dutainfo.com-Jakarta: Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan1445 Hijriah personil Polsek Tambora melaksanakan kegiatan sosial bersih-bersih Masjid, salah satu Masjid yang di bersihkan oleh personil Polsek Tambora di Masjid Al Mubarokah di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jumat (08/03/2024).
Kegiatan bersih-bersih Masjid tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana khusuk dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Dengan bersenjatakan sapu, kain pel, selang, ember, dan peralatan pembersih, personil Polsek Tambora sigap membersihkan setiap sisi masjid yang dirasa kurang bersih.
Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida mengatakan “Kegiatan bersih-bersih Masjid di wilayah Tambora ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan” ucap Kapolsek
Lanjut Kapolsek “Tujuan dari bersih bersih masjid ini, selain untuk menyambut bulan suci Ramadhan, juga untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa” ucap Kapolsek.
Selain bersih-bersih Masjid pihak Polsek Tambora juga memberikan paket sembako kepada Marbot Masjid sebagai wujud kepedulian pihak kepolisian terhadap marbot-marbot Masjid. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta : Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI), menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi.
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengatakan Operasi ini digelar guna meningkatkan kedisiplinan anggota TNI.
“Ya tujuan operasi ini meningkatkan disiplin dan tata tertib untuk TNI dan PNS TNI,” ujar Mayjen TNI Yusri Nuryanto, kepada awak media, Jumat (8/3/2024).
Masih kata Mayjen TNI Yusri, hari ini Puspom TNI menggelar upacara pembukaan Opsgaktib dan Yustisi POM tahun anggaran 2024.
“Upacara ini digelar serentak di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Masih kata Mayjen TNI Yusri, kegiatan ini bukan untuk gelar pascapemilu dan antisipasi kerusuhan, ini guna mengecek kesiapan operasi Gaktib dan Yustisi.
“Seluruh personel Polisi Militer dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU akan dilibatkan dalam Opsgaktib dan Yustisi 2024,” paparnya. (Tim)
dutainfo.com-Depok: Terpidana yang baru di vonis 6 tahun 3 bulan dengan kasus narkoba, Achmad Fauzi Kurniawan (28), kembali duduk di kursi pesakitan pasalnya Achmad Fauzi Kurniawan mengendalikan peredaran narkoba dari dalam rutan Depok.
“Ya benar yang bersangkutan kedapatan mengendalikan peredaran narkotika jenis sabu lebih dari 5 gram dan ganja 8 gram yang dibantu rekanya Ahmad Syahroni (28),” ujar Kasi Intelijen Kejari Depok Arief Ubaidillah, kepada awak media, Kamis (7/3/2024).
Masih kata Ubaidillah, Ahmad Syahroni ini ditangkap di Pengadilan Negeri Depok oleh petugas Kejaksaan Kejari Depok.
“AS ditangkap saat berusaha melakukan penyelundupan narkoba jenis sabu dan ganja, modusnya memasukan paket narkoba kedalam makanan yang diberikan ke tahanan di PN Depok,” ungkapnya.
Berkat kesigapan petugas dari Kejaksaan Negeri Depok ini yang saat itu sedang bertugas di PN Depok, AS berhasil ditangkap dan di serahkan ke petugas kepolisian dari Mabes Polri yang saat itu tengah berada di PN Depok.
Dari keterangan Ahmad Syahroni, mengakui peredaran narkoba ini dikendalikan terpidana Achmad Fauzi Kurniawan, sambung Kasi Intelijen Ubaidillah.
“Perbuatan narapidana yang mengendalikan peredaran narkoba dari dalam rutan hingga ke PN Depok, akan ditindak tegas sesuai aturan ketentuan hukum berlaku,” tegasnya.
Statusnya pernah dihukum, serta modusnya operandinya terdakwa yang tergolong canggih dan lokasi perbuatan di Pengadilan Negeri, tentu ini akan menjadi pertimbangan kami dalam menuntut hukuman terhadap Achmad Fauzi Kurniawan. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Buronan kasus korupsi pembangunan gedung RSUD Kabupaten Pasaman Barat tahun anggaran 2018-2020, berinisial HPS, berhasil diamankan Tim Tangkap Buronan Kejaksaan (Tabur), di Bekasi, Jawa Barat.
“Ya benar Tim Tabur Kejagung berhasil mengamankan tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), asal Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, berinisial HPS,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana, Kamis (7/3/2024).
Masih kata Ketut, tersangka kasus korupsi pekerjaan pembangunan gedung RSUD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2018-2020, perbuatan tersangka Ini merugikan keuangan negara Rp 20.135.000.000.
“Tersangka HPS diamankan Tim Tabur Kejagung RI, dikediamannya di Bekasi pada Rabu 6/3/2024, saat diamankan HPS bersikap kooperatif,” ungkapnya.
Selanjutnya Tim Tabur Kejagung RI, membawa tersangka HPS ke Kejari Jakarta Selatan guna diserahkan ke tim jaksa penyidik Kejari Pasaman Barat. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI), Agus Muhammad Bahron menyambangi Komite Oliampiade Indonesia (KOI) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (07/03/2024).
Saat kunjungan tersebut Agus Muhammad Bahron mendapatkan sambutan hangat oleh Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.
Dalam kunjungan tersebut, Agus Muhammad Bahron, mengatakan bahwa pihaknya akan langsung bergerak cepat untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terselesaikan.
“Kami langsung geber (kerja), jadi kami menghadiri ke Menteri Olahraga 2 hari yang lalu dan kami dapat petunjuk banyak dari beliau. Hari ini kami telah melakukan kunjungan ke Ketua KOI,” kata Baron sapaan akrabnya LBY, Ketua Umum yang terpilih melalui Munas PBI pada 27 Januari 2024 lalu.
Setelah mendapatkan arahan dari Menteri Olahraga dan KOI, Baron akan menjalankan dengan maksimal agar dapat mengembalikan popularitas olaraga boling di Indonesia.
“Kami banyak diberikan penjelasan tentang KOI itu sendiri dan beliau berharap boling nantinya bisa lebih giat lagi dan memperbaiki atlet-atlet untuk bertanding di multi event internasional,” jelasnya.
Baron pun sangat berharap untuk bisa lebih aktif dalam menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak dan melahirkan atlet di taraf internasional.
Selain itu, Baron juga akan berjuang untuk kembali membuka Boling Center di berbagai daerah melalui kerja sama bersama pengusaha yang ada di Tanah Air.
“Karena memang dulunya Boling Center ini banyak di Mall Indonesia, tapi sekarang ini banyak berkurang, ini tantangan buat kami karena disitu atlet kita akan bisa berkembang dan kita merekrut dari situ,” ujarnya.
Bahkan tanpa adanya boling center, dia menambahkan, atlet tidak memiliki fasilitas untuk berlatih meningkatkan keahliannya.
“Tanpa boling center kita kurang banyak latihan prestasi yang kita harapkan. Itu arahan dari Ketua KOI,” katanya.
Kendati demikian, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, boling bukanlah olahraga yang mudah dan memiliki banyak tantangan.
“Kira-kira tantangan pertama tempat, olahraga ini kan olahraga komersil dan komunitas tapi untuk profesionalnya seperti di seagames juta cukup sulit. Kedua pelatih, ketiga wasit, keempat event, kelima vanue, keenam organisasi,” kata Raja Sapta Oktohari kepada wartawan, di Jakarta.
Menurut Raja, saat ini banyak orang terbalik dalam mengurusi bidang olahraga. Pasalnya, terlalu sibuk mengurus organisasi dan mulai melupakan aspek lainnya.
“Untuk organisasi sendiri kalau internal saya pikir semua sudah khatam semua, cuman kadang-kadang kita terlalu sibuk sama urusan internal. Masalah dari semua cabang olahraga,” jelasnya.
Dalam dunia boling, kejuaraan tertinggi adalah Piala Dunia Bowling QubicaAMF yang diikuti oleh sejumlah negara yang pertama kali digelar sejak 1965.
Namun Raja pun berpesan kepada PBI untuk turut aktif dalam ajang boling internasional agar dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM).
“Kita ini sekarang dalam olahraga khususnya multi event itu harus menjadi etalase. Jadi etalase keberhasilan kita membangun SDM, ini lagi kita dorong melalui rapat anggota tahunan (KOI) supaya kita punya nasional pride,” ujarnya. (Tim)