Polres Jakbar Wakafkan Al-Qur’an Untuk Masjid Dan Musholla

Dutainfo.com-Jakarta: Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan kepedulian terhadap umat dengan menyalurkan wakaf Al-Qur’an melalui pengurus DKM Masjid Jami Al-Istiqomah, Selasa, 4/3/2025.

Sebanyak 30 mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) untuk didistribusikan ke masjid dan musholla, baik di Jakarta maupun di pelosok daerah.

Penyerahan wakaf ini dilakukan langsung oleh Ketua DKM Masjid Jami Al-Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat, AKP Widodo didampingi humas DKM Mesjid Jami Al-Istiqomah Aipda Ashari kepada perwakilan BWA, Sdr. Naufan.

Program ini menjadi bagian dari semangat berbagi di bulan Ramadhan, dengan harapan dapat meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keimanan.

“Kami berharap wakaf Al-Qur’an ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di tempat-tempat ibadah yang masih membutuhkan. Semoga membawa keberkahan bagi semua,” ujar AKP Widodo saat dikonfirmasi, Selasa, 4/3/2025.

Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) akan menyalurkan mushaf-mushaf ini ke berbagai wilayah, termasuk masjid dan musholla yang minim ketersediaan Al-Qur’an.

Pihak BWA dalam hal ini diwakili oleh sdr Naufan mengapresiasi inisiatif Polres Metro Jakarta Barat dalam mendukung penyebaran ilmu agama dan mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an.

Kegiatan wakaf ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat.

Semoga wakaf ini membawa manfaat yang luas dan menginspirasi banyak pihak untuk turut serta dalam kebaikan di bulan suci Ramadhan. (Tim)

Sigap Dan Peduli Polri-TNI Di Jakbar Evakuasi Warga Lansia Terjebak Banjir Di Cengkareng

Dutainfo.com-Jakarta: Aksi heroik kembali terlihat saat personel gabungan yang terdiri dari Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Cengkareng, anggota Koramil 04/Cengkareng, serta BPBD DKI Jakarta berjibaku mengevakuasi warga lanjut usia yang mengalami sakit stroke dan terjebak banjir di Gang Al Mubarok 1, RT 012/004, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa, 4/3/2025.

Ketinggian air yang mencapai 70 hingga 80 cm membuat sejumlah warga, terutama lansia dengan kondisi kesehatan yang lemah, kesulitan untuk menyelamatkan diri.

Melihat kondisi tersebut, personel kepolisian, TNI, dan BPBD langsung turun tangan.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, dan Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana, turut hadir di lokasi untuk memastikan evakuasi berjalan lancar.

Dalam momen yang mengharukan, anggota kepolisian terlihat membopong dan menggendong warga lansia yang sakit stroke, melewati genangan air menuju perahu evakuasi.

Dengan penuh kehati-hatian, tim gabungan mengevakuasi Ibu Rohayati (63), yang menderita stroke, dari rumahnya.

Setelah berhasil dievakuasi, ia langsung dibawa ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Tak hanya itu, tim juga menyelamatkan pasangan suami istri, Ibu Sumiati (67) dan Bapak Surono (73), yang juga mengalami kondisi serupa.

Mereka dievakuasi dari rumahnya dan dibawa ke Kantor Sekretariat RT 012/004 untuk mendapatkan perlindungan sementara.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kami akan terus siaga hingga semua warga yang membutuhkan pertolongan dapat dievakuasi dengan aman,” ujar Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Selasa, 4/3/2025.

Sementara itu, Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana, menegaskan bahwa tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk membantu warga lain yang terdampak.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses evakuasi berjalan optimal dan semua warga dapat diselamatkan,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah bencana, kepedulian, gotong royong, dan solidaritas tetap menjadi kekuatan utama dalam membantu sesama. (Tim)

Indahnya Berbagi, Polantas Jakbar Bagikan 100 Takjil Di Traffic Light Tomang

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana menjelang waktu berbuka di perempatan lampu merah Tomang, Jakarta Barat, terasa lebih hangat dan penuh kepedulian.

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat menggelar aksi sosial bertajuk “Polantas Berbagi”, dengan membagikan 100 paket makanan berbuka puasa atau takjil kepada pengguna jalan, Senin (3/3/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap sesama, khususnya bagi para pengendara yang masih dalam perjalanan menjelang berbuka puasa.

Ps. Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa aksi berbagi ini akan terus berlanjut selama bulan suci Ramadhan 1446 H.

“Kami ingin menghadirkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang masih berada di jalan ketika waktu berbuka tiba. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujar Kompol Mujiyanto saat dikonfirmasi, Senin, 3/3/2025

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Banyak pengendara, mulai dari ojek online, sopir angkot, hingga pekerja harian, yang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil ini.

