pengamanan, petugas juga menemukan satu senjata tajam jenis samurai yang langsung kami amankan,” ujar Bobby saat dikonfirmasi, Senin, 16/3/2026.

Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan kegiatan positif selama bulan Ramadan, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, tidak berkonvoi, serta tidak membawa atribut maupun barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja agar kegiatan pembagian takjil dilakukan secara santun dan tepat sasaran, sehingga semangat berbagi kepada sesama tetap terjaga tanpa mengganggu ketertiban umum di jalan raya. (Tim)