OTT Kajari Dan Kasi Intel HSU, KPK Menyita Ratusan Juta

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyita uang ratusan juta rupiah terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kepala Kejaksaan Negeri dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Kamis 18 Desember 2025. Dugaan korupsi dalam perkara ini berkaitan dengan pemerasan.

“Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah,” ujar Jubir KPK, Budi Prasetyo di KPK, Jumat (19/12/2025).

Adapun total uang yang disita penyidik masih dihitung oleh KPK.

Sebelumnya KPK, menangkap 6 orang termasuk Kajari dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel.

“Untuk kasus di Kalsel, dugaan awal adalah tindak pemerasan,” ungkap Budi Prasetyo.

Namun Budi, belum merinci objek pemerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang bertanggugjawab.

“Tindak pemerasan yang dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum,” kata Budi.
(Tim)

Tipu Rekan Bisnis Rp 216 Juta, Harus Berurusan Dengan Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Grogol Petamburan berhasil ungkap kasus penipuan dan atau penggelapan Rp 216.965.7000 di Jakarta Barat, pelaku berinisial AJS (27) telah ditangkap.

“Setelah dilakukan pengecekan dan audit internal, ditemukan adanya transaksi pembayaran invoice atau notice yang dilakukan secara ganda pada tahun 2023, padahal pembayaran tersebut sebelumnya telah dilakukan oleh perusahaan,” kata Kapolsek Grogol Petamburan Kompol Reza Hafiz Gumilang, Jumat (19/12/2025).

Kasus ini berawal dari laporan korban, selaku Direktur sebuah CV. (**)

Kejagung RI, Terkait Penangkapan Kajari Dan Kasi Intel HSU, Oleh KPK, Kita Akan Menghormati

dutainfo.com-Jakarta: KPK, mengamankan Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara Albertinus P Napitupulu dan Kasi Intel Kejari HSU Asis Budianto dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Kejaksaan Agung menghormati penegakan hukum.

“Kita akan menghormati setiap proses hukum dan kita tidak akan mengintervensi,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Jumat (19/12/2025).

Masih kata Anang, Kejagung tak akan campur dalam proses penegakan hukum oleh KPK.

“Silahkan lakukan dan ini momentum utuk berbenah di kita,” ungkapnya.

Namun, kata Anang, dirinya belum mendapatkan informasi, jadi kita tunggu rilis resmi saja.

“Masih banyak jaksa yang menjaga integritas,” kata Anang. (Tim)

KPK, Menyerahkan Kasus Oknum Jaksa Yang Terkena OTT Ke Kejaksaan Agung

dutainfo.com-Jakarta: KPK, meyerahkan penanganan kasus oknum jaksa yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), di Banten kepada Kejaksaan Agung RI, KPK menyebut OTT dilakukan karena ada pemerasan terhadap Warga Negara Korsel.

“Dalam proses persidangan para pihak terkait tersebut, salah satunya warga negara asing dari Korea Selatan, menjadi korban dugaan tindak pemerasan oleh aparat penegak hukum,” ucap Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (19/12/2025).

Masih kata Budi, modusnya diantaranya ancaman untuk pemberian tuntutan yang lebih tinggi, penahanan, dan ancaman-ancaman dalam bentuk lainya.

Oknum jaksa tersebut ditangkap bersama pengacara, selain itu ada juga ahli bahasa yang ikut ditangkap.

“Selanjutnya, KPK, melakukan kegiatan tangkap tangan kepada para oknum di kejaksaan yang bersama-sama dengan pengacara dan ahli bahasa yang diduga melakukan tindak pemerasan kepada korban,” ujarnya. (Tim)

OTT Di Bekasi Oleh KPK, 10 Orang Ditangkap

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025).

“Ya, benar sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan, masih berproges,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Kamis (18/12).

Masih kata Budi, penyidik KPK, mengamankan sedikitnya 10 orang.

Meski demikian dia belum mengungkapkan identitas 10 orang tersebut dan perkaranya.
(Tim)