Aksi Curanmor Di Tanjung Duren Selatan Digagalkan, Pelaku Dibekuk Polisi

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Akp Alexander Tengbunan mengatakan, Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Tanjung Palapa RT 010 RW 006, Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

Korban berinisial RO, mengalami kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2022 warna hitam.

“Motor tersebut sebelumnya diparkir dalam kondisi terkunci stang dan pengaman kontak terpasang di area kontrakan korban,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 27/4/2026

Berdasarkan keterangan, kejadian bermula saat korban pulang kerja dan memarkirkan kendaraannya, kemudian masuk ke dalam kontrakan untuk beristirahat.

Keesokan harinya, korban dibangunkan oleh pemilik kost yang memberitahukan bahwa sepeda motor miliknya telah dicuri.

Pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti kendaraan milik korban.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial ZI (30).

Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, STNK, satu buah kunci kontak, serta alat yang diduga digunakan pelaku berupa kunci letter T beserta anak kuncinya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Grogol Petamburan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (Tim)

Jadi Korban Begal, Warga Tambora Didampingi Polisi Hingga Motor Ditemukan Dalam Keadaan Aman

dutainfo.com-Jakarta: Malam yang seharusnya dilalui dengan tenang berubah menjadi momen menegangkan bagi Dedi (35), warga Tambora yang menjadi korban aksi begal di kawasan Grogol Petamburan, Jumat (25/4/2026) malam.

Saat melintas di jalan yang relatif sepi di kawasan Jembatan Besi, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang pelaku. Dengan ancaman senjata tajam, pelaku memaksa korban menyerahkan dompet dan telepon genggamnya. Demi keselamatan, korban pun tak berdaya dan menuruti permintaan tersebut.

Namun, situasi semakin mencekam ketika pelaku berusaha merampas sepeda motor miliknya. Dalam kondisi tertekan, korban berusaha mempertahankan kendaraannya dengan mengunci stang motor. Aksi itu membuat pelaku gagal membawa kabur kendaraan, meski korban harus menerima luka sabetan di bagian wajah.

Dalam kondisi terluka, korban memilih menyelamatkan diri dan segera menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Keesokan harinya, dengan didampingi jajaran Polsek Tambora, korban kembali ke lokasi kejadian.

Dipimpin Panit Reskrim Priyo Purnomo, petugas melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di sekitar tempat kejadian.

Hasilnya, sepeda motor milik korban masih berada di lokasi dalam keadaan terkunci dan aman.

Momen itu pun menjadi secercah harapan di tengah peristiwa yang sempat mengguncang.

Korban bersama kendaraannya kemudian dibawa ke Polsek Tambora untuk proses lebih lanjut, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Dengan penuh haru, Dedi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan pendampingan polisi yang sigap merespons laporannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah ancaman kejahatan, kehadiran polisi tetap menjadi harapan bagi masyarakat.

Bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan rasa aman, pendampingan, dan kepedulian bagi mereka yang membutuhkan.

( Hdr/Ril )

Jumat Berkah, Satlantas Tambora Bagikan Nasi Kotak Untuk Warga Di Tambora

dutainfo.com-Jakarta: Di tengah aktivitas lalu lintas yang padat, kehangatan dan kepedulian hadir dari jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Barat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Unit Lantas Tambora di depan Pos Lantas Angke, Jumat (24/4/2026) siang.

Sasaran pembagian tidak hanya warga sekitar, tetapi juga para pengendara yang melintas, yang mungkin tengah berjuang mencari nafkah di jalanan.

Dengan senyum dan penuh keikhlasan, satu per satu nasi kotak dibagikan. Sederhana, namun sarat makna.

Di balik paket makanan tersebut, tersimpan pesan kepedulian bahwa polisi hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kanit Lantas Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Teguh JY, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Melalui Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang beraktivitas di jalan,” ujarnya.

Kegiatan ini pun disambut hangat oleh masyarakat. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi gambaran bahwa kebaikan sekecil apa pun akan selalu berarti bagi yang membutuhkan.

Di tengah hiruk pikuk kota, aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masih tumbuh dan hadir di setiap sudut kehidupan.

Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menebarkan kebaikan yang menyentuh hati.

( Hdr/Ril )

Polsek Tambora Bantu Sopir Bajaj Yang Terjatuh Tak Sadarkan Diri

dutainfo.com-Jakarta: Ditengah teriknya siang hari, sebuah peristiwa menyentuh terjadi di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.

Seorang sopir bajaj bernama Ahmad Rifai (64), mendadak pingsan saat berada di atas kendaraannya di Jalan Layang Jembatan Lima, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 12.39 WIB.

Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar

Laporan masyarakat pun segera ditindaklanjuti oleh jajaran Reskrim Polsek Tambora

” Tanpa menunggu lama, petugas langsung menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam bajajnya,” Ujar Panit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Ipda Priyo Purnomo saat dikonfirmasi, Jumat, 24/4/2026

Dengan penuh kepedulian, anggota segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Krendang untuk mendapatkan penanganan medis.

Di balik seragam yang dikenakan, tampak sisi kemanusiaan yang begitu nyata. Seorang pekerja keras yang menggantungkan hidup dari mengemudi bajaj, harus terhenti sejenak karena kondisi fisik yang tak lagi kuat menahan lelah.

Barang-barang milik korban seperti dokumen kendaraan, identitas diri, hingga obat-obatan pribadi turut diamankan oleh petugas, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian agar tetap terjaga dengan baik.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., melalui jajarannya memastikan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan di puskesmas, sementara petugas juga berupaya menghubungi pihak keluarga.

( Hdr/Ril )

Istri Dan Dua Anak Bandar Narkoba Ko Erwin Ditangkap

Dutainfo.com-Jakarta: Bareskrim Polri, masih mengembangkan kasus narkoba yang melibatkan bandar asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Erwin Iskandar alias Ko Erwin, polisi menangkap Istri dan dua orang anaknya.

“Tiga tersangka yang kami tangkap yakni Virda Virginia Pahlevi istri Ko Erwin, dan dua anaknya yang bernama Hadi Sumarho Iskandar, dan Christina Aurelia,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Kamis (23/4/2026).

Masih kata Brigjen Pol Eko Hadi, ketiganya ditangkap di Kabupaten Sumbawa dan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Satgas NIC Polri dipimpin oleh Kombes Pol Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.

“Ketiganya ditangkap atas dugaan pencucian uang hasil narkoba,” ungkapnya.

Dalam operasi tersebut penyidik menyita sejumlah barang bukti terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) diantaranya berupa rumah, ruko, gudang, sejumlah kendaraan dan dokumen.
(**)