Tanggulangi Bencana Banjir Koramil 03/GP Siapkan Dapur Umum 

Foto: Prajurit Koramil 03/GP siap membantu masyarakat 

dutainfo.com-Jakarta: Latihan penanggulangan bencana banjir yang digelar Korem 052/Wijayakrama yang melibatkan seluruh personel dari Kodim 0503/Jakarta Barat dan Koramil 03/Grogol Palmerah, tak hanya bertugas mengevakuasi korban bencana banjir saja, akan tetapi prajurit Koramil 03/GP di tuntut untuk dapat menyiapkan logistik, seperti pengelolaan dapur umum.

” Ya selain evakuasi para korban bencana banjir nantinya personel Koramil juga disiapkan dapat mengelola dapur umum guna memberikan makanan bagi korban bencana,” ujar Danramil 03/Grogol Palmerah Kapten Inf Jefriansen Sipayung Rabu (15/1 1/2017).

Dalam rangka antisipasi bencana banjir diwilayah Korem 052/Wijayakrama telah melaksanakan kegiatan latihan penanggulangan banjir dengan melibatkan personel TNI dari seluruh Kodim yang berada diwilayah Korem 052/Wkr, termasuk diantaranya Koramil 03/GP, kata Kapten Jefri.

Hal ini tentu sangat berguna bagi personel Koramil 03/GP dan telah kita siapkan para personel yang mengikuti latihan ini, selain itu prajurit Koramil juga dituntut peka terhadap situasi kejadian diwilayahnya, mengingat hujan sudah mulai turun di kota jakarta, maka kami sudah mengambil langkah- langkah antisipasi bencana banjir apabila terjadi, untuk membantu masyarakat, termasuk menyiapkan logistik berupa dapur umum, jelas Jefriansen.

Sementara Bintara Koramil 03/GP Sertu Efrizal dalam latihan penanggulagan bencana, para Babinsa nantinya tak hanya melakukan evakuasi terhadap warganya saja, akan tetapi diminta agar dapat menyiapkan logistik berupa bahan makanan dan juga harus mampu mengelola bahan makanan bagi warga korban banjir, di dapur umum nantinya.

Kami personel Koramil 03/GP bangga bisa membantu masyarakat kapanpun, dimanapun dan apapun, tutup Efrizal. (Hdr)

Dittipidkor Mabes Polri, Serahkan Tersangka Alkes Ke Kejari 

Foto: Gedung Bareskrim Mabes Polri

dutainfo.com-Jakarta: Berkas perkara dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan dasar di Ditjen Bin kesmas Kementerian Kesehatan, telah rampung diperiksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri.

” Ya telah rampung atas nama tersangka Ateng Hermawan, jabatan tahun 2006 sebagai manajer institusi atau manajer trading, merangkap kepala cabang pedagang besar farmasi PT Kimia Farma Trading And Distribution cabang Jakarta Majapahit,” ungkap Kasubdit I Direktorat Tipikor Mabes Polri Kombes Pol Arief Adiharsa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/11).

Tersangka Ateng berikut barang bukti berupa alat kesehatan yang tidak sesuai spesifikasinya, dan uang Rp 7,8 miliar, sudah diserahkan penyidik kepada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dan berkas perkara Ateng Hermawan sudah dinyatakan lengkap (P21), oleh Kejagung pada Selasa, 31 Oktober 2017, ucap Kombes Arief.

Ateng Hermawan dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP. (tim)

Prajurit Koramil 03/GP Di libatkan Latihan Bencana Alam 

Foto: Anggota Koramil 03/GP saat latihan penanggulangan banjir

dutainfo.com-Jakarta: Komando Resort Militer 052/Wijayakrama, mengadakan kegiatan latihan bersama dalam penanggulangan bencana banjir di wilayah DKI Jakarta, dan Tangerang, latihan ini melibatkan semua prajurit yang berada di wilayah Korem 052/Wijayakrama, termasuk para prajurit Koramil 03/Grogol Palmerah.

