Perwira Polsek Kembangan Kena OTT Propam Mabes Polri

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: TIm Operasi Tangkap Tangan (OTT) Propam Mabes Polri, amankan Perwira Pertama Polri yang berdinas sebagai Kanit Reskrim Polsek Kembangan berinisial AKP VS.

“Ya benar sampai saat ini yang bersangkutan masih menjalani penyidikan, di Propam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pada awak media, Kamis (7/6/2018).

AKP VS kena OTT oleh Divisi Propam Mabes Polri, Tim juga berhasil menyita sejumlah uang. Polisi juga akan memeriksa korban dugaan tindak kekerasan tersebut, ungkap Kombes Argo Yuwono.

“Untuk kronologisnya masih didalami oleh penyidik Propam,” paparnya.
Jadi kita tunggu saja kronologisnya, kita masih mengedepankan azas praduga tak bersalah terhadap terduga, tutup Kombes Argo Yuwono.

Sementara Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan Biro Paminal Divisi Propam Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap AKP VS atas dugaan melakukan pemerasan.

“Masih menjalani pemeriksaan karena kasus percobaan pemerasan,” ucap Irjen Pol Martuani Sormin.
Masih kata Sormin Kanit Reskrim Polsek Kembangan, Jakarta Barat AKP VS diduga menyalahgunakan wewenang dengan meminta sejumlah uang.

Masih didalami oleh penyidik Paminal, sedang dimintai keterangan, ungkapnya singkat. (Hdr/tim)

Kejaksaan Tinggi DKI Berkas RJ Pengancam Presiden Jokowi, Sudah Lengkap

Foto: Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi

dutainfo.com-Jakarta: Berkas perkara kasus pengancaman Presiden Joko Widodo, yang dilakukan RJ dinyatakan sudah lengkap (P21) oleh Pihak Kejati DKI Jakarta.

Kasipenkum Kejati DKI Nirwan Nawawi mengatakan setelah mempelajari berkas perkara atas nama anak yang berkonflik RJT, tim jaksa peneliti menilai berkas dianggap telah memenuhi syarat formil maupun materil sebagai mana Pasal 138 dan 139 KUHAP,” ujar Nirwan Nawawi, pada awak media (7/6/2018).

Masih kata Nirwan pihak Kejati DKI telah mengeluarkan surat pemberitahuan hasil penyidikan atas nama tersangka RJ yang sudah dinyatakan lengkap hari ini.

Tersangka akan dijerat beberapa pasal, ancaman hukuman maksimal 6 Tahun dari pasal 45 ayat 4 UU ITE, namun karena sistem peradilan anak maka diatur menjadi setengahnya sehingga ancaman hukuman 3 tahun penjara.

“Tersangka melakukan tindak pidana Pasal 45 ayat (4) jo Pasal 27 ayat (4) UUITE atau Pasal 336 KUHP,” ungkap Nirwan.

Sebelumnya diketahui tersangka RJ viral di media sosial sedang memegang foto Presiden Joko Widodo sambil menunjuk-nunjuk akan menembak Jokowi.

Namun atas kelakuan putranya sang orang tua H sudah meminta maaf dan menyatakan putranya tidak bermaksud menghina Presiden Jokowi. (Tim)

Program Jaksa Masuk Pesantren, Akan Dilaksanakan Kejari Depok

Foto: Kasi Intelejen Kejari Depok Kosasih SH.MH

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Negeri Depok melalui Seksi Intelijen akan melaksanakan kegiatan program Jaksa Masuk Pesantren (JMP) dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum.

“Ya Program Jaksa Masuk Pesantren ini hampir serupa dengan program Jaksa Masuk Sekolah bertujuan sama mengembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan khususnya bagi santri dan santriwati,” ujar Kasi Intelijen Kejari Kota Depok Kosasih SH MH, pada awak media (7/6/2018).

Para santri dan santriwati memang seharusnya mendapatkan pengetahuan ilmu hukum sejak dini. Selain itu JMP sendiri adalah salah satu langkah pihaknya dalam membangun sistem hukum yang mencakup tiga komponen, yakni struktur Hukum, substansi Hukum, dan Budaya Hukum, ungkap mantan Kasi Datun Kejari Jakbar ini.

Masih kata Kosasih program ini akan diselenggarakan pada Jum’at 8 Juni 2018 bertempat di Pesantren Nuruzzahroh Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Sukmajaya. Nantinya para santri akan diberikan pemahaman materi hukum.

“Program ini juga bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tugas pokok serta fungsi di kalangan santri”, ucapnya.

Selain fungsi penegakan hukum, Kejaksaan juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan dan penyuluhan hukum.

