Kejagung Copot Jabatan Mantan Kajati Sultra Dan Status Jaksanya Ikut Dicopot

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Agung RI, mencopot jabatan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Raimel Jesaja, sekaligus mencopot status jaksa nya, usai diperiksa Jamwas Kejagung RI.

“Sudah dihukum, sudah diperiksa, sudah dicopot jabatanya dan jaksanya sekalian dicabut,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Selasa (4/7/2023).

Saat ditanya terkait penonjoban Raimel Jesaja, Ketut mengaku tak melihat semua hasil pemeriksaan.

“Saya tak melihat semua hasil pemeriksaan yah, saya cuma lihat hukumannya, sudah dicopot dari jabatanya dan jaksanya pun dicopot,” ungkapnya.

Masih kata Ketut, pencopotan status jaksa Raimel Jesaja merupakan hukuman berat yang diberikan oleh Kejaksaan Agung RI.

Usai menjabat Kajati Sultra Raimel Jesaja, diketahui menjabat Direktur Ekonomi dan Keungan pada Jamintel Kejagung RI.
(Tim)

Bhabinkamtibmas Polsek Tamansari Bantu Warga Yang Kesulitan Berjalan

dutainfo.com-Jakarta: Sebagai seorang bhayangkara pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) dituntut agar hadir ditengah masyarakat sehingga kehadirannya dapat dirasakan manfaat dan kehadirannya

Bhabinkamtibmas dikenal kerap membantu masyarakat dalam mengatasi masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas kel maphar polsek metro taman sari Aiptu Sumarno yang dengan sigap membantu warganya yang sedang mengalami sakit

Terlihat Aiptu Sumarno membantu salah satu warganya yang kesulitan berjalan dan memberikan bantuan untuk mendorong dengan kursi roda

Aksi empati tersebut terlihat disebuah gang kecil dijalan Kebun Jeruk 15 Rt 10/08 Maphar, Tamansari Jakarta Barat

Saat dikonfirmasi Aiptu Sumarno menjelaskan, saat dirinya sedang melaksanakan sambang wilayah bersama pak lurah maphar memberikan himbauan Kamtibmas kemudian melihat ada warga binaannya yang sakit hendak akan melakukan kontrol kerumah sakit

” Karena terlihat kesulitan, kemudian saya hampiri untuk memberikan bantuan agar tidak ada kendala dalam melakukan kontrol kerumah sakit,” ujar Aiptu Sumarno Bhabinkamtibmas maphar polsek metro taman sari, Rabu, 5/7/2023.

Dirinya kemudian mengambil kursi roda dan membantu untuk mendorong menyusuri gang sempit menuju kendaraan yang telah disiapkan

Hal tersebut dirinya lakukan sebagai bentuk pelayanan untuk mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan

” Hal ini sudah menjadi kewajiban bagi saya sebagai seorang Bhabinkamtibmas untuk senantiasa peduli dan peka terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat,” ucapnya

Sementara dikesempatan yang sama Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, Peran Bhabinkamtibmas sangat vital dalam memberikan layanan atau bantuan kepolisian ditengah masyarakat

Dengan adanya aksi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Maphar Polsek Metro Taman Sari itu adalah wujud dan kedekatan polri dengan warganya, banyak hal khusus yang bisa dilakukan oleh seorang Bhabinkamtibmas untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Semoga ini bisa menjadi contoh bagi Bhabinkamtibmas jajaran untuk selalu hadir di setiap warga yang membutuhkan pertolongan” tutup Kapolsek. (Tim)

Kapuspen TNI: Jika ada oknum TNI Terlibat TPPO akan kami proses hukum

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Menanggapi pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, yang menyebut sindikat perdagangan orang selama bertahun-tahun tak tersentuh karena diduga dibekingi oleh aparat, kementerian/lembaga hingga Pemda, terkait hal tersebut diatas, Mabes TNI angkat bicara meminta BP2MI segera menyerahkan nama-nama jika ada oknum TNI terlibat.

“Terima kasih infonya. Mohon infonya nama-nama oknum TNI serahkan pada kami, pasti akan diproses hukum oleh Panglima TNI, saya jamin,” ujar Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono, kepada awak media, Rabu (5/7/2023).

Masih kata Julius, apabila ada oknum TNI yang terlibat, maka akan dibawa ke persidangan.

“Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan tegas terhadap penegakan disiplin anggota,” ungkap Julius.

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono, juga meminta BP2MI menyampaikan oknum TNI yang terlibat sehingga TNI bisa menelusuri jika ada oknum TNI yang terlibat.

Sebelumya Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam pada Selasa (4/7/2023), mengatakan ada oknum TNI-Polri terlibat, serta oknum kementerian/lembaga, terlibat dan Pemda terlibat membekingi, sehingga mengungkap sindikat perdagangan orang tak tersentuh selama bertahun-tahun.
(Tim)

Ini Kata Kejati Sumut Terkait Konglomerat Mujianto Yang Kabur Usai Vonis 9 Tahun

Foto: (ist)

dutainfo.com-Sumut: Terpidana kasus korupsi Rp 39,5 miliar Mujianto kabur usai di vonis 9 tahun penjara oleh Mahkamah Agung RI (MA), pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kini menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO), terhadap konglomerat Mujianto.

“Awalnya JPU ingin menjalankan putusan MA, namun Mujianto tak berada di rumahnya saat akan dieksekusi,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan, kepada awak media Rabu (5/7/2023).

Masih kata Yos, mengetahui Mujianto melarikan diri, Kejari Medan menerbitkan surat DPO, penerbitan DPO tersebut disetujui bersama Pejabat Daerah lingkungan setempat.

“Adapun penetapan DPO ini dilakukan sejak Minggu lalu,” ungkapnya.

Sebelumya diketahui pihak Mahkamah Agung RI, mengabulkan kasasi jaksa atas kasus korupsi Mujianto dengan pidana penjara 9 tahun, namun Mujianto tak langsung dipenjara setelah putusan itu.
(Tim)

Begal Motor Asal Lampung Terpaksa Dilumpuhkan Timah Panas Karena Melawan Petugas

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tambora Jakarta Barat, menangkap begal motor kelompok Jabung, Lampung, yang menggasak motor di wilayah Pasar Pagi Asemka, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Polsek Tambora menyebut dalam satu hari kelompok ini bisa menggasak motor sebayak 5 unit.

“Ya benar tersangka OF diamankan pada Minggu 2 Juli 2023, setelah melakukan pencurian motor di wilayah Pasar Pagi Asemka, Pinangsia dan Tamansari, Jakarta Barat, pelaku terpaksa ditembak polisi karena melawan petugas,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, kepada awak media, Selasa (4/7/2023).

Masih kata Putra, pelaku OF terpaksa kita lumpuhkan di bagian kaki karena berusaha melawan saat proses pencarian motor hasil curian.

“Saat diinterogasi, OF mengaku bisa menggasak motor dalam satu hari 5 unit, dan mereka memilih waktu pencurian di hari Minggu,” ungkapnya.

Masih sambung Kompol Putra, pelaku OF ini diketahui dua kali residivis kasus yang sama.

Kelompok ini setelah melakukan pencurian motor, akan dikumpulkan di parkiran Rumah Sakit Atma Jaya Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.

Setelah terkumpul banyak motor hasil curian ini dijual kepada penadah bernama Hengki (DPO).

Kami masih memburu pelaku lainya, tutupnya.
(Tim)