Polsek Kembangan Gelar Ngopi Kamtibmas Bareng Warga

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan terus berupaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar di wilayah Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, dengan dihadiri oleh AKP Didid S.P., Wakapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, bersama jajaran pengurus RW 003, para ketua RT, serta warga sekitar.

Acara yang berlangsung dengan hangat ini diawali dengan sambutan dari AKP Didid S.P. yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan atas kehadirannya.

Ia menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas adalah bagian dari program Polda Metro Jaya yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah, dengan tujuan untuk meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Program ini dilaksanakan di pos RW, pos satkamling, dan pos RT, dengan frekuensi dua kali seminggu.

Dalam sambutannya, AKP Didid menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di lingkungan mereka.

Ia mengajak warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat agar bisa dibahas dan dicarikan solusinya bersama.

“Jika ada permasalahan yang belum terselesaikan, kami akan mencatatnya dan membahasnya lebih lanjut bersama pimpinan tiga pilar Kembangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti tawuran atau keterlibatan dalam narkoba.

Selain itu, AKP Didid menyerahkan cendera mata berupa jam dinding kepada Ketua RW 003, Bapak H. Andi Sabeni, sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang baik antara kepolisian dan warga setempat.

Bapak Andi Sabeni dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Polsek Kembangan mengadakan kegiatan Ngopi Kamtibmas ini di wilayahnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlangsung karena sangat bermanfaat bagi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana beberapa warga menyampaikan pertanyaan seputar permasalahan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh Bapak Gopur, Ketua LMK 03, adalah mengenai cara penanganan permasalahan tawuran yang sering terjadi di perbatasan antara Kembangan Utara dan Cengkareng serta antara Kembangan dan Kebon Jeruk.

Menanggapi hal ini, AKP Didid menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan perhatian khusus kepada masalah ini dan mengarahkan Kanit Reskrim untuk melakukan tindakan tegas, termasuk melakukan penggeledahan terhadap anak-anak yang terlibat tawuran dan menjerat mereka dengan hukum jika kedapatan membawa senjata tajam.

Bapak Nasrul, Ketua RT 006, juga menyampaikan kekhawatirannya tentang maraknya judi online di wilayahnya.

AKP Didid menegaskan bahwa kepolisian serius dalam menindaklanjuti kasus judi online dan telah menangkap beberapa pelaku yang terlibat.

Ia mengimbau warga untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online.

Acara Ngopi Kamtibmas ini diakhiri dengan doa bersama dan penutupan, di mana semua peserta bersepakat untuk terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kembangan Utara. (Tim)

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Sinergi Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan

dutainfo.com-Jakarta: Bhabinkamtibmas Kelurahan Kamal Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Aipda Suhariyadi, bersama Babinsa Kamal, Serda Sutarno, melaksanakan kegiatan sambang warga masyarakat di Jln. Kampung Sawah RT 06/06, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (14/8/2024).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suhariyadi dan Serda Sutarno berinteraksi langsung dengan warga setempat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang penting untuk menjaga keamanan lingkungan.

Mereka mengimbau agar warga secara aktif berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, Aipda Suhariyadi juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka, terutama dalam menghindari penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam tawuran.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap warga dapat lebih waspada dan saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Aipda Suhariyadi.

Serda Sutarno menambahkan bahwa TNI dan Polri akan terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya dalam menghadapi potensi ancaman yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Kami siap membantu warga kapan pun diperlukan, dan kami berharap masyarakat dapat segera melaporkan jika ada hal-hal mencurigakan yang terjadi di lingkungan mereka,” kata Serda Sutarno.

Kegiatan sambang seperti ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakat.

Dengan demikian, harapannya warga dapat merasa aman dan terlibat aktif dalam menjaga keamanan lingkungan mereka sendiri. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Ke Ratusan Siswa SMPN 169

dutainfo.com-Jakarta: Panit Kamsel Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Basar Purba, bersama dengan anggota Satlantas lainnya, melaksanakan sosialisasi penting mengenai tertib berlalu lintas, anti-bullying, dan bahaya narkotika di hadapan sekitar 800 siswa-siswi SMP Negeri 169 Jakarta Barat pada Kamis, 15/8/2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam mendidik generasi muda agar menjadi warga negara yang patuh hukum dan berperilaku positif di masyarakat.