Nanti kami akan sampaikan beberapa materi diantaranya mengenal bahaya narkoba serta dapat mengenali Undang-undang yang akan menjerat bila menggunakan obat terlarang.

Kasi Intelijen Kejari Depok Kosasih juga berharap dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum, tutupnya. (Hendrik)

Mitra Jaya Kodim 0503/JB Turut Serta Apel Operasi Ketupat Jaya 2018

Foto: Mitra Jaya Kodim 0503/JB bersama Wadan Ramil 01 Tamansari saat apel operasi ketupat jaya 2018 di Halaman Museum Kota Tua Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Gelar apel operasi ketupat jaya 2018, dalam rangka pengamanan Hari Raya Lebaran, di laksanakan di Halaman Museum Kota Tua, Jakarta Barat pada Rabu (6/6/2018), bertindak selaku Inspektur upacara Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.

Apel gabungan operasi ketupat jaya 2018 ini diikuti 1500 personel gabungan Kodim, Polres, Dishub, Satpol PP, Mitra jaya Kodim 0503/JB, Citra Bhayangkara Jakarta Barat, dan PMI Jakarta Barat.

Ketua Mitra Jaya Kodim 0503/Jakarta Barat Bhakti Dewanto SH MH mengatakan sangat berterimakasih pada Kodim dan Polres Jakarta Barat, yang telah melibatkan anggota Mitra Jaya dalam melaksanakan operasi ketupat jaya 2018, ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Mitra Jaya Jakarta Barat bisa turut berperan aktif membantu tugas pengamanan pada Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

“Kami akan semaksimal mungkin membantu tugas mulia ini yang dipercayakan Kapolres dan Dandim Jakarta Barat,” ujar Bhakti Dewanto yang juga berprofesi sebagai Advocad, pada dutainfo.com, Rabu (6/6/2018).

Dalam amanatnya pada apel operasi ketupat Jaya 2018 Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi mengatakan akan terus melakukan sinergitas dengan pihak kepolisian dan terkait guna membantu tugas Kamtibmas diwilayah Jakarta Barat.

Pantauan dutainfo.com pada kegiatan gelar apel operasi ketupat jaya 2018 dihadiri antara lain Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi SH, Para Perwira Staf Polres Jakarta Barat, Para Kapolsek, Danramil 01 Tamansari, Para Perwira Staf Kodim 0503/JB, Satpol PP, Dishub Jakarta Barat, Mitra Jaya Kodim 0503/JB, dan Citra Bhayangkara Jakarta Barat. (Hdr/Chand)

Polres, Kodim, Dan Walikota Jakbar Gelar Operasi Ketupat Jaya

Foto: Kapolres Jakarta Barat, Dandim 0503/JB Walikota Jakarta Barat saat apel operasi ketupat jaya 2018 (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 aparat Polres, Kodim dan Walikota Jakarta Barat, Gelar apel Akbar Operasi Ketupat Jaya di halaman museum kota tua, Jakarta Barat (6/6/2018).

Apel dimulai pada pukul 8.00 WIB, bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.

Kegiatan apel operasi ketupat jaya ini diikuti 1500 personel gabungan Kodim 0503/JB, Polres Jakarta Barat, Satpol PP, Dishub Jakarta Barat, Mitra Jaya Kodim 0503/JB, dan Citra Bhayangkara Jakarta Barat.

Foto: Peserta apel ketupat jaya 2018

Dalam amanatnya Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan segala kegiatan masyarakat selama liburan lebaran 2018 akan mendapat pengamanan polisi. Warga yang akan mudik juga mendapat pengamanan sejak dari terminal, Bandara, stasiun menuju kampung halaman.

Masih lanjut Hengki, sasaran yang pertama operasi ketupat jaya adalah orang. Orang siapa? Orang yang akan mudik, Orang yang akan belanja, Orang yang akan berekreasi, Orang yang akan sembahyang. Semua akan kita lakukan pengamanan. Ditempat agama juga akan kita lakukan pengamanan semua. ungkapnya.

Sementara Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, menyampaikan akan terus melakukan sinergitas dengan pihak kepolisian dan terkait guna membantu tugas Kamtibmas diwilayah Jakarta Barat.
Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi SH juga memberikan sambutannya mengatakan pihaknya akan selalu bersinergi dengan aparat kepolisian dan terkait dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat jelang hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Pantauan dutainfo.com hadir pada apel operasi ketupat jaya 2018 diantaranya Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, Para Kasat, Kanit Polres Jakarta Barat, Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi, Para Perwira Staf Kodim 0503/JB, Danramil Tamansari Mayor Inf Rohani, Kapolsek Tamansari, Mitra Jaya Kodim 0503/JB, dan Citra Bhayangkara Jakarta Barat. (Hdr/Chand)