Salah satu penerima takjil, Hendra (40), seorang pengemudi ojek online, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Kadang masih di jalan pas maghrib, jadi nggak sempat beli makanan. Alhamdulillah ada pembagian takjil ini, sangat membantu buat berbuka puasa,” ujarnya dengan senyum bahagia.

Selain membagikan makanan berbuka, personel Satlantas juga menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada para pengendara.

Mereka mengingatkan agar tetap berhati-hati di jalan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Tim)

Polisi Bina Dua Remaja Tawuran Di Tambora Dengan Ngaji Dan Tausiyah

Dutainfo.com-Jakarta: Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, namun terkadang langkah yang diambil bisa membawa ke arah yang keliru.

Seperti yang dialami oleh dua remaja di Tambora, Jakarta Barat, yang diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga terlibat dalam aksi tawuran.

Personel Polsek Tambora melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan, Aiptu Suyatno, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Besi, Aiptu Rosito, memilih pendekatan yang lebih humanis.

Kedua remaja tersebut tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga dibina secara rohani dengan belajar mengaji Al-Qur’an dan mendapatkan tausiyah di Masjid Baitul Huda, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat.

“Kami ingin mengajak mereka kembali ke jalan yang benar. Tawuran hanya membawa luka dan penyesalan, sementara agama mengajarkan kita untuk hidup damai dan menghargai sesama,” ujar Aiptu Suyatno saat dikonfirmasi, Senin, 3/3/2025

Dalam sesi pembinaan, kedua remaja itu terlihat menundukkan kepala, mendengarkan dengan saksama nasihat yang disampaikan oleh Ustadz dan Bhabinkamtibmas.

Dengan suara lirih, mereka mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Dikesempatan yang sama Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muhammad Kukuh Islami menambahkan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini, agar mereka tidak terjebak dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.

“Kami mengajarkan mereka mengaji, bukan untuk menghukum, tetapi untuk mengingatkan bahwa masih ada harapan dan jalan yang lebih baik. Kami berharap mereka benar-benar berubah dan tidak kembali ke lingkungan yang bisa menjerumuskan mereka,” tuturnya.

Melalui langkah ini, Polsek Tambora menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat yang peduli terhadap masa depan generasi muda.

Diharapkan, kedua remaja ini dapat mengambil pelajaran berharga dan menjauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. (Tim)

Polres Jakbar Terima Kunker Tim Puslitbang Polri Evaluasi Gudang Senjata

Dutainfo.com-Jakarta; Polres Metro Jakarta Barat menerima kunjungan kerja Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri, yang dipimpin oleh Kombes Pol Harvin Raslin, S.H, Senin, 3/3/2025.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, dan bertujuan untuk melakukan penelitian serta evaluasi terhadap kualitas gudang penyimpanan senjata api dan amunisi dalam rangka mendukung tugas operasional kepolisian.

Penelitian ini merupakan bagian dari program Puslitbang Polri yang dilaksanakan di 11 Polda di seluruh Indonesia, termasuk Polda Metro Jaya dan jajaran Polresnya.

Dalam penelitian ini, tim menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yang meliputi pengisian kuesioner secara online, wawancara mendalam dengan pejabat serta anggota Polri, serta observasi langsung terhadap gudang penyimpanan senjata dan amunisi.

Kombes Pol Harvin Raslin menyampaikan bahwa penelitian ini sangat penting untuk mengidentifikasi celah-celah dalam sistem penyimpanan senjata api dan amunisi, guna meningkatkan standar keamanan, keselamatan, serta efektivitas logistik kepolisian.

“Gudang penyimpanan senjata tidak hanya membutuhkan pengamanan fisik yang baik, tetapi juga harus didukung oleh teknologi modern seperti pengawasan CCTV, sensor keamanan, serta sistem pelacakan digital agar inventaris tetap akurat dan aman,” jelas Kombes Pol Harvin saat dikonfirmasi, Senin, 3/3/2025.

Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan, pencurian, serta kecelakaan yang dapat berdampak buruk terhadap institusi kepolisian.

Setelah pertemuan di ruang Wira Pratama, lantai 6 Polres Metro Jakarta Barat, penelitian dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam kepada responden terpilih.

Selanjutnya, tim melakukan observasi langsung ke gudang penyimpanan senjata api dan amunisi guna melihat kondisi riil serta mengevaluasi aspek keamanan dan kelayakan gudang tersebut.

Penelitian ini mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 139 Tahun 2024 tentang penataan tugas dan fungsi kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Polri, sebagai lembaga yang berada langsung di bawah Presiden, bertanggung jawab atas keamanan dalam negeri, sehingga pengelolaan senjata dan amunisi menjadi salah satu aspek vital dalam operasional kepolisian.

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan Polri dapat menyusun strategi perbaikan dan peningkatan kualitas gudang penyimpanan senjata api dan amunisi di seluruh satuan kepolisian, demi menunjang profesionalisme dan keamanan dalam tugas kepolisian. (Tim)