” Ya anggota kami juga dilibatkan dalam latihan penanggulangan bencana banjir,” ujar Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung saat dihubungi via selularnya (14/11).

Masih kata Jefriansen, latihan ini digelar agar kesiapan TNI dalam menghadapi bencana alam seperti banjir nantinya sudah siap dan siaga seluruh personelnya.

Video Anggota Koramil 03/ GP saat pelatihan penanggulangan bencana banjir

Lebih lanjut Kapten Jefri mengatakan mengingat musim hujan telah tiba dan cuaca tidak menentu serta khawatir banjir diwilayah maka prajurit Koramil 03/GP juga dituntut agar peka terhadap bencana alam banjir, membantu evakuasi warganya dengan menggunakan perahu karet yang sudah siaga di kesatuan-kesatuannya.

Sementara Sertu Efrizal dari Koramil 03/GP, Kodim 0503/Jakarta Barat, mengatakan sangatlah bangga kami diikut sertakan dalam latihan dan penanggulangan bencana alam banjir ini yang dilaksanakan oleh Komando atas yakni Korem 052/Wkr, tentu yang menjadi kebanggaan kami sebagai prajurit adalah bisa membantu warga yang dalam kesulitan, maka kami “Siap melakukan yang terbaik bagi warga” tutup Sertu Efrizal. (Hdr)

Jaksa Agung Lantik 257 Jaksa 

Foto: Jaksa Agung M Prasetyo

dutainfo.com-Jakarta: Pelantikan 257 Jaksa, di Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan, Ragunan, Jakarta oleh Jaksa Agung, Senin (13/11/2017), kali ini berbeda, peserta pelantikan dan Inspektur upacara harus berada tetap dilapangan upacara saat hujan deras mengguyur.

” Ya ini merupakan ujian bagi mereka, karena kedepan tantangan, hambatan dan penugasan juga semakin besar,” ujar Jaksa Agung M Prasetyo.

Masih ucap M Prasetyo, air hujan adalah kehidupan, dimana ada air disitu ada rezeki.

Jaksa Agung yang bertindak sebagai Irup juga sempat kehujanan bersama para pejabat eselon yang turut hadir pada pelantikan para Jaksa.

Pantauan dutainfo.com di Badiklat Kejaksaan ada sekitar 257 Jaksa yang di lantik mereka adalah lulusan gelombang kedua tahun ajaran 2017. (Iyl/tim)

Ibu Kandung Tega Aniaya Anak Hingga Tewas 

dutainfo.com-Jakarta: NW (25), seorang ibu kandung diduga menganiaya anak kandungnya hingga tewas (11/11/2017).

Anak kandungnya GW (5) menderita luka memar di bagian tubuhnya, saat di bawa ke Rumah Sakit Graha Kedoya, Jakarta Barat, sang anak menghembuskan nafas terakhirnya saat diperiksa dokter, terdapat luka memar dibagian kaki dan tangan kanan dan kirinya, serta ditemukan bekas ikatan tali di bagian tangan dan kaki.

” Ya penyebab kematian GW adalah karena dianiaya,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Sitepu pada awak media.

Masih kata Edy dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Asem Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, telah ditemukan beberapa potongan tali rafia yang diduga bekas mengikat korban.

Kami juga masih memeriksa beberapa saksi diantaranya Mariono yang berprofesi sebagai pengojek online, NW memesan ojek online ini minta diantar ke RS Graha Kedoya, dengan membawa serta korban GW yang tak lain adalah anak kandungnya, dalam keadaan kondisi melemah, ungkap AKBP Edy.

Sesampai di Rumah Sakit, GW dinyatakan sudah meninggal dunia oleh dokter, tambah Edy.

Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Metro Kebon Jeruk dan Polres Jakarta Barat. (Hdr/iyl)