Waspada Kasus DBD Di Jakarta Barat Terbanyak

Foto: Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), paling banyak ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

“Ada terdapat 1.729 kasus DBD di Jakarta hingga 18 Maret 2024,” ujar Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Sabtu (23/3/2024).

Dari jumlah tersebut sambung Ani, sebanyak 562 kasus DBD diantaranya ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

“Total DBD di DKI Jakarta per 18 Maret 1.729 kasus wilayah Jakarta Barat 562 kasus dan di Jakarta Selatan 450 kasus,” ungkapnya.

Masih kata Ani, untuk wilayah Jakarta Timur ada 194 kasus, di Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat 115 kasus, selanjutnya 13 kasus di Kepulauan Seribu.

Kami memperkirakan kenaikan kasus DBD berdasarkan iklim,diperkirakan masih akan naik hingga Mei 2024, tutupnya.
(Tim)

Ketua KOI Sambut Kedatangan Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia

dutainfo.com-Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI), Agus Muhammad Bahron menyambangi Komite Oliampiade Indonesia (KOI) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (07/03/2024).

Saat kunjungan tersebut Agus Muhammad Bahron mendapatkan sambutan hangat oleh Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Muhammad Bahron, mengatakan bahwa pihaknya akan langsung bergerak cepat untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terselesaikan.

“Kami langsung geber (kerja), jadi kami menghadiri ke Menteri Olahraga 2 hari yang lalu dan kami dapat petunjuk banyak dari beliau. Hari ini kami telah melakukan kunjungan ke Ketua KOI,” kata Baron sapaan akrabnya LBY, Ketua Umum yang terpilih melalui Munas PBI pada 27 Januari 2024 lalu.

Setelah mendapatkan arahan dari Menteri Olahraga dan KOI, Baron akan menjalankan dengan maksimal agar dapat mengembalikan popularitas olaraga boling di Indonesia.

“Kami banyak diberikan penjelasan tentang KOI itu sendiri dan beliau berharap boling nantinya bisa lebih giat lagi dan memperbaiki atlet-atlet untuk bertanding di multi event internasional,” jelasnya.

Baron pun sangat berharap untuk bisa lebih aktif dalam menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak dan melahirkan atlet di taraf internasional.

Selain itu, Baron juga akan berjuang untuk kembali membuka Boling Center di berbagai daerah melalui kerja sama bersama pengusaha yang ada di Tanah Air.

“Karena memang dulunya Boling Center ini banyak di Mall Indonesia, tapi sekarang ini banyak berkurang, ini tantangan buat kami karena disitu atlet kita akan bisa berkembang dan kita merekrut dari situ,” ujarnya.

Bahkan tanpa adanya boling center, dia menambahkan, atlet tidak memiliki fasilitas untuk berlatih meningkatkan keahliannya.

“Tanpa boling center kita kurang banyak latihan prestasi yang kita harapkan. Itu arahan dari Ketua KOI,” katanya.

Kendati demikian, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan, boling bukanlah olahraga yang mudah dan memiliki banyak tantangan.

“Kira-kira tantangan pertama tempat, olahraga ini kan olahraga komersil dan komunitas tapi untuk profesionalnya seperti di seagames juta cukup sulit. Kedua pelatih, ketiga wasit, keempat event, kelima vanue, keenam organisasi,” kata Raja Sapta Oktohari kepada wartawan, di Jakarta.

Menurut Raja, saat ini banyak orang terbalik dalam mengurusi bidang olahraga. Pasalnya, terlalu sibuk mengurus organisasi dan mulai melupakan aspek lainnya.

“Untuk organisasi sendiri kalau internal saya pikir semua sudah khatam semua, cuman kadang-kadang kita terlalu sibuk sama urusan internal. Masalah dari semua cabang olahraga,” jelasnya.

Dalam dunia boling, kejuaraan tertinggi adalah Piala Dunia Bowling QubicaAMF yang diikuti oleh sejumlah negara yang pertama kali digelar sejak 1965.

Namun Raja pun berpesan kepada PBI untuk turut aktif dalam ajang boling internasional agar dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

“Kita ini sekarang dalam olahraga khususnya multi event itu harus menjadi etalase. Jadi etalase keberhasilan kita membangun SDM, ini lagi kita dorong melalui rapat anggota tahunan (KOI) supaya kita punya nasional pride,” ujarnya. (Tim)

Pengurus Cabang NU Jakbar Gelar Doa Untuk Kedamaian Pasca Pemilu 2024

dutainfo.com-Jakarta: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Barat menggelar kegiatan istighotsah yang bertajuk “Untuk Indonesia Aman, Damai, dan Nyaman” di Masjid Jami Al Falah Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu, 2/3/2024.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 jamaah yang turut berpartisipasi dalam doa bersama untuk keamanan dan kedamaian Indonesia.

Ketua Pengurus Cabang NU Jakarta Barat, Kyai H. Agus Salim, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kegiatan istighotsah ini.

Beliau menjelaskan bahwa doa bersama ini diselenggarakan sebagai wujud dukungan dan harapan agar Indonesia dapat tetap aman, damai, dan nyaman pasca pelaksanaan pesta demokrasi dalam Pemilu tahun 2024.

“Dalam situasi pasca-pemilu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan stabilitas negara, Ujar Kyai Agus Salim dilokