Maklumat Ketua DPP GM FKPPI Untuk Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI-Polri Yang Tergabung Di FKPPI

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Dewan Pertimbangan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran Dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Ahmad Basarah, menyampaikan maklumat kebangsaan yang mengatakan sikap politik GM FKPPI, harus berkiblat sepenuhnya pada politik kenegaraan dan politik kebangsaan, dan bukan politik partisan, apalagi sektarian.

Maklumat Ahmad Basarah ini disampaikan dalam tayangan video peringatan HUT Ke-45 GM FKPPI di Balai Kartika Kodam V Brawijaya Surabaya Jatim, pada Jumat (15/9/2023) seperti dikutip detik.com.

“Jadi semua anggota GM FKPPI yang notabene adalah putra dan putri purnawirawan dan putra putri TNI-Polri punya hak politik sama seperti rakyat Indonesia umumnya, akan tetapi penting saya tegaskan, politik GM FKPPI secara kelembagaan haruskah sejalan dengan posisi politik TNI dan Polri saat ini,yakni tegak lurus dengan garis politik presiden sebagai panglima tertinggi TNI dan atasan langsung Kapolri yang juga menjalankan politik kenegaraan dan kebangsaan,” ujar Ahmad Basarah dalam keterangannya Sabtu (16/9/2023).

Hal maklumat ini disampaikan Ahmad Basarah yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI, mengingat banyak kader FKPPI ini tersebar dan aktif di berbagai partai politik.

“Hal ini harus diingatkan karena dalam suasana suhu politik memanas jelang pemilu dan Pilpres 2024.

GM FKPPI merupakan organisasi generasi muda yang merupakan anak kandung TNI-Polri.

Selain itu Ahmad Basarah mengingatkan pentingnya menjaga integritas kebangsaan dalam berpolitik, dan turut berperan aktif dalam mensukseskan agenda demokrasi bangsa pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2024.
(Tim)

Politik GM FKPPI Harus Berkiblat Ke Politik Kenegaraan Dan Politik Kebangsaan

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Dewan Pertimbangan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran Dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Ahmad Basarah, menyampaikan maklumat kebangsaan yang mengatakan sikap politik GM FKPPI, harus berkiblat sepenuhnya pada politik kenegaraan dan politik kebangsaan, dan bukan politik partisan, apalagi sektarian.

Maklumat Ahmad Basarah ini disampaikan dalam tayangan video peringatan HUT Ke-45 GM FKPPI di Balai Kartika Kodam V Brawijaya Surabaya Jatim, pada Jumat (15/9/2023) seperti dikutip detik.com.

“Jadi semua anggota GM FKPPI yang notabene adalah putra dan putri purnawirawan dan putra putri TNI-Polri punya hak politik sama seperti rakyat Indonesia umumnya, akan tetapi penting saya tegaskan, politik GM FKPPI secara kelembagaan haruskah sejalan dengan posisi politik TNI dan Polri saat ini,yakni tegak lurus dengan garis politik presiden sebagai panglima tertinggi TNI dan atasan langsung Kapolri yang juga menjalankan politik kenegaraan dan kebangsaan,” ujar Ahmad Basarah dalam keterangannya Sabtu (16/9/2023).

Hal maklumat ini disampaikan Ahmad Basarah yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI, mengingat banyak kader FKPPI ini tersebar dan aktif di berbagai partai politik.

“Hal ini harus diingatkan karena dalam suasana suhu politik memanas jelang pemilu dan Pilpres 2024.

GM FKPPI merupakan organisasi generasi muda yang merupakan anak kandung TNI-Polri.

Selain itu Ahmad Basarah mengingatkan pentingnya menjaga integritas kebangsaan dalam berpolitik, dan turut berperan aktif dalam mensukseskan agenda demokrasi bangsa pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2024.
(Tim)

Pemuda Asal Sumedang Pesan Jasa Wanita Mau Enak-Enak Berujung Diperas

dutainfo.com-Jakarta: Seorang Pemuda asal Sumedang Jabar berinisial MA (36) yang berprofesi sebagai pedagang menjadi korban pemerasan usai memesan jasa wanita panggilan melalui aplikasi Michat

Korban yang hendak akan melampiaskan hawa nafsunya dengan melakukan hubungan badan layaknya suami istri bersama teman wanita barunya usai berkenalan melalui aplikasi Michat

Korban bukan mendapatkan nikmat, malah menjadi korban pemerasan oleh teman wanita yang dipesannya

Polisi pun telah mengamankan pelaku sebanyak 4 orang berikut penadah diantaranya berinisial RO (24), OZ (33), Seorang wanita berinisial MV (27) dan penadah berinisial AO (38)

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada hari rabu, 13 september 2023 sekira pukul 18.00 wib

“Korban pekerjaan sehari-harinya merupakan pedagang, korban menyewa tempat penginapan di kawasan Mangga besar Tamansari Jakarta Barat kemudian memesan jasa wanita untuk menemani korban melalui aplikasi Michat,” ujar Kompol Adhi Wananda saat dikonfirmasi, Sabtu, 16/9/2023.

Adhi menjelaskan, korban usai berkenalan kemudian menanyakan jasa wanita yang dikenal dari aplikasi michat, korban mulanya menanyakan masalah tarif dan di jawab Rp. 300.000, kemudian korban menawar Rp. 200.000, di jawab pelaku OK.

“Kemudian korban menawar lagi Rp. 150.000. Dengan alasan belum gajian, setelah itu korban bilang lagi uangnya tinggal Rp. 100 ribu dan kekurangannya ngutang dan apabila gajian akan di bayar,” ucapnya

Setelah korban dan teman wanitanya didalam kamar tidak lama kemudian para pelaku lainnya mengetuk kamar dan meminta uang kamar sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) dan meminta membayar uang booking sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) sambil menodongkan gunting.

“Karena korban tidak punya uang dan merasa takut maka pelaku memberikan HP Samsung A 11 serta kartu ATM ke para pelaku,” terang adhi

Adhi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan aplikasi jejaring sosial, terutama bagi yang ingin melakukan hal yang lain dengan orang yang belum dikenal.

Gunakan aplikasi tersebut dengan bijak

“Ia juga menyarankan agar masyarakat selalu melaporkan kejadian yang merugikan agar tidak terjadi kejadian serupa di kemudian hari,” imbuhnya

Di kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari Kompol Roland Olaf Ferdinan menjelaskan, Kami mengamankan sebanyak 4 orang pelaku berikut penadah diantaranya berinisial RO (24), OZ (33), Seorang wanita berinisial MV (27) dan penadah berinisial AO (38)

Adapun peran mereka yang kami amankan berbeda beda diantaranya, RO (24) berperan sebagai yang melakukan chat dengan korban melalui hp pelaku MV, kemudian pelaku OZ (33) berperan mendatangi kamar korban dengan membawa gunting dan mengancam korban, lalu seorang wanita berinisial MV (27) yang berperan menemani korban didalam kamar dan kami juga mengamankan penadah berinisial AO (38) yang berperan menerima gadai hp korban seharga 750.000,-

“Uang hasil gadain sebesar 750.000 kemudian dibagi rata oleh masing-masing pelaku,” ucap roland

Dari 4 orang yang diamankan kami juga melakukan pengecekan urine kepada pelaku

“Hasilnya diperoleh 2 orang positif urinenya mengandung methamphetamine dan amphetamine (sabu) berinisial RO dan OZ, “terangnya

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya ketiga pelaku dikenakan pasal 368 Kuhpidana sementara satu orang lainnya kami kenakan Pasal 480 Kuhpidana. (Tim)

Intel Kodim Depok Tangkap Letkol TNI Gadungan

dutainfo.com-Jakarta: Letnan Kolonel TNI AD gadungan bernama Rahman Nudin (36), ditangkap Intel Kodim Depok, pasalnya Rahman Nudin mengaku-ngaku sebagai anggota TNI dan menipu mantan Camat Rp 38 juta.

Pelaku diamankan pada Jumat 15 September 2023 sekitar pukul 22.00 WIB.

“Mengaku sebagai anggota TNI AD dengan pangkat Letnan Kolonel (Letkol),” ujar Kepala Urusan Humas Polres Jakarta Barat Iptu Pol Made Budi, Sabtu (16/9/2023).

Masih kata Iptu Made, pelaku ditangkap oleh Intel Kodim Depok, dan saat ditangkap pelaku masih mengenakan seragam PDH TNI AD lengkap dengan pangkatnya Letkol TNI.

“Penangkapan terhadap Rahman Nudin, berawal saat pelaku menipu mantan Camat Pancoran Mas, saat itu pelaku menjanjikan bisa memindahkan penugasan anak korban yang berdinas di NTT bisa pindah ke Jakarta,” ungkapnya.

Korban, lalu menuruti permintaan pelaku dengan memberikan uang Rp 38 juta, namun anak korban tak kunjung pindah.

Korban curiga dan selanjutnya menghubungi Babinsa.

“Pelaku sudah diserahkan ke Polres Depok, dari pihak Kodim Depok, karena pelaku bukan anggota TNI dan telah menggunakan seragam TNI AD lengkap dengan pangkat Letkol,” tutupnya.
(Tim)

Bhabinkamtibmas Polsek Tamansari Dan Tiga Pilar Evakuasi ODGJ

dutainfo.com-Jakarta: Bhayangkara Pembina Keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) kel Mangga Besar Polsek Metro Tamansari, Aiptu Sumarno, bekerja sama dengan tiga pilar, melakukan evakuasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tengah mengamuk di Jl. Kebun Jeruk 5, RT 06 RW 04, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Jumat, 15/9/2023.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, Respon cepat ini dilakukan setelah mendapatkan aduan dari masyarakat adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tengah mengamuk

“Tindakan ini dilakukan dengan melakukan koordinasi petugas dari Departemen Sosial (Depsos) dan petugas P3 S Kodya Jakarta Barat ,” ujar Kompol Adhi Wananda saat dikonfirmasi, Jumat, 15/9/2023.

Dari data yang kami peroleh Pasien ODGJ tersebut berinisial SY berumur sekitar (43), dan dia tinggal bersama Ayahnya, di alamat Jl. Kebun Jeruk 5, RT 06 RW 04, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Informasi yang diterima bahwa yang bersangkutan SY telah mengamuk semalam dan bahkan melakukan kekerasan fisik terhadap Ayahnya yang mengakibatkan luka berdarah.

“Oleh karena itu kami segera bertindak cepat dengan berkordinasi dinas terkait untuk segera melakukan evakuasi terhadap yang bersangkutan,” ucapnya

Proses evakuasi ODGJ ini tidaklah mudah, karena SY telah mengunci diri dalam kamar dan memasang gembok pada pagar rumah mereka.

“Petugas terpaksa melakukan pembongkaran paksa pada gembok pagar tersebut,” terangnya

Selanjutnya, mereka mencoba untuk berkomunikasi dengan SY secara persuasif melalui pintu kamar.

“Alhamdulillah, usaha ini berhasil, dan SY akhirnya dapat diajak berkomunikasi, ” ujar Adhi

Selanjutnya, SY dibawa ke RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Grogol, Jakarta Barat, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Tindakan cepat dan koordinasi antara Bhabinkamtibmas, tiga pilar Tamansari, petugas Depsos, dan petugas P3 S Kodya Jakarta Barat dalam menangani situasi ini telah membantu mengatasi masalah ODGJ yang mengancam keamanan keluarga tersebut.

“Semoga SY mendapatkan perawatan yang dibutuhkan untuk pemulihan fisik dan mentalnya,” tutupnya. (Tim)