Wajagung: Kasipenkum Kejati agar berikan informasi untuk wartawan

Foto: Wakil Jaksa Agung RI Arminsyah (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung melalui Wakil Jaksa Agung (Wajagung) meminta kepada kepala seksi penerangan dan hukum se Kejaksaan Tinggi Indonesia agar terus mendorong terwujudnya optimalisasi informasi publik oleh seluruh jajaran Kejaksaan RI.

” Informasi tidak selalu bed news is a good news tapi a good news bisa juga good news semua bagaimana kita mengemasnya, sehingga informasi yang disampaikan pada wartawan berguna bagi masyarakat,” ucap Wakajagung Arminsyah, (25/9/2019).

Arminsyah juga mengakui ada kemajuan pemenuhan informasi publik oleh para Kasi Penkum baik yang disalurkan melalui Puspenkum Kejagung maupun disampaikan langsung ke masyarakat.

“Kejaksaan Agung selalu monitor via video Conference dan sudah berjalan baik dan harus lebih ditingkatkan,” tegas Arminsyah.

Himbauan Wakil Jaksa Agung Arminsyah ini dikatakan saat kegiatan evaluasi penggunaan Drone oleh para Kasi Penkum Se Kejati Indonesia di Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan Jakarta Selatan.
(Tim)

Polisi Amankan 200 Pelajar Terkait Aksi Demo

Foto: Aksi unjuk rasa pelajar di DPR RI

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kepolisian telah mengamankan 200 pelajar yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.

“Ya benar tadi ada siswa yang melakukan unjuk rasa didepan gedung DPR dan kita amankan sekitar 200 an pelajar,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono, Rabu (25/9/2019).

Masih kata Kombes Argo, hingga kini pihak kepolisian masih memeriksa massa pendemo yang tidak memiliki izin pemberitahuan aksi unjuk rasa.

“Tidak ada pemberitahuan untuk demo hari ini, jadi kita amankan,” ungkap Argo.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif dan dilakukan pendataan, tutup Kombes Argo.
(Tim)

Sambut HUT TNI Ke-74 Kodim 0503/JB Tanam Bibit Pohon

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos saat menanam bibit pohon di Masjid KH Hasyim Ashari Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Kodim 0503/JB melaksanakan kegiatan penghijauan lingkungan dengan cara menanam ratusan bibit pohon di Halaman Masjid KH Hasyim Ashari di Jalan Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal tersebut dalam rangkaian HUT TNI ke-74, dengan tema “Bersama hijaukan kembali bumi Indonesia sebagai wujud kepedulian masa depan Generasi Penerus Bangsa”.

Dalam kesempatan ini Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos melaksanakan penanaman pohon secara simbolis, penanaman awal bibit dengan 265 bibit pohon, 200 untuk bibit Ketapang, 25 bibit Jambu, 25 bibit Sirsak dan 15 bibit Jambu.

“Saya harap dengan bibit pohon yang kita tanam ini menjadi bermanfaat buat masyarakat yang ada disini, bibit pohon yang kita lestarikan ini akan menjadi lahan penghijauan yang berada di sekitar Masjid KH Hasyim Ashari,” ujar Dand im Letkol Valian.

Lebih lanjut Letkol Valian meminta jangan sampai pohon yang saya tanam ini setelah beberapa bulan kedepan tak ada bentuknya sambil melempar senyuman khasnya saat menyiram bibit pohon.

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos, Kapolsek Cengkareng Kompol diwakili Iptu Hartoyo, Kanit Polmas Polres Jakarta Barat Iptu Tanuri, Pasiter Kodim 0503/JB Kapten Arh Rizki Prima, Para Danramil, dan Kepala Sekretariat Masjid KH Hasyim Ashari.
(Hdr/tim)

Polda Metro Jaya: 39 polisi dan 265 mahasiswa terluka saat Demo

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edy Pramono, saat Konpers terkait kericuhan aksi demo di Ged DPR RI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebutkan ada 39 polisi dan mahasiswa jadi korban luka saat demo di Gedung DPR RI Jakarta Pusat yang berakhir pada kericuhan.

“Kita sudah melakukan pendataan ada 254 yang dirawat jalan di berbagai rumah sakit dan 11 orang lainnya dirawat inap,” ujar Irjen Eddy Gatot Eddy, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (25/9/2019).

Namun Kapolda Metro Jaya tidak merinci luka apa saja dari pihak mahasiswa dan polisi.

Kami masih melakukan pendalaman apa penyebabnya.

“Terdapat mahasiswa yang terkena gas air mata lantas dorong-dorongan,” ungkapnya.

Selain adik-adik mahasiswa juga terdapat korban dari pihak kepolisian yang terluka saat mengamankan demo.

“Ada kerugian korban dari kepolisian sebanyak 39 orang luka terkena lemparan batu, ada juga yang tangannya patah sekarang masih dirawat inap,tutup Gatot.
(Tim)

Polda Metro Jaya: 39 polisi dan 265 mahasiswa terluka saat Demo

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edy Pramono, saat Konpers terkait kericuhan aksi demo di Ged DPR RI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebutkan ada 39 polisi dan mahasiswa jadi korban luka saat demo di Gedung DPR RI Jakarta Pusat yang berakhir pada kericuhan.

“Kita sudah melakukan pendataan ada 254 yang dirawat jalan di berbagai rumah sakit dan 11 orang lainnya dirawat inap,” ujar Irjen Eddy Gatot Eddy, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (25/9/2019).

Namun Kapolda Metro Jaya tidak merinci luka apa saja dari pihak mahasiswa dan polisi.

Kami masih melakukan pendalaman apa penyebabnya.

“Terdapat mahasiswa yang terkena gas air mata lantas dorong-dorongan,” ungkapnya.

Selain adik-adik mahasiswa juga terdapat korban dari pihak kepolisian yang terluka saat mengamankan demo.

“Ada kerugian korban dari kepolisian sebanyak 39 orang luka terkena lemparan batu, ada juga yang tangannya patah sekarang masih dirawat inap,tutup Gatot.
(Tim)