Respon Cepat Polsek Tambora, Motor Warga Pejagalan Yang Dicuri Berhasil Ditemukan, Pemilik Beri Apresiasi

dutainfo.com-Jakarta: Kebahagiaan dan rasa syukur dirasakan Tedy Wijojo (55), warga Jembatan 2, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, setelah sepeda motor Yamaha Nmax miliknya yang sempat dicuri akhirnya berhasil ditemukan oleh personel Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin, 23 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah, kemudian masuk untuk mengambil barang. Namun ketika kembali keluar, motor kesayangannya sudah tidak berada di tempat. Upaya pencarian di sekitar lokasi pun tidak membuahkan hasil.

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat didampingi Kanit Reskrim AKP Sudrajat Djumantara dan Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo menjelaskan, sepeda motor tersebut ditemukan keesokan harinya, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, saat tim Buser Polsek Tambora melaksanakan patroli wilayah.

Petugas menemukan sepeda motor terparkir mencurigakan di Jalan Terate Gang II, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Setelah berkoordinasi dengan Ketua RW setempat dan menanyakan kepada warga sekitar, tidak ada yang mengenali kendaraan tersebut.

Motor kemudian diamankan ke Polsek Tambora dan dilakukan pengecekan nomor polisi melalui Samsat. Dari hasil penelusuran, diketahui identitas pemilik kendaraan. Petugas segera menghubungi Tedy untuk datang membawa bukti kepemilikan berupa BPKB, STNK, dan kunci kendaraan. Setelah dilakukan verifikasi, sepeda motor tersebut resmi dikembalikan kepada pemiliknya.

Dengan penuh haru, Tedy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polsek Tambora.

Ia mengaku tidak menyangka motornya bisa ditemukan dalam waktu singkat.

“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Unit Reskrim Polsek Tambora karena kendaraan saya telah ditemukan. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja cepat dan kepedulian bapak-bapak polisi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tambora juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor. Warga disarankan untuk selalu menggunakan kunci ganda atau kunci tambahan saat memarkirkan kendaraan, baik di rumah maupun di tempat umum.

“Penggunaan kunci ganda memang tidak sepenuhnya menjamin, namun minimal dapat menghambat dan menyulitkan pelaku curanmor. Kami juga mengingatkan masyarakat agar memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mudah terpantau,” tegas AKP Wahyu Hidayat.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Tambora dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat, sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi mencegah tindak kejahatan.

( Hdr/Ril )

Polres Jakbar Santuni Anak Yatim Dan Berbagi Takjil Di Momentum Bukber Bersama Awak Media

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers Jakarta Barat, yang dirangkaikan dengan santunan kepada 25 anak yatim piatu serta pembagian 200 paket takjil di depan Mako Polres Metro Jakarta Barat, Rabu, 25/2/2026

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan segenap pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan juga Kapolsek Jajaran

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial.

“Dalam kesempatan ini kami melaksanakan buka puasa bersama insan pers, santunan anak yatim piatu hingga pembagian takjil. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kami di bulan penuh berkah,” ujar Kombes Pol Twedi.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rekan-rekan insan pers atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik bersama Polri, khususnya Polres Metro Jakarta Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan insan pers. Bagi kami, pers bukan hanya mitra kerja, tetapi sahabat dan keluarga. Kita berada pada barisan yang sama dalam menjaga ruang publik tetap sehat,” ungkapnya.

Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk media sebagai jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menyampaikan informasi yang faktual, menenangkan suasana, serta membantu masyarakat memahami situasi secara jernih, terlebih di era di mana arus informasi bergerak sangat cepat.

