Dandim 0503/JB Hadiri Apel Personel Gabungan Operasi Lilin 2019

Foto: Personel Kodim 0503/JB saat apel gelar pasukan gabungan dalam rangka Pam Nataru.

dutainfo.com-Jakarta: Apel gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2019, digelar Polres Jakarta Barat bersama unsur Kodim 0503/JB, dan Pemkodya Jakarta Barat.

Apel gelar pasukan gabungan ini mengambil tema Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya-2019,Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, apel dilaksanan, Kamis (19/12/2019).

Sebanyak 1.203 Personel Polri dan 200 Personel TNI serta Pemkodya diterjunkan menjaga pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020.

Dalam amanatnya Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Sik, MH, mengatakan apel ini dilakukan secara serentak bertujuan guna memastikan kesiapan personel dan peralatan pengamanan.

“Soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” ujar Kombes Hengki.

Masih kata Kapolres, Operasi Lilin 2019 merupakan operasi Kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai Senin tanggal 23 Desember 2019 hingga Rabu tanggal 1 Januari 2020.

“Personel pasukan melibatkan TNI-Polri, Pol PP, Dishub, Pramuka, dan Citra Bhayangkara, dan Mitra Jaya.

Pengamanan pelaksanaan tugas untuk menjaga titik rawan, terorisme, konvoi, kebakaran yang menyalakan kembang api, tawuran, sweping ormas, dan lain sebagainya,” ungkap Hengki.
Sementara ditempat yang sama Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos mengatakan personel Kodim 0503/JB dan siap membantu Polres Jakarta Barat dalam pengamanan Operasi Lilin 2019.

“Kodim 0503/JB siap mendukung kelancaran operasi Lilin 2019, serta siap mendukung personel dan alutsista yang dibutuhkan,” tegas Kolonel Valian.

Hadir dalam apel tersebut diantaranya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos, Para Perwira Polres Jakarta Barat, dan Instansi terkait.
(Elw/Hdr)

Polres Jakbar Gelar Apel Gabungan Pam Nataru

Foto: Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi saat memimpin apel gelar pasukan Pam Nataru.

dutainfo.com-Jakarta: Apel gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2019, digelar Polres Jakarta Barat bersama unsur Kodim 0503/JB, dan Pemkodya Jakarta Barat.

Apel gelar pasukan gabungan ini mengambil tema Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya-2019,Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, apel dilaksanan, Kamis (19/12/2019).

Sebanyak 1.203 Personel Polri dan 200Personel TNI serta Pemkodya diterjunkan menjaga pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020.

Dalam amanatnya Kapolres JakartaBarat Kombes Hengki Haryadi Sik, MH, mengatakan apel ini dilakukan secara serentak bertujuan guna memastikan kesiapan personel dan peralatan pengamanan.

“Soliditas para pemangkukepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” ujar Kombes Hengki.

Masih kata Kapolres, Operasi Lilin 2019 merupakan operasi Kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai Senin tanggal 23 Desember 2019 hingga Rabu tanggal 1 Januari 2020.

“Personel pasukan melibatkan TNI-Polri, Pol PP, Dishub, Pramuka, dan Citra Bhayangkara, dan Mitra Jaya.

Pengamanan pelaksanaan tugas untuk menjaga titik rawan, terorisme, konvoi, kebakaran yang menyalakan kembang api, tawuran, sweping ormas, dan lain sebagainya,” ungkap Hengki.

Sementara ditempat yang sama Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos mengatakan personel Kodim 0503/JB dan siap membantu Polres Jakarta Barat dalam pengamanan Operasi Lilin 2019.

“Kodim 0503/JB siap mendukung kelancaran operasi Lilin 2019, serta siap mendukung personel dan alutsista yang dibutuhkan,” tegas Kolonel Valian.

Hadir dalam apel tersebut diantaranya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos, Para Perwira Polres Jakarta Barat, dan Instansi terkait.
(Elw/Hdr)

Apes Pelaku Jambret HP Di Jakbar Ditangkap Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tambora Jakarta Barat, mengamankan dua pelaku aksi jambret yakni AW (25) dan HI (28), di Tambora, Jakarta Barat pada Senin (16/12) malam.

