Judi Online Di Bali Digrebek Bareskrim Polri

Foto: (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri, menggerebek judi online di wilayah Denpasar, Bali.

Sebanyak 31 orang diamankan dalam penggerebekan polisi.

“Ya benar dalam penggerebekan itu Alhamdulilah kita amankan 31 orang yang diduga sebagai pengelola website Hotel Slot 88 dan beberapa website perjudian online lainya, diantaranya Hotel Slot 88, Auto Cuan 88, Jaya Slot 28, dan Oscar 28,” ujar Dirtipidsiber Polri, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, kepada awak media, Rabu (30/8/2023).

Masih kata Brigjen Pol Vivid, penggerebekan itu dilakukan pada 18 Agustus 2023 pada pukul 02.30 WIB di kawasan Jl Tukad Balian Nomor 191 Sidakarya, Sanur, Denpasar Selatan, Bali.

“Di dalam lokasi kami temukan berbagai peralatan elektronik, yang diduga digunakan untuk menunjang operasional praktik judi online, ada HP, ada sarana untuk koneksi internet ada juga PC dan Laptop,” ungkapnya.

Selain peralatan elektronik yang digunakan untuk judi online, polisi juga menyita 58 rekening berbagai bank.
(Tim)

Demi Narkoba Mantan Napi Ini Nekad Curi Motor Di Parkiran Gereja

dutainfo.com-Jakarta: Seorang mantan narapidana berinisial APP (22), nekat mencuri motor di parkiran Gereja El Bethel, Kebangsaan Dua Raya, Jakarta Utara.

“Ya pelaku saat itu menggasak motor di Gereja menggunakan kunci T,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, kepada awak media, Rabu (30/8/2023).

Masih kata Kombes Gidion, pelaku ini beraksi bersama rekan lainya yakni A,AK,dan RY.

“Hasil curian motor di jual dan uangnya untuk membeli narkoba jenis sabu,” ungkapnya.

Jadi motor yang dicuri itu menggunakan kunci T, dan dijual seharga Rp 3 juta, uangnya dipergunakan beli sabu.

Dari hasil interogasi, pelaku APP ini merupakan mantan narapidana dan sudah 15 kali beraksi, diantaranya ranmor 5 kali, dan 10 kali perampasan hp.
(Tim)

Polsek Tambora Tangkap Karyawan Gelapkan Aset Buat Main Judi Online

dutainfo.com-Jakarta: Karyawan swasta perusahaan manufaktur tekstil di Jakarta Barat, ditangkap Polsek Tambora, Jakarta Barat, pasalnya Wahyu (29), di laporkan menggelapkan aset milik perusahaan.

“Ya pelaku mengambil alih peralatan dengan dalih untuk pembuatan aplikasi, perbaikan, dokumentasi dan persiapan acara ulang tahun perusahaan, tapi peralatan itu digadaikan atau di jual oleh pelaku tanpa ijin perusahaan,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, Rabu (29/8/2023).

Masih kata Kompol Putra, dimana Wahyu ini bekerja sebagai IT Support, IT maintenance di perusahaan manufaktur tekstil di Tambora Jakarta Barat.

“Adapun sejumlah barang yang digelapkan 2 unit kamera DSLR, 3 monitor, 1 printer, 3 hard disk PC, dan 1 kartu VGA,” ungkap Kompol Putra.

Kasus ini bermula saat pihak perusahaan melaporkan Wahyu ternyata telah menggadaikan aset-aset kantornya.

“Kami menemukan sejumlah laptop digadaikan di beberapa tempat seperti Tambora, Cibinong, dan Pancoran Mas Depok, dengan harga Rp 2.500.000, hingga Rp 5.450.000,” paparnya.

Masih kata Kompol Putra, uang hasil gadainya digunakan untuk main judi online.

Akibat perbuatan Wahyu, perusahaan dirugikan Rp 100 juta.

Polisi berhasil mengamankan 7 unit laptop, dan 1 kamera DSLR.
(Tim)

Pesulap Oge Arthemus Yang Ditangkap Polisi Punya Pohon Ganja

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan pesulap berinisial IAS als Oge Arthemus terkait atas kepemilikan tanaman jenis ganja

IAS als Oge Arthemus diamankan bersama temannya berinisial AH, polisi turut mengamankan sebanyak 5 pohon ganja yang ditanam di pot rumahnya

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, Oge diringkus bersama rekannya berinisial AH, yang berperan sebagai orang yang menanam pohon ganja tersebut.

“Hasil penyelidikan berhasil di amankan seorang pelaku atas nama AH di rumahnya dan dari AH ini didapatkan barang bukti 3 botol biji ganja,” kata Syahduddi, saat di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).

Kemudian polisi melakukan pengembangan dibawah pimpinan kanit 2 narkoba Akp Anggoro Winardi dan Kasubnit Ipda Nurman, dan kembali meringkus Oge Arthemus, yang saat itu kebetulan sedang melakukan touring motor ke wilayah Yogyakarta.

“Pelaku OA di kawasan Gondokusuman, Yogyakarta,” kata Syahduddi.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, mulanya Oge menanam ganja tersebut seorang diri, namun ia selalu gagal.

Saat itu kebetulan ia sedang berkunjung ke rumah temannya yang berinisial AH.

Saat kunjungan itu, Oge melihat tanaman di rumah AH tumbuh dengan subur.

Kemudian Oge meminta AH untuk membantunya menanam ganja. AH pun mau membantunya.

Mereka mulai menanam ganja sejak bulan Maret 2023 lalu. Setelah pohon ganja tersebut tumbuh subur, AH kemudian menyerahkannya kembali kepada Oge.

Namun, karena Oge ingin touring ke wilayah Yogyakarata, maka ia menitipkan kembali tanaman tersebut kepada AH.

“Itulah, mungkin tangannya AH lebih di gin dibanding Oge, makanya bisa tumbuh. Padahal dengan media yang sama,” jelas Panji.

Dari tangan Oge, pelaku menyita tiga klip biji ganja dengan berat kurang lebih 17,62 gram, kemudian 1 klip ganja dengan berat 0,58 gram dan dengan berat kurang lebih 17,62 gram, dan 1 klip ganja dengan berat 0,58 gram.

Kemudian 13 puntung ganja bekas pakai, satu alat linting ganja, satu alat grinder, 10 pack papir atau kertas rokok, dan 1 Kg pupuk hidroponik. (Tim)

Tes Urine Pesulap Oge Arthemus Positif Ganja

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat, telah melakukan tes urine terhadap pesulap Oge Arthemus, yang diamankan terkait kasus narkoba, Oge dinyatakan positif narkoba.

“Ya positif THC (ganja),” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Senin (28/8/2023).

Masih kata AKBP Indrawienny Panjiyoga, Oge Arthemus diamankan di hotel di Yogyakarta pada Jumat 25 Agustus 2023.

“Diamankan di Hotel Yogyakarta, saat itu Oge ke Yogya untuk Touring,” ungkapnya.

Namun AKBP Panjiyoga belum merinci secara detail kronologi penangkapan pesulap Oge Arthemus.

“Mohon waktu ya, saat ini tim penyidik sedang melakukan proses penyidikan lebih intensif dan akan kami beberkan dalam waktu dekat,” paparnya.
(Tim)