“Jika yang beredar adalah fakta, masyarakat akan terbantu. Tetapi jika yang beredar adalah hoaks, potongan tanpa konteks atau narasi yang memanaskan, dampaknya bisa luas, menimbulkan keresahan hingga konflik. Karena itu mari kita menjadi penyejuk. Stop hoaks, stop provokasi, stop narasi yang memecah-belah,” tegasnya. (Tim)

Sinergi Pengabdian Di Tanah Luas: Mahasiswa STIK Angkatan 83 Dan Universitas Bumi Persada Gelar Khitanan Massal Dan Trauma Healing

Dutainfo.com-Jakarta: Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS bergabung bersama mahasiswa Universitas Bumi Persada melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal dan trauma healing di Lembaga Pendidikan Islam Dayah Raudhatul Huda, Gampong Matang Cibrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan khitanan massal diselenggarakan oleh Universitas Bumi Persada sebagai pelaksana utama, dengan dukungan penuh dari Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS dalam membantu kelancaran pelaksanaan di lapangan.

Mahasiswa STIK turut berperan dalam pendataan peserta, pengaturan alur kegiatan, serta pendampingan anak-anak agar tetap tenang dan nyaman selama proses berlangsung.

Program ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, dalam memperoleh layanan kesehatan bagi anak-anak secara layak dan aman.

Kehadiran mahasiswa dari kedua institusi menciptakan suasana kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat.

Selain kegiatan khitanan massal, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS juga melaksanakan trauma healing bagi para santri dan anak-anak di Dayah Raudhatul Huda. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan edukatif dan interaktif seperti permainan kelompok, komunikasi persuasif, serta pemberian motivasi guna menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan semangat anak-anak.

Sinergi antara Mahasiswa STIK dan mahasiswa Universitas Bumi Persada menunjukkan kolaborasi positif dalam pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib serta mendapat sambutan hangat dari pihak dayah dan warga setempat.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS kembali menunjukkan komitmen dalam mengimplementasikan pengabdian kepada masyarakat secara humanis dan responsif, sekaligus memperkuat kerja sama lintas perguruan tinggi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Aceh Utara. (Tim)

Proses Hukum Terhadap Oknum Brimob, Masih Tetap Berjalan

Foto: Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Oknum Brimob Polda Maluku, Bripda MS, dipecat dari dinas Polri karena melakukan penganiayaan yang menewaskan siswa MTs inisial AT (14), di Kota Tual, Maluku, Polri pastikan pengusutan pidana terhadap MS terus berjalan.

“Proses kode etik sudah dilakukan dan sebagaimana diketahui sudah dirilis oleh Bapak Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hertanto, dengan keputusan sanksi yakni individu Bripda MS diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Rabu (25/2/2026).

Tak hanya sanksi etik, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, memastikan proses pidana terhadap Bripda MS terus berjalan secara simultan.

“Berkas perkara kasus itu telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tual pada Selasa 24 Februari 2026,” ungkapnya.

Masih kata Johnny, saat ini berkas perkara sudah dalam tahap penelitian oleh kawan-kawan Jaksa Penuntut Umum.

“Ancaman pidana maksimal 15 tahun kemudian denda paling banyak Rp 3 miliar, saat ini berkas sedang dalam penelitian kelengkapan formil dan materiil oleh Jaksa Penuntut Umum,” jelasnya.
(Tim)

Polres Jakarta Barat Gelar Tes Urine Mendadak, 77 Personel Ini Hasilnya

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menjaga integritas serta memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan pengecekan urine secara mendadak kepada anggotanya.

Kegiatan tersebut dilakukan mulai dari pejabat utama hingga personel Polres Metro Jakarta Barat.

Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk komitmen internal untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan bahwa pengecekan urine ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya anggota yang melakukan pelanggaran terkait penyalahgunaan narkoba.

“Hari ini kita lakukan pemeriksaan kepada para personel secara dadakan. Sebelumnya juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap para pejabat utama. Total keseluruhan ada 77 personel yang telah menjalani tes urine, dan hasilnya seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Kombes Pol Twedi, Selasa, 24/2/2026

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sebagai bentuk pengawasan internal serta upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. (Tim)