Polda Metro Jaya Agendakan Pemeriksaan Ketua KPK Firli Bahuri

Foto: Ketua KPK Firli Bahuri (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri terkait dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Ketua KPK Firli Bahuri dijadwalkan diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus pada Jumat 20 Oktober 2023.

“Untuk agenda pemeriksaan lanjutan yang telah diagendakan, telah dikirim surat panggilan dalam kapasitas sebagai saksi kepada saudara FB selaku Ketua KPK, guna dimintai keterangan pada Jumat 20 Oktober 2023 pada pukul 14.00 WIB,” ungkap Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri, kepada awak media, Rabu (18/10/2023).

Sebelumnya diberitakan Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pertemuan dengan Syahrul Yasin Limpo, di lapangan bulutangkis, terjadi bukan saat SYL berpekara.
(Tim)

Dua Bulan Tak Hujan Palembang Diguyur Hujan Deras 30 Menit

Foto: (ist)

dutainfo.com-Sumsel: Hujan dengan intensitas deras mengguyur kota Palembang, Sumatera Selatan, setelah dua bulan tanpa hujan.

“Kita bersyukur akhirnya hujan dengan intensitas deras di Kota Palembang turun dan kita berharap hujan bisa mengatasi masalah pencemaran udara akibat kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan,” ujar Koordinator Bid Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani seperti dilansir Antara, Rabu (18/10/2023).

Masih kata Andayani, hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB hingga 15.30 WIB.

Sinta Andayani, berharap dengan hujan ini diharapkan asap di Kota Palembang penyebab ISPU masuk kategori berbahaya bisa diatasi.

“Selain itu wilayah lain Sumsel yang mengalami karhutla diharapkan hujan mulai menyusul dan karhutla bisa diatasi,” ungkapnya.
(Tim)

Polsek, Koramil Dan Kecamatan Kalideres Sinergi Amankan Pemilu 2024

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kalideres menghadiri acara silaturahmi bersama dengan 3 pilar kecamatan Kalideres dan para ketua rw, PPK, serta Panwas am se kecamatan Kalideres di aula kantor kecamatan Kalideres, Jl peta utara no 26, Rt 01/07kel pegadungan Kec Kalideres Jakarta Barat, Selasa, 17/10/2023.

Acara ini menjadi forum untuk menyambut pemilihan umum yang akan segera berlangsung dengan tujuan untuk untuk mempersiapkan pemilu yang aman dan damai

Dalam sambutannya, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Abdul Jana mengatakan mengingatkan para hadirin bahwa pada tanggal 14 Pebruari 2024, atau sekitar ± 120 hari lagi, masyarakat Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum.

Beberapa tahapan pemilu sudah dilaksanakan, dan tanggal 19 Oktober telah menjadi tahap pendaftaran calon presiden dan wakil presiden, yang kemudian dilanjutkan dengan kampanye pada tanggal 28 November.

“Kondisi politik di masa kampanye ini, oleh karena itu, dapat menjadi puncak ketegangan,” ucapnya, Selasa, 17/10/2023.

Abdul Jana juga mengingatkan tentang potensi provokasi dan berita hoaks yang mungkin muncul terkait calon-calon yang akan bertarung dalam pemilu.

Masyarakat dihimbau untuk tidak langsung percaya pada berita yang menjelaskan tentang pasangan calon dan sebaliknya.

“Kami juga akan memasukkan terkait edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi menjadi kunci dalam menjaga situasi aman dan damai selama proses pemilu,” terangnya

Dalam rangka menjaga integritas pemilu, Kapolsek mengingatkan pentingnya mengurangi pelanggaran pemilu seperti money politics dan kampanye di tempat ibadah.

Dia juga memberikan jaminan bahwa tempat logistik pemilu telah ditentukan, dan polsek siap untuk mengamankan serta mengawal kegiatan akomodasi logistik pemilu.

Selain itu, Ketua RW dan para pilar lainnya diundang untuk berhubungan langsung dengan Polsek Kalideres jika ada permasalahan keamanan yang perlu diatasi.

Sementara Camat Kalideres Bpk Wukir Prabowo juga memberikan sambutan, dirinya menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama dari 3 Pilar dan seluruh masyarakat. Masyarakat diingatkan untuk tidak terpecah belah.

Terkait dengan netralitas, surat edaran Sekda DKI Jakarta mengingatkan ASN dan aparat pembantu desa (RW, RT, LMKN FKDM) untuk tetap netral dalam pemilu.

“Gudang logistik pemilu juga menjadi fokus, dan para hadirin diingatkan agar memberikan kepastian terkait dengan gudang logistik karena kotak pemilu di Kecamatan Kalideres cukup banyak,” ucapnya

Panwascam Rudi supriyadi menjelaskan empat dimensi kerawanan pemilu, yaitu dimensi sosial politik (berupa SARA dan kekerasan), dimensi penyelenggara pemilu (terkait pemilih yang tidak memiliki e-KTP, surat suara yang tertukar, dan keterlambatan logistik), dimensi kontestasi (termasuk money politics), dan dimensi partisipasi (menghalangi pemilih ke TPS dan keterbatasan surat tambahan).

Di kesempatan yang lain Ketua PPK Kecamatan Kalideres Anwar Fauzi membahas perbedaan warna penanda surat suara pemilu 2024, yang akan membedakan surat suara untuk presiden dan wakil presiden, DPR-RI, DPD-RI, dan DPRD provinsi.

Pendaftaran calon presiden/calon wakil presiden akan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 19 hingga 25 Oktober 2023, dan penetapan nomor pasangan calon presiden/calon wakil presiden akan dilakukan pada tanggal 14 November. Sementara itu, DPTB (Daftar Pemilih Tambahan dan Perbaikan) masih dalam proses hingga tanggal 15 Januari 2024.

Pembentukan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) juga menjadi fokus, dimulai dari saat ini hingga Desember 2023. Semua pihak diundang untuk bersama-sama menjaga keamanan, keberlangsungan, dan integritas pemilu yang akan datang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana, Wadanramil Kalideres Kapten Inf Sriyanto, Camat Kalideres Wukir Prabowo dan Para Ketua RW/RT.
(Tim)

Polres, Kodim Dan Walkot Jakbar Gelar Apel Pasukan Ops Mantap Brata Jaya

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya memastikan keamanan dan kesiapan menjelang Pemilu tahun 2024, Polres Metro Jakarta Barat berkolaborasi dengan Pemkot Jakarta Barat menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata Jaya tahun 2023-2024.

Sebanyak 375 personel gabungan diterjunkan dalam apel gelar pasukan operasi mantap brata Jaya 2023 di halaman kantor walikota Jakarta Barat

Operasi Mantap Brata Jaya ini tidak hanya sekadar apel pasukan, tetapi juga dilaksanakan simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Simulasi ini dirancang untuk mengantisipasi dan menghadapi potensi gangguan yang mungkin muncul selama rangkaian pelaksanaan pemilu, menjadikannya langkah yang sangat penting dalam rangkaian persiapan pengamanan pemilu tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, memimpin langsung dalam apel gelar pasukan dengan didampingi oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu.

Dalam Sambutannya Walikota jakarta barat mengatakan, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa.

” Bersama dengan instansi terkait akan berkolaborasi dalam hal ini Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah/ zonasi, ” ucapnya dalam sambutan apel gelar pasukan di halaman walikota Jakarta Barat, Selasa, 17/10/2023.

Selanjutnya dirinya menjelaskan, terkait tindak pidana pemilu, lakukan koordinasi dan kolaborasi antar pilar Sentra Gakkumdu, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana pemilu dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat

Di kesempatan yang sama Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Randi Ariana menjelaskan dalam apel gelar pasukan operasi mantap brata Jaya tahun 2023 – 2024 juga menggelar simulasi pengamanan TPS

Peran penting dalam peragaan simulasi tersebut adalah bagaimana tindakan yang harus diambil sesuai dengan Standar Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan.

” Simulasi ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan juga sebuah upaya serius Polres Jakarta Barat untuk memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar, aman, dan tertib sesuai dengan tahapan dan SOP yang telah ditetapkan ,” Ujarnya

Simulasi ini dilakukan berdasarkan kasus sebelumnya, Karena beberapa kasus sebelumnya itu ada semacam kaya intervensi atau intimidasi terhadap petugas KPPS pada saat kegiatan pemungutan suara.

Oleh karena itu kami dari Polres Metro Jakarta Barat menginisiasi latihan atau simulasi pengamanan TPS ini untuk dapat memberikan gambaran kepada semua pihak, seluruh pemangku kepentingan baik dari pihak Polres sendiri dan jajarannya, kemudian dari pemerintah kota Kota Barat karena adanya pelibatan Satpol PP nanti pada saat melaksanakan pengamanan TPS berserta dengan kepolisian dan juga rekan-rekan dari TNI dari Kodim 0503 JB di TPS.

Berdasarkan informasi dari Ketua KPU Kota Jakarta Barat jumlah TPS reguler itu terdapat 7.168 ditambah 1 TPS khusus sehingga total TPS berjumlah 7.169.

Untuk pola pengamanan kami menggunakan pola 2:16:32 artinya 2 (dua) petugas polri mengamankan 16 TPS dibantu 32 pengamanan langsung dan tidak langsung baik dari KPU maupun dari teman-teman Satpol PP.

” Jadi nanti sifatnya setiap TPS ulangi ada 16 TPS yang akan di handle oleh dua anggota polri termasuk Satol PP,” ucapnya

Untuk Polres Metro Jakarta Barat akan mensiagakan pasukan perintis ini kita siapkan satu peleton untuk mengantisipasi adanya peningkatan terjadinya eskalasi gangguan kamtibmas tutupnya. (Tim)

Pastikan Keamanan Dan Kesiapan Pemilu 2024 Polres Jakbar Bersama Kodim 0503/JB Gelar Apel Pasukan

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya memastikan keamanan dan kesiapan menjelang Pemilu tahun 2024, Polres Metro Jakarta Barat berkolaborasi dengan Pemkot Jakarta Barat menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata Jaya tahun 2023-2024.

Sebanyak 375 personel gabungan diterjunkan dalam apel gelar pasukan operasi mantap brata Jaya 2023 di halaman kantor walikota Jakarta Barat

Operasi Mantap Brata Jaya ini tidak hanya sekadar apel pasukan, tetapi juga dilaksanakan simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Simulasi ini dirancang untuk mengantisipasi dan menghadapi potensi gangguan yang mungkin muncul selama rangkaian pelaksanaan pemilu, menjadikannya langkah yang sangat penting dalam rangkaian persiapan pengamanan pemilu tahun 2024.

Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, memimpin langsung dalam apel gelar pasukan dengan didampingi oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu.

Dalam Sambutannya Walikota jakarta barat mengatakan, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa.

“Bersama dengan instansi terkait akan berkolaborasi dalam hal ini Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah/ zonasi,” ucapnya dalam sambutan apel gelar pasukan di halaman walikota Jakarta Barat, Selasa, 17/10/2023.

Selanjutnya dirinya menjelaskan, terkait tindak pidana pemilu, lakukan koordinasi dan kolaborasi antar pilar Sentra Gakkumdu, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana pemilu dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat

Di kesempatan yang sama Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Randi Ariana menjelaskan dalam apel gelar pasukan operasi mantap brata Jaya tahun 2023 – 2024 juga menggelar simulasi pengamanan TPS

Peran penting dalam peragaan simulasi tersebut adalah bagaimana tindakan yang harus diambil sesuai dengan Standar Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan.

“Simulasi ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan juga sebuah upaya serius Polres Jakarta Barat untuk memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar, aman, dan tertib sesuai dengan tahapan dan SOP yang telah ditetapkan ,” Ujarnya

Simulasi ini dilakukan berdasarkan kasus sebelumnya, Karena beberapa kasus sebelumnya itu ada semacam kaya intervensi atau intimidasi terhadap petugas KPPS pada saat kegiatan pemungutan suara.

Oleh karena itu kami dari Polres Metro Jakarta Barat menginisiasi latihan atau simulasi pengamanan TPS ini untuk dapat memberikan gambaran kepada semua pihak, seluruh pemangku kepentingan baik dari pihak Polres sendiri dan jajarannya, kemudian dari pemerintah kota Kota Barat karena adanya pelibatan Satpol PP nanti pada saat melaksanakan pengamanan TPS berserta dengan kepolisian dan juga rekan-rekan dari TNI dari Kodim 0503 JB di TPS.

Berdasarkan informasi dari Ketua KPU Kota Jakarta Barat jumlah TPS reguler itu terdapat 7.168 ditambah 1 TPS khusus sehingga total TPS berjumlah 7.169.

Untuk pola pengamanan kami menggunakan pola 2:16:32 artinya 2 (dua) petugas polri mengamankan 16 TPS dibantu 32 pengamanan langsung dan tidak langsung baik dari KPU maupun dari teman-teman Satpol PP.

“Jadi nanti sifatnya setiap TPS ulangi ada 16 TPS yang akan di handle oleh dua anggota polri termasuk Satol PP,” ucapnya

Untuk Polres Metro Jakarta Barat akan mensiagakan pasukan perintis ini kita siapkan satu peleton untuk mengantisipasi adanya peningkatan terjadinya eskalasi gangguan kamtibmas tutupnya. (Tim)