dutainfo.com-Jakarta: Polisi menangkap 3 orang remaja saat akan tawuran di Limo, Depok, Jawa Barat.
“Ya benar peristiwa itu terjadi pada Senin (19/1/2026), pukul 21.30 WIB di Jl H Ribut Limo, Depok, Jabar, mulanya ketiga saksi berinisial D, U dan Y tengah berjaga di Perumahan Cakra melihat 15 remaja berboncengan motor,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi, Rabu (21/1/2026).
Masih kata Made, ketiga saksi sedang jaga di Perumahan Cakra melihat sekelompok remaja sekitar 15 sepeda yang berboncengan dua dan tiga yang membawa senjata tajam melintas.
“Ketiga saksi kemudian menangkap tiga pemuda berinisial SH, MH, dan MH yang membawa clurit saksi melaporkan peristiwa itu ke Bhabinkamtibmas Aiptu Justan,” ungkapnya.
Selanjutnya ke 3 orang itu diamankan ke Pospol Limo dan melaporkan ke Pawas Ipda Jarot, sambung AKP Made.
Sekitar pukul 22.00 WIB piket fungsi Polsek Cinere tiba di lokasi, ke tiga pelaku tawuran diamankan ke Polsek Cinere. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir serta memastikan keamanan dan kenyamanan warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kembangan Utara Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Aiptu Bambang Harwanto, melaksanakan kegiatan pengecekan Rumah Pompa Kembangan Utara RW 001 sekaligus pemantauan ketinggian air Kali Angke yang melintas di wilayah Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Rabu (21/01/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan di Rumah Pompa Kembangan RW 001 yang berlokasi di Jl. KH. Hasyim RT 001/001, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri melalui peran Bhabinkamtibmas dalam menghadirkan rasa aman serta kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan petugas rumah pompa, Bapak Adam, diketahui bahwa ketinggian air Kali Angke saat ini berada di angka 170 cm, mengalami kenaikan dari kondisi normal sekitar 50 cm, namun masih dalam batas aman. Selain itu, kondisi dua unit mesin pompa dinyatakan berfungsi dengan baik dan optimal, ” ujar Aiptu Bambang Harwanto
Sebagai langkah penguatan antisipasi, saat ini juga terdapat penambahan satu unit mesin pompa penyedot air dengan kapasitas 1.000 liter per detik, sehingga mampu mendukung upaya pengendalian debit air apabila terjadi peningkatan lebih lanjut.
Hingga saat pengecekan dilakukan, situasi di wilayah Kelurahan Kembangan Utara terpantau aman dan kondusif, dengan kondisi nihil genangan air maupun pohon tumbang.
Bhabinkamtibmas terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas maupun bencana lingkungan.
Kegiatan ini mencerminkan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan peduli terhadap keselamatan warga, serta komitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ekstasi di Jakarta Barat.
Polisi menangkap dua orang tersangka beserta barang bukti 500 butir pil ekstasi.
“Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya langsung menyelidiki dan mendatangi lokasi yang dimaksud, petugas kemudian mengamankan 2 orang tersangka dan menggeledah tempat kejadian perkara,” ujar Plh Kanit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Joko, Selasa (20/1/2026).
Masih kata Joko, kedua tersangka A (35), dan F (25), keduanya berjenis laki-laki, mereka diamankan di Apartemen Mediterania Jl Gajah Mada, Jakarta Barat.
Dari tangan kedua tersangka petugas menyita 500 butir pil ekstasi, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tersangka mengakui ekstasi itu diperoleh dari seorang berinisial A yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).
Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, kegiatan “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan di kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (20/01/2026)
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang sarat nilai kebersamaan, toleransi, serta pelestarian budaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimko dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Hj. Rani Mauliana, Walikota Administrasi Jakarta Barat Ibu Iin Mutmainnah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, serta unsur DPRD, BPN, TNI-Polri, para camat, lurah, dan tokoh masyarakat.
Sebelum acara “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan rangkaian kegiatan diawali dengan walking tour Bazar Imlek dan Pasar Petak 9 bersama wagub DKI Jakarta Bpk Rano Karno, dilanjutkan kunjungan ke Pos RW 01 Glodok dan Vihara Dharma Bakti sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman dan nilai sejarah kawasan Pecinan.
Rombongan kemudian menuju Gedung Candranaya, yang disambut dengan tarian Barongsai, menambah nuansa budaya yang kental dan penuh kehangatan.
Pada sesi dialog bersama warga, Kapolres Metro Jakarta Barat menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai agent of change dalam menjaga kerukunan dan melestarikan budaya.
Ia menyampaikan bahwa semangat program Gubernur DKI Jakarta, Kapolda dan Pangdam adalah sama yaitu “Jaga Jakarta” selaras dengan pilar Kapolda Metro Jaya hanya pilar-pilarnya saja yang sedikit berbeda, yakni Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Pilar dari Bapak Kapolda adalah “Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah”.
Kami semua perangkat Pemerintahan sudah diberikan amanah untuk menjaga Jakarta Barat agar terciptanya lingkungan yang aman, tentram dan damai.
Maka dari itu diharapkan untuk warga masyarakat ikut serta menjaga keamanan diwilayah Jakarta Barat.
Seperti pada sub tema yang melibatkan generasi muda untuk menjaga Jakarta. Jadi harapan kepada Bapak Ibu untuk menyertakan anak2nya ikut menjaga lingkungannya.
Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana warga menyampaikan aspirasi, harapan, dan masukan secara langsung kepada para pemangku kebijakan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian cendera mata sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga Jakarta Barat tetap aman, damai, dan harmonis.
Melalui kegiatan Ngopi Forkopimko ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif serta keberagaman budaya yang terus terjaga sebagai kekuatan Jakarta Barat. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, kegiatan “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan di kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (20/01/2026)
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang sarat nilai kebersamaan, toleransi, serta pelestarian budaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimko dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Hj. Rani Mauliana, Walikota Administrasi Jakarta Barat Ibu Iin Mutmainnah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, serta unsur DPRD, BPN, TNI-Polri, para camat, lurah, dan tokoh masyarakat.
Sebelum acara “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan rangkaian kegiatan diawali dengan walking tour Bazar Imlek dan Pasar Petak 9 bersama wagub DKI Jakarta Bpk Rano Karno, dilanjutkan kunjungan ke Pos RW 01 Glodok dan Vihara Dharma Bakti sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman dan nilai sejarah kawasan Pecinan.
Rombongan kemudian menuju Gedung Candranaya, yang disambut dengan tarian Barongsai, menambah nuansa budaya yang kental dan penuh kehangatan.
Pada sesi dialog bersama warga, Kapolres Metro Jakarta Barat menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai agent of change dalam menjaga kerukunan dan melestarikan budaya.
Ia menyampaikan bahwa semangat program Gubernur DKI Jakarta, Kapolda dan Pangdam adalah sama yaitu “Jaga Jakarta” selaras dengan pilar Kapolda Metro Jaya hanya pilar-pilarnya saja yang sedikit berbeda, yakni Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Pilar dari Bapak Kapolda adalah “Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah”.
Kami semua perangkat Pemerintahan sudah diberikan amanah untuk menjaga Jakarta Barat agar terciptanya lingkungan yang aman, tentram dan damai.
Maka dari itu diharapkan untuk warga masyarakat ikut serta menjaga keamanan diwilayah Jakarta Barat.
Seperti pada sub tema yang melibatkan generasi muda untuk menjaga Jakarta. Jadi harapan kepada Bapak Ibu untuk menyertakan anak2nya ikut menjaga lingkungannya.
Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana warga menyampaikan aspirasi, harapan, dan masukan secara langsung kepada para pemangku kebijakan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian cendera mata sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga Jakarta Barat tetap aman, damai, dan harmonis.
Melalui kegiatan Ngopi Forkopimko ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif serta keberagaman budaya yang terus terjaga sebagai kekuatan Jakarta Barat. (Tim)