Ini Kata Perwira Kodim 0503/JB Saat Memberikan Wasbang

Foto: Pasi Inteldim 0503/JB Lettu Inf Sriyanto saat memberikan Wasbang dan Belneg di Makodim 0503/JB

dutainfo.com-Jakarta: Puluhan Siswa-Siswi SMP Kartika Kalideres Jakarta Barat menyambangi Makodim 0503/Jakarta Barat, rupannya para generasi muda ini tengah mengikuti kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) bela negara, pemberi materi adalah Perwira Seksi Intelijen Kodim 0503/JB Lettu Inf Sriyanto, Sabtu (2/11/2019).

Pasi Intel Lettu Sriyanto mengatakan salah satu kekuatan negara terletak pada persatuan dan kesatuan bangsanya, dan kesiapan generasi muda dalam mempertahankan negaranya, demi keutuhan dan tegaknya NKRI.

“Pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa-siswi pelajar sangatlah penting ditanamkan sejak dini, agar kecintaan pada bangsa dan negara ini,” ujar Lettu Sriyanto.

Selain itu Sriyanto mengatakan kegiatan Wasbang dan Bela Negara kepada siswa-siswi SMP Kartika ini bertujuan dengan harapan generasi muda akan mewujudkan cita-cita dan mempertahankan kedaulatan bangsa, serta dapat membentuk pemuda-pemuda bangsa menjadi kokoh dan kuat agar dapat menghadapi halangan dan rintangan yang merupakan ancaman bagi bangsa dan negara.

Lettu Sriyanto juga menghimbau agar pelajar dapat menghindari diri dari keterlibatan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, dan dan tidak terhasut denga berita hoax.

“Jauhi narkoba dan tindak kriminal lainya karena ini dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” ungkapnya.

Sebelum menutup pemberian materi Wasbang dan Bela Negara, Lettu Inf Sriyanto juga mengucapkan terimakasih pada Kepala Sekolah SMP Kartika dan para guru yang bersedia membawa para siswa-siswinya guna mengikuti Wasbang dan Belneg.

Pantauan dutainfo.com kegiatan Wasbang dan Belneg ini dilaksanakan di Aula Makodim 0503/JB Jalan S Parman, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
(Hdr/tim)

Sembilan Anggota Komisi Kejaksaan Dilantik Presiden RI

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik 9 anggota Komisi Kejaksaan, sebelumnya ditempat yang sama Presiden Juga melantik Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, Jumat (1/11/2019).

Pelantikan 9 anggota Komisi Kejaksaan itu berdasarkan Keputusan Presiden No 62/M tahun 2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan Keanggotaan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Adapun nama kesimbalan anggota Komisi Kejaksaan yang dilantik Presiden Jokowi yakni:
1. Ketua Barita LH Simanjuntak
2. Wakil Ketua Babul Khoir
3. Sri Harijati (anggota)
4. Witono (anggota)
5. Resi Anna Napitupulu (anggota)
6. Apong Herlina (anggota)
7. Bambang Widarto (anggota)
8. M Ibnu Mazjah (anggota)
9. Bhatara Ibnu Reza (anggota).

Pelantikan tersebut dihadiri diantaranya Jaksa Agung RI ST Burhannudin, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, Menhan Prabowo Subianto, dan para pejabat negara.
(Tim)

Kodam Jaya Dan Polda Metro Akan Terus Sinergi Amankan Ibu Kota

Foto: Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono

dutainfo.com-Jakarta: Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono mengatakan pihak Kodam Jaya dan Polri akan selalu solid dalam melaksanakan pengamanan, khususnya di Ibu Kota DKI Jakarta, hal ini ditegaskan Pangdam Jaya saat mengikuti apel penutupan operasi Mantap Brata, di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

“Jangan ragukan soliditas TNI dan Polri,” ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiono.

Masih kata Pangdam Jaya pihaknya akan selalu bersinergitas dengan Polri dalam kerja sama mengamankan wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Lebih lanjut Eko mengatakan pihaknya bersama Kapolda Metro Jaya akan mengevaluasi terkait pengamanan dalam operasi Mantap Brata.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi guna memperbaiki sistem pengamanan TNI-Polri diwilayah hukumnya.

“Nanti tentunya dalam setiap operasi ada langkah-langkag atensi dan evaluasi (Anev) yang kita lakukan, apa saja kekurangannya, kita akan perbaiki,” ucap Gatot.
(Tim)

Ini Himbauan Jaksa Agung Saat Apel Sumpah Pemuda

Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin Saat Irup apel hari Sumpah Pemuda di Badiklat Kejaksaan RI

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka kegiatan apel hari Sumpah Pemuda, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menghimbau agar pemuda lebih memperbanyak ilmu pengetahuan dan jauhi pornografi serta terorisme.

“Hal ini mempunyai dampak negatif, Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin, saat memimpin apel di Badiklat Kejaksaan, (28/10/2019).

Selain itu Burhanuddin juga berpesan agar Kejaksaan selalu menghormati jasa para pahlawan.

“Hargai jasa-jasa pahlawan ini merupakan hal terpenting bagi bangsa,” ungkapnya.

Pada kegiatan apel hari sumpah pemuda 2019 Jaksa Agung ST Burhanuddin bertindak sebagai inspektur upacara yang dikuti ratusan personel Kejaksaan, bertempat di Halaman Badan Pendidikan Dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta Selatan.
(Tim)

Mantan Jaksa Agung Prasetyo Titip Program TP4 Dan Putranya

Foto: Mantan Jaksa Agung HM Prasetyo bersama Keluarga saat lepas sambut Jaksa Agung

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin, diminta oleh Seniornya mantan Jaksa Agung HM Prasetyo untuk melanjutkan program Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4), selain itu Prasetyo juga menitipkan putranya Bayu Adhinugroho yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Dalam kesempatan kegiatan lepas sambut itu HM Prasetyo berharap program TP4 dapat dilanjutkan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

“Kalau Pak Jaksa Agung berkenan dinilai baik, mohon bisa dilanjutkan program itu,” ujar Prasetyo, di Badiklat Kejaksaan RI, Senin (28/10/2019).

Masih kata HM Prasetyo, dirinya mengaku teringat perkataan Presiden bahwa jaksa cukup menakutkan guna mengawasi proyek pemerintah.

Nah sambung Prasetyo dirinya berpikir untuk tidak fokus pada menghukum saja, akan tetapi dalam bentuk pencegahan.

“Semenjak dibentuk program itu telah berhasil menyelamatkan triliunan Anggaran Pendapat dan Belanja Negara,” ungkapnya.

Selain itu Mantan Jaksa Agung Prasetyo juga menitipkan putranya Bayu Adhinugroho yang saat ini menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, kepada Jaksa Agung Burhanuddin.

“Saya titipkan ke Pak Bur kalau ada yang tidak benar, dijewer,” kata Prasetyo.

Prasetyo juga meminta pada Bayu agar tidak menjual namanya terkait jabatan, dia berharap putranya itu bisa menjadi jaksa yang baik.
(Tim)