dutainfo.com-Jakarta: Tiga anggota TNI AD menjadi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan kondisi Tiga anggota TNI AD itu sudah membaik.
“Ya sekarang kondisinya sudah membaik,” ujar Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Selasa (12/11/2024).
Adapun ketiga anggota TNI AD yang menjadi korban kecelakaan beruntun itu merupakan personel Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), sambung Brigjen TNI Wahyu.
“Beliau berasal dari Korps Hukum TNI AD, habis ngisi pelajaran ke siswa Pusdikum di Lembang, Bandung, dan dalam rangka perjalanan pulang, saat terjadi kecelakaan,” ungkapnya.
Adapun ketiga anggota STHM yakni Kolonel Chk Iga Kalaringga, Kepala Program Studi Sarjana, Komandan Satuan Pendidikan STHM, Letkol Chk Sutrisno dan seorang pengemudi Prajurit Satu Daseto.
“Saat ini ketiga nya masih di rawat di Rumah Sakit Abdul Radzak Purwakarta, Jawa Barat, dan apabila mendapat izin dari dokter, ketiganya akan melanjutkan perawatan di Jakarta,” kata Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. (**)
dutainfo.com-Jakarta: Pihak Komisi Yudisial (KY), mengaku rutin melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung, dalam rangka menangani kasus hakim nakal, hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai.
Salah satunya yang belakangan ramai dan tengah diusut yakni 3 Hakim pada Pengadilan Negeri Surabaya yang terlibat perkara suap dan gratifikasi vonis bebas Gregorius Ronald Tannur.
“Yang pertama, sebagaimana diketahui Komisi Yudisial itu kewenangannya pada ranah etik, namun tentu saja di dalam pemeriksaan oleh KY, terkadang dalam pemeriksaan wilayah etik, sebetulnya ada hal-hal yang kami yakini ada hal bersifat pidana, Kewenagan kami tak sampai ke sana,” ujar Amzulian di Kejagung RI, Selasa (12/11/2024).
Masih kata Amzulian, dalam rapat koordinasi ini pihaknya mengulas persoalan etik yang bersinggungan dengan dugaan tindak pidana agar Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dapat menjalankan kewenangannya.
“Pak Jaksa Agung berkenan nanti menindaklanjuti kalau ada hal-hal yang bersifat pidana, tentunya secara teknis dibicarakan oleh tim kami lebih lanjut,” ungkapnya.
Ditanya awak media, seputar kasus Tiga Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Ketua Komisi Yudisial Amzulian, mengatakan menyatakan Tiga Hakim itu direkomendasikan untuk dipecat.
Sementara Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, menambahkan bahwa pihak tentu siap berkoordinasi dan mendalami setiap informasi yang disampaikan Komisi Yudisial terkait penanganan kasus Hakim Nakal. (**)
Foto: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Dengan tegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meminta pihak Kejaksaan Agung RI, untuk memproses hukum anggota Polri apabila ada yang terlibat dalam kasus timah.
Hal itu menanggapi pernyataan anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman pada rapat kerja dengan Komisi III Di DPR RI pada Senin (11/11/2024).
“Kalau memang ada anggota saya yang terlibat dan tersangkut dalam peristiwa timah, saya minta Jaksa Agung memproses hukum anggota saya,” tegas Jenderal Pol Listyo Sigit.
Masih kata Sigit, pihaknya berkolaborasi dengan pihak Kejaksaan Agung dan institusi lainya dalam segala bentuk penanganan hukum, dan tentu dalam kasus timah. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka memastikan ketersediaan dan keberlanjutan sumber pangan di masyarakat.
Mendukung program ini, Aipda Rudy Febriyansyah, selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Bambu Selatan Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, bersama Satgas Gulkarmat Kelurahan Kota Bambu Selatan, Bapak Azhar Malik, dan Kasatpol PP, Bapak Dedi serta Bapak Agus, melakukan pengecekan lahan ketahanan pangan pada Senin (11/11/2024).
