Jakarta kembali di kepung Banjir

Dutainfo.com- Jakarta kembali dikepung banjir,hujan deras mulai Jumaat malam sampai saat ini telah membuat beberapa ruas jalan di Jakarta Barat tergenang air,pantauan wartawan dutainfo.com Sabtu (22/2),pukul 18.30 WIB,Jalan raya Tubagus Angke Jelambar dan sekitarnya macet parah akibat banjir kedalaman 40cm, berikut foto liputan banjir dibawah ini:

image

image

image

image

Banjir di jalan Tubagus Angke Jelambar,Jakarta Barat sebabkan kemacetan parah. (Hdr/iyl)

Kapuspenkum Kejagung: Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok di Periksa

image

Dutainfo.com- Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai tipe A Tanjung Priok,Jakarta Utara, Wijayanta dipanggil oleh Kejagung guna diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan Link simulator pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.

“Ya Wijayanta datang memenuhi panggilan penyidik pada Kamis pagi” ucap,Kapuspenkum Kejagung,Setia Untung Arimuladi,di Kejagung.                             Pemeriksaan terhadap Kepala Kantor Bea dan Cukai,Wijayanta semula diarahkan pada hubungan proses dan mekanisme pengiriman pesawat latih sayap tetap dan Link Simulator dari luar negeri ke Indonesia,akan tetapi batal diperiksa karena yang bersangkutan tidak membawa data-data pemberitahuan Impor Barang.jadi hari Jumaat,21 Februari  2014,akan dilanjutkan pemeriksaan nya,ungkap Untung.                                                Masih ungkap Untung,proyek ini anggaran tahun 2010-2013 nilai total Rp 138,8 miliar,dan penyidik Kejagung sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.  (Tim)

Kasad Jenderal TNI Budiman Urusan Sadap Terhadap Jokowi Bukan Ranah TNI

Dutainfo.com-Jakarta: Kepala Staf Angakatan Darat(Kasad) Jenderal TNI Budiman,mengatakan bahwa terkait penyadapan rumah dinas Gubernur Jokowi itu bukan ranah TNI.sebab penyadapan terhadap pribadi seoarang itu merupakan urusan pribadi.

Silahkan Pak Jokowi mencari tahu siapa yang menyadapnya.kalau negara yang disadap itu urusan Badan Intelijen Negara(BIN),ungkap Jenderal Budiman,di

Mabes TNI AD,Jakarta (20/2). (Tim)