Polda Metro Jaya Grebek Lab Tembakau Sintetis

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap seorang pria R (25), saat menggerebek praktik clandestine lab atau laboratorium narkotika jenis tembakau sintetis di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Ya mengamankan satu orang tersangka inisial R di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan,” ujar Plt Kanit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Ahmad Huda, Senin (19/1/2026).

Masih kata Ahmad Huda, R ditangkap pada Kamis (8/1/2026), dia mengatakan penangkapan itu dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat.

“Menindaklanjuti informasi itu tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga mengamankan tersangka di kamar 4A Reddorz Premium Near Stasiun Lenteng Agung, JL Gandaria I, Jagakarsa, Jakarta Selatan,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan 23 botol spray bibit tembakau sintetis 500 mililiter, tembakau sintetis dengan berat bruto 206 gram, dan gelas pengukur cairan, kertas papir dan dua pak tembakau yang diduga digunakan dalam proses racikan.

Barang bukti serta bahan baku diperkirakan dapat menghasilkan tembakau sintetis siap edar dengan berat 2.000 gram atau 2 kg.

Tersangka dan barbuk dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut.
(Tim)

Walikota Madiun Maidi Ditangkap KPK Terkait Dugaan Fee Proyek Dan Dana CSR

dutainfo.com-Jakarta: KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), terhadap Walikota Madiun Maidi, KPK menyebut OTT ini berkaitan dengan kasus dugaan fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR) di Kota Madiun.

“Tertangkap tangan ini diduga dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Senin (19/1/2026).

Masih kata Budi, Maidi ditangkap bersama belasan orang lain, mereka diamankan di Madiun, Jawa Timur.

“Ya benar hari ini Senin (19/1/2026) tim sedang melaksanakan kegiatan penyelidikan tertutup dengan mengamankan sejumlah 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ungkapnya.

Selanjutnya mereka dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Di lokasi KPK mengamankan barang bukti ratusan juta diamankan dalam OTT ini.
(Tim)

Cegah Tawuran Sejak Dini, Kapolres Jakarta Barat Rangkul Warga Dan Karang Taruna Di Palmerah

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya mencegah terjadinya aksi tawuran serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan dan dialog langsung bersama warga RW 06 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (19/1/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kota Bambu Selatan V tersebut dihadiri oleh unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, pengurus RW dan RT, Karang Taruna, serta warga setempat.

Suasana dialog berjalan hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat dengan pesan-pesan kebersamaan.

Dalam dialognya, Kapolres Metro Jakarta Barat menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh masyarakat, serta lingkungan dalam mencegah keterlibatan anak-anak dan remaja dalam aksi tawuran. Menurutnya, komunikasi yang baik dan kegiatan positif menjadi kunci utama dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab.

“Pencegahan tawuran tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian, namun harus menjadi komitmen bersama antara Polri, pemerintah wilayah, orang tua, dan masyarakat. Anak-anak kita perlu diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat agar terhindar dari pergaulan yang salah,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Selain membahas pencegahan tawuran, Kapolres juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya, seperti penipuan, pinjaman online ilegal, judi online, serta bahaya kebakaran akibat instalasi listrik dan tabung gas yang tidak aman.

Menjelang bulan Ramadan, Kapolres turut mengajak masyarakat untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di masjid dan musala, sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus menghindarkan remaja dari aktivitas berisiko di malam hari.

Kegiatan kunjungan dan dialog ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. (Tim)

KPK Operasi Tangkap Tangan Di Kabupaten Pati Jawa Tengah

dutainfo.com-Jakarta: KPK menggelar operasi tangkap tangkap tangan (OTT), di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Bupati Pati Sudewo kena OTT.

“Benar salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW (Sudewo),” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Masih kata Budi, saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus.

Sebagai informasi Sudewo merupakan Bupati Pati yang didemo warga gara-gara kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB).
(**)

Polres Metro Jakarta Barat Respons Cepat Laporan Dugaan Pungli Di Outer Ring Road

Dutainfo.com-Jakarta: Menanggapi laporan dan keresahan masyarakat terkait beredarnya video dugaan aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh sejumlah pak ogah di Jalan Outer Ring Road, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat bergerak cepat melakukan penindakan.

Dalam video berdurasi sekitar 44 detik yang beredar di media sosial, terlihat seorang pak ogah mendekati sebuah mobil truk angkutan barang dan diduga menerima sejumlah uang dari pengemudi kendaraan tersebut.

Video tersebut kemudian menuai perhatian dan keluhan dari masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, saat dikonfirmasi pada Sabtu, 17 Januari 2026, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan para terduga pelaku.

“Sudah kami amankan kurang dari 24 jam. Ada dua orang, yakni SW alias Leong, yang terekam dalam video viral, serta RH. Keduanya diamankan pada Jumat, 16 Januari 2026,” ujar AKBP Arfan.

Kedua terduga pelaku diamankan di tempat tinggal masing-masing

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa peristiwa tersebut bermula saat sopir kendaraan kontainer yang sedang berhenti di tepi jalan menanyakan arah menuju Tol Merak.

” Terduga pelaku SW alias Leong kemudian memberikan petunjuk arah, dan sopir memberikan uang sebesar Rp2.000 secara sukarela tanpa adanya permintaan secara langsung dari pelaku,” katanya

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian kemudian melakukan koordinasi dengan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya Kedoya, Jakarta Barat, untuk memberikan pembinaan terhadap kedua terduga pelaku.

Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat serta menjaga ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya dari praktik-praktik yang berpotensi meresahkan. (Tim)