dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Jampidsus Kejagung RI, melakukan penahanan terhadap anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi pada Jumat (3/11/2023), Achsanul Qosasi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi BTS 4G Kemenkominfo dengan dugaan menerima aliran dana Rp 40 miliar. (Tim)
Foto: Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yang Baru Hendri Antoro (dok kejari jakbar)
dutainfo.com-Jakarta: Kapol res Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, dan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Barat Bondan, menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, dari pejabat lama Iwan Ginting ke Kajari yang baru Hendri Antoro, di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (3/11/2023).
Selain Kapolres Jakarta Barat dan Kepala PN Jakbar hadir pula Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto.
DR Iwan Ginting sendiri mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran dan Forkopimko Jakarta Barat sehingga dapat menunaikan tugas selama 14 bulan di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” ujar Iwan Ginting.
Sebelumnya sempat ada perasaan cemas karena ada saja pertanyaan dari pimpinan yang harus kita jelaskan, sambung Iwan Ginting.
“Kami akan mendukung Kajari Jakbar yang baru agar lebih dikenal, lebih baik lagi, yang paling utama dicintai masyarakat,” ungkapnya.
Saya berama istri mohon pamit dan mohon maaf atas kekurangan selama menjabat Kajari Jakarta Barat.
Sementara Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro, mengatakan keberlangsungan penegakan hukun kedepan bisa terus dilanjutkan untuk lebih baik lagi.
“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih pada Bapak Iwan Ginting yang sudah membangun pondasi organisasi Kejaksaan yang kokoh,” kata Hendri.
Masih kata Hendri, Jakarta Barat adalah amanah yang tak ringan, tanpa bantuan dan restu semua pihak, saya tak bisa melaksanakanya. (Tim)
Foto: Kajari lama DR Iwan Ginting Dan Kajari Baru Hendri Antoro saat acara lepas sambut Kajari Jakbar (dok kejari jakbar)
dutainfo.com-Jakarta: Kapol res Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, dan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Barat Bondan, menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, dari pejabat lama Iwan Ginting ke Kajari yang baru Hendri Antoro, di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (3/11/2023).
Selain Kapolres Jakarta Barat dan Kepala PN Jakbar hadir pula Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto.
DR Iwan Ginting sendiri mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran dan Forkopimko Jakarta Barat sehingga dapat menunaikan tugas selama 14 bulan di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” ujar Iwan Ginting.
Sebelumnya sempat ada perasaan cemas karena ada saja pertanyaan dari pimpinan yang harus kita jelaskan, sambung Iwan Ginting.
“Kami akan mendukung Kajari Jakbar yang baru agar lebih dikenal, lebih baik lagi, yang paling utama dicintai masyarakat,” ungkapnya.
Saya berama istri mohon pamit dan mohon maaf atas kekurangan selama menjabat Kajari Jakarta Barat.
Sementara Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro, mengatakan keberlangsungan penegakan hukun kedepan bisa terus dilanjutkan untuk lebih baik lagi.
“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih pada Bapak Iwan Ginting yang sudah membangun pondasi organisasi Kejaksaan yang kokoh,” kata Hendri.
Masih kata Hendri, Jakarta Barat adalah amanah yang tak ringan, tanpa bantuan dan restu semua pihak, saya tak bisa melaksanakanya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, dan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Barat Bondan, menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, dari pejabat lama Iwan Ginting ke Kajari yang baru Hendri Antoro, di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (3/11/2023).
Selain Kapolres Jakarta Barat dan Kepala PN Jakbar hadir pula Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto.
DR Iwan Ginting sendiri mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran dan Forkopimko Jakarta Barat sehingga dapat menunaikan tugas selama 14 bulan di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” ujar Iwan Ginting.
Sebelumnya sempat ada perasaan cemas karena ada saja pertanyaan dari pimpinan yang harus kita jelaskan, sambung Iwan Ginting.
“Kami akan mendukung Kajari Jakbar yang baru agar lebih dikenal, lebih baik lagi, yang paling utama dicintai masyarakat,” ungkapnya.
Saya berama istri mohon pamit dan mohon maaf atas kekurangan selama menjabat Kajari Jakarta Barat.
Sementara Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro, mengatakan keberlangsungan penegakan hukun kedepan bisa terus dilanjutkan untuk lebih baik lagi.
“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih pada Bapak Iwan Ginting yang sudah membangun pondasi organisasi Kejaksaan yang kokoh,” kata Hendri.
Masih kata Hendri, Jakarta Barat adalah amanah yang tak ringan, tanpa bantuan dan restu semua pihak, saya tak bisa melaksanakanya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Jakarta Barat menjelang Pemilu 2024, Polres Metro Jakarta Barat menggelar pertemuan dengan para dai Kamtibmas. Selasa, 31/10/2023.
Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, serta membangun “cooling system” yang dapat menjaga wilayah Jakarta Barat tetap aman dan kondusif dalam menghadapi perhelatan politik yang akan segera bergulir.
Kegiatan ini dihadiri oleh 45 dai Kamtibmas yang berasal dari berbagai wilayah di Jakarta Barat.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai upaya untuk menciptakan iklim dalam mengelola dinamika Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.
” Tujuan utamanya adalah menjaga keamanan, perdamaian, dan kondusifitas wilayah saat menghadapi periode kontestasi politik Pemilu 2024,” terangnya saat dikonfirmasi, Rabu, 1/11/2023.
Dalam kesempatan tersebut, Syahduddi juga mengingatkan bahwa dengan masuknya tahun politik, masyarakat perlu mengantisipasi isu-isu sensitif terkait SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), ujaran kebencian provokatif, serta penyebaran berita palsu (HOAX) yang dapat memecah belah warga.
” Ia menekankan agar masyarakat tidak terpolarisasi meskipun memiliki perbedaan pilihan politik,” ucapnya.
Prioritas yang utama adalah menjaga persatuan, kesatuan, kebersamaan, dan solidaritas di antara sesama warga Jakarta Barat, yang merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Dengan demikian, Jakarta Barat dapat menghadapi Pemilu 2024 dengan tenang, aman, dan harmonis, tanpa terpengaruh oleh gesekan politik yang bisa mengganggu ketentraman masyarakat. (Tim)