Mereka mendatangi lahan kosong di Jalan Kota Bambu Selatan III RT 12 RW 06 untuk memeriksa pertumbuhan beberapa tanaman yang ditanam di sana, termasuk bayam Brazil, cabai, jeruk, dan pisang.
Lahan ini menjadi bukti nyata upaya kolaborasi masyarakat dan aparat kelurahan dalam mengelola sumber daya yang ada untuk memajukan ketahanan pangan lokal.
Dengan penuh semangat, Aipda Rudy dan tim tampak teliti mengecek kondisi tanaman satu per satu, memastikan semua tumbuh subur dan siap panen dalam waktu dekat.
“Kami ingin memastikan tanaman-tanaman ini dapat tumbuh optimal sehingga bisa menjadi sumber pangan tambahan bagi masyarakat setempat. Ini bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah,” ujar Aipda Rudy saat dikonfirmasi, Senin, (11/11/2024).
Selain memeriksa tanaman, tim juga berbincang dengan warga setempat tentang pentingnya memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam.
Menurut Aipda Rudy, selain memberikan tambahan sumber pangan, program ini juga menjadi langkah pemberdayaan masyarakat agar semakin mandiri dan produktif.
Bapak Azhar Malik dari Satgas Gulkarmat juga menambahkan bahwa perawatan tanaman ini dilakukan secara berkala dan dibantu oleh warga sekitar.
“Kami ingin memaksimalkan potensi lahan kosong di sini sehingga bisa menjadi kebun pangan produktif. Dengan begitu, warga tidak hanya punya akses pangan yang terjangkau, tapi juga bisa menjaga lingkungan tetap hijau dan asri,” kata Azhar.
Dukungan terhadap ketahanan pangan di Kelurahan Kota Bambu Selatan tidak hanya berupa penanaman tanaman pangan tetapi juga dalam bentuk sinergi antara warga dan instansi terkait untuk merawat dan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk memanfaatkan lahan kosong dan menjaga keberlanjutan pangan.
Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup.
Diharapkan, upaya ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari program jangka panjang yang akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional Malaysia Aceh Medan Jakarta dan berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 90.321 gram
Dari hasil pengungkapan ini petugas mengamankan seorang tersangka berinisial FD (32).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi saat dikonfirmasi membenarkan terkait pengungkapan 1 orang tersangka narkoba jaringan internasional
“Polres Jakarta Barat saat ini sudah menahan satu tersangka yang identitasnya FD dan terus berupaya mengembangkan dari Hulu ke Hilir,” tegas Syahduddi
Dikesempatan yang sama kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Chandra Matta menjelaskan, Bahwa dari hasil pengungkapan ini didapat informasi terhadap pelaku.
Tersangka berinisial FD (32) ini, berperan sebagai pengendali jaringan gelap narkoba internasional sudah 6 bulan lamanya.
“Tersangka FD mengendalikan jalur distribusi selama enam bulan dari Asia Malaysia Aceh Medan Jakarta, dan akhirnya berhasil kami amankan pada Selasa, 29 Oktober 2024, di di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara,” ujar AKBP Chandra, Senin (11/11/2024).
Sebelumnya diberitakan Kepolisian Daerah Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 207 kilogram narkotika dari Malaysia ke Riau.
Barang haram itu rencananya akan dikirim dan diedarkan di Jakarta. “Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengamankan narkoba jenis sabu sejumlah 117 kilogram dan 90 ribu butir ekstasi,” ucap Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto, Rabu, 6 November 2024.
Polisi telah menetapkan tiga orang menjadi tersangka, yaitu AM, A, dan JI. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda di Riau.
Ketiganya diduga berperan sebagai kurir dari jaringan peredaran narkoba Malaysia -Riau-Jakarta.
Selain jaringan internasional itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakara Barat juga menggagalkan peredaran narkoba dari jaringan Internasional, khususnya Malaysia-Aceh-Medan-Riau. “Di sita 90,321 gram narkotika jenis sabu,” kata Karyoto. “Jadi jumlah keseluruhan narkotika jenis sabu sebanyak 207,321 kilogram.” (Tim)