Korban saat itu tengah asyik chat di Whats App di pinggir Jalan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.

“Ya benar saat itu korban tengah berhenti guna membalas Whats App hingga datang dua pelaku dari samping kanan dan merampas HP Korban,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manossoh SH, pada awak media, Rabu (18/12/2019).

Masih kata Iver Son, mengetahui hal itu korban berteriak minta tolong, sejumlah warga kemudian mengejar pelaku hingga ke arah Krendang.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menambahkan saat kejadian kebetulan ada anggota Polsek Tambora yang sedang observasi wilayah, sehingga terikan warga didengar petugas dan bersama-sama mengejar pelaku.

“Dengan dibantu warga anggota berhasil mengamankan dua pelaku AW dan HI,” ungkap AKP Supriyatin.

Hingga kini kedua pelaku dan barang bukti masih berada di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, guna proses hukum lanjutan,tutupnya.
(Elw/Hdr)

Kejaksaan Agung Temukan Dugaan Korupsi Di Jiwasraya

Foto: Jampidsus Adi Toegarisman

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung mulai melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara.

“Kalau yang namanya kasus pasti ada calon tersangka, tapi kapan sampaikan ada SOP ketika fakta dan alat bukti sudah ada kepastian, dan kita tentukan siapa yang bertanggung jawab pasti nanti,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Adi Toegarisman, Rabu (18/12/2019).

Masih kata Adi Toegarisman pihak penyidik Kejaksaan Agung sudah bekerja sejak 17 Desember lalu, dari proses penyidikan itu Kejaksaaan menemukan indikasi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi Jiwasraya.

Pada penyelidikan tahap pertama pihak Kejaksaan menemukan penempatan 22,4 persen saham sebesar Rp 5,7 triliun dari aset finansial sebanyak 95 persen dari Rp 5,7 triliun itu ditempatkan pada perusahaan dengan kinerja buruk, sisanya pada perusahaan dengan kinerja baik.

Selanjutnya ditemukan penempatan 59,1 persen reksa dana senilai Rp 14,9 triliun dari aset finansial sebanyak 98 persen dari Rp 14,9 triliun itu dikelola manajer investasi berkinerja buruk dan sisanya berkinerja baik.

Sementara Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan PT Jiwasraya sampai dengan Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara Rp 13,7 triliun, ini merupakan perkiraan awal dan diduga akan lebih dari itu.

Selanjutnya pihak Kejaksaan Agung tengah menargetkan waktu tiga bulan guna penyelesaian dan melimpahkan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya ke tahap proses hukum selanjutnya. (Tim)

Kapolri Koordinasi Dengan Jaksa Agung Terkait Tim Terpadu

Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin Dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

dutainfo.com-Jakarta: Polri akan gandeng pihak Kejaksaan Agung untuk membentuk tim khusus guna menanggani kasus-kasus penyelundupan kendaraan mewah yang terbongkar baru-baru ini.

“Ya saya telah lapor sama Jaksa Agung, kami akan bentuk tim hukum terpadu,” ujar Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, pada awak media, Rabu (18/12/2019).

Masih kata Kapolri Jenderal Idham Azis, penyelundupan harus ditindak secara tegas sehingga para pelaku yang sudah tertangkap tidak lagi mengulangi perbuatannya.

“Kita berikan efek jera sehingga nantinya tidak ada lagi kasus penyelundupan,” ungkapnya.

Sementara Jaksa Agung ST Burhanuddin, kami pihak Kejaksaandan Mabes Polri telah sepakat melakukan sinergi lanjutan dalam menanggani kasus penyelundupan mobil mewah mulai dari penindakan hingga proses hukum berjalan.

Nantinya tim ini ditugaskan guna mempercepat proses penyelidikan,penyidikan, dan penuntutan kasus penyelundupan tersebut.

“Jumlah personel dalam tim tersebut akan disesuaikan dengan skala kasus yang ditangani,” kata Burhanuddin.

Sebelumnya diberitakan Dirjen Bea Dan Cukai melakukan koordinasi dengan Polri, Kemenhub, TNI dan Kejaksaan. Telah menggagalkan aksi penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah masuk ke Indonesia via pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
(Tim)