Acara yang berlangsung di aula SMPN 169 tersebut dimulai dengan penyampaian materi tentang pentingnya tertib berlalu lintas oleh Iptu Basar Purba.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

Para siswa diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm saat berkendara, tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

“Kecelakaan di jalan raya bisa terjadi kapan saja, dan sebagian besar disebabkan oleh kelalaian. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan disiplin saat berkendara,” ujar Iptu Basar.

Selanjutnya, Iptu Basar juga menyampaikan materi mengenai anti-bullying.

Ia menekankan bahwa tindakan bullying, baik fisik maupun verbal, sangat berbahaya dan dapat merusak mental serta masa depan korban.

“Bullying tidak hanya melukai fisik, tetapi juga mental. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa di SMPN 169 bisa belajar dengan aman dan nyaman, tanpa rasa takut akan perundungan,” tambahnya.

Bagian akhir dari sosialisasi ini difokuskan pada bahaya narkotika.

Iptu Basar menjelaskan betapa berbahayanya narkotika bagi generasi muda, tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan mereka.

Ia mengajak seluruh siswa untuk menjauhi narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman yang menjerumuskan.

“Narkotika adalah musuh besar kita semua. Sekali mencoba, masa depan kalian bisa hancur. Jangan biarkan hidup kalian tergelincir hanya karena ingin mencoba sesuatu yang berbahaya,” tegas Iptu Basar.

Para siswa yang mengikuti sosialisasi ini tampak antusias dan penuh perhatian. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada Iptu Basar dan anggota Satlantas lainnya, yang dengan sabar menjawab setiap pertanyaan. Sosialisasi ini diakhiri dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh siswa untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi bullying, dan menolak narkoba.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan kesadaran yang cukup, sehingga mereka bisa menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan secara rutin agar siswa-siswi kami selalu ingat dan waspada terhadap berbagai bahaya yang ada di sekitar mereka,” ujar ridha Aditya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tertib berlalu lintas, bahaya bullying, dan narkotika, diharapkan mereka dapat menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

(Tim)

Kolaborasi Polres Jakbar Dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Sabu 11,3 Kg

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, berkolaborasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berhasil mengungkap peredaran narkoba internasional jenis sabu dalam jumlah besar.

Pada pengungkapan yang dilakukan, petugas berhasil menyita sebanyak 11 paket sabu yang dibungkus plastik teh cina warna hijau dengan berat brutto mencapai 11,355 gram (11,3 Kg).

Dua orang pelaku berinisial M U (23) dan A (31) telah diamankan terkait kasus ini.Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan, “Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama Joint Investigation antara Polres Metro Jakarta Barat dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kami mengamankan 11,355 gram sabu yang dikemas dalam bungkus plastik hijau dengan kualitas yang cukup baik dan dua pelaku berinisial M U dan A.

” Ujarnya Barang bukti narkotika jenis sabu ini berasal dari luar negeri tapi masih di wilayah ASEAN Karena barang ini memiliki kualitas yang cukup baik dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga para pelaku tergiur dan mau mengedarkan barang haram tersebut “Dari Hasil Pengungkapan ini kami berhasil menyelamatkan sekitar 30.000 jiwa dari potensi bahaya narkoba ini,” ungkap Arsya.

Dikesempatan yang sama Wakasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Retno Jordanus menjelaskan, bahwa M U berperan sebagai penerima atau ‘kuda’ dan A berperan sebagai penghubung atau perantara pengiriman sabu.

“Kami juga telah mengidentifikasi pelaku lainnya yang berperan sebagai pengendali, yaitu R, BU, dan BR, yang saat ini masih dalam pengejaran,” tambahnya.Pengungkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda.

Pada 7 Agustus 2024, tim gabungan menangkap M U di depan sebuah hotel di Cengkareng, Jakarta Barat,Kemudian, pada 9 Agustus 2024, di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, petugas menangkap A di sebuah kost dan menemukan sisa sabu.

Arsya menjelaskan kronologi pengungkapan, bermula dari informasi masyarakat tentang transaksi sabu yang akan terjadi di Cengkareng dan Jakarta Utara.

“Kami melakukan surveilance dan kontrol delivery dari pelabuhan di Jawa Barat hingga mobil yang diduga berisi narkoba tiba di Jakarta Barat,” ujarnya.

Setelah penggeledahan, ditemukan sabu yang disimpan dalam body pintu mobil.Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil jenis Toyota Camry B 8023 BF warna hitam, yang telah diterima seorang laki-laki yang diketahui bernama sdr. M.U, (umur 23 tahun).

selanjutnya mobil digeledah di temukan di dalam body pintu mobil disamping kiri pintu belakang mobil sebanyak 3 bungkus sabu, kemudian didepan kiri body pintu sebanyak 2 bungkus sabu, kemudian di sebelah kanan body pintu depan sebanyak 3 bungkus sabu, dan di dalam body pintu belakang kanan sebanyak 3 bungkus sabu, sehingga ditotal sebanyak 11bungkus plastik warna biru berisi narkotika jenis sabu.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan termasuk 11 paket sabu dengan total berat 11,355 gram, serta sejumlah handphone dan satu unit mobil Toyota Camry.

Team kemudian mengembangkan lagi pada hari dan pada hari Jumat tanggal 9 agustus 2024 sekitar jam 22.00 wib.

di sebuah Kost di Grogol Petamburan Jakarta Barat, dapat diamankan sdr. AN. alias D. yang sedang berada dikamar kost dan akan berkemas pindah tempat, lalu dapat diamankan barang bukti sabu sisa hasil perantara/kurir, dan sisa pakai, sebanyak 2 (dua) paket plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1,50 (satu koma lima puluh) gram (ditemukan di dalam kamar kost)Barang bukti narkotika sebelum tiba di jakarta dikirimkan terlebih dahulu dari wilayah Sumatera Utara Bahwa Pelaku M U (23) ini berprofesi sebagai seorang DJ” Karena sepi job akhirnya M U (23) ini menjadi seorang Kuda atau penerima narkoba tersebut karena tergiur akan keuntungan yang akan diperoleh oleh pelaku,”

Sementara untuk Pelaku berinisial A ini sudah berulang kali melakukan transaksi terkait peredaran narkoba jenis sabu dimana A ini sudah bekerja dijakarta selama 4 bulanKedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.( Tim )

Polres Jakbar, Kodim 0503/JB Dan Walkot Gelar Apel Pasukan Pam Pilkada 2024

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama 4 Pilar Jakarta Barat menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Mantap Praja Jaya 2024 pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Apel Gelar Pasukan tersebut berlangsung di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat dan dihadiri oleh berbagai elemen terkait, termasuk TNI, Polri, Damkar, Dishub, Satpol PP, dan KPU.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, bertindak sebagai inspektur apel dan secara simbolis menyematkan pita sebagai tanda dimulainya operasi.

Dalam sambutannya, Syahduddi menekankan pentingnya Pemilukada 2024 sebagai momen krusial dalam demokrasi Indonesia.

“Pemilukada 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan titik penentuan masa depan bangsa.

Tahun ini adalah momen politik yang sangat penting karena kita akan menyelenggarakan pemilihan serentak dalam waktu yang bersamaan,” ujar Syahduddi.

Syahduddi menjelaskan bahwa Operasi Mantap Praja Jaya 2024 akan dilaksanakan selama kurang lebih 140 hari, dimulai dari 14 Agustus 2024 hingga 31 Desember 2024.

Untuk pengamanan, Polri melibatkan sekitar 900 personel, dibantu oleh 6.940 personel dari TNI dan pengamanan langsung.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan ketertiban selama seluruh tahapan Pemilukada.

Syahduddi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Ketua KPU, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta Barat mencapai sekitar 1,9 juta jiwa dengan 3.452 TPS.

Seluruh TPS telah diidentifikasi dan masuk kategori kurang rawan, sehingga diterapkan pola pengamanan 2-8-16, yaitu dua polisi mengamankan 8 TPS dengan dukungan 16 pengamanan langsung.

Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, menambahkan bahwa pada pemilu sebelumnya terdapat 74 TPS yang terkena banjir.

KPU bersama stakeholder, termasuk BPBD dan TNI, akan mengadakan pelatihan penanganan bencana untuk memastikan pemilih tetap dapat melakukan hak suara mereka meski dalam situasi bencana.

“Pada pemilu lalu, pelatihan penanganan bencana sangat bermanfaat. Kami akan kembali mengadakan pelatihan serupa untuk memastikan kesiapan menghadapi situasi tak terduga dan memastikan pemilih dapat tiba di TPS dengan baik,” ujar Endang.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, diharapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jakarta Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Jakbar Kombes Pol M Syahduddi, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Putra Siregar, Para Personel TNI-Polri, dan Personel Damkar, Dishub, Satpol PP serta KPU Jakbar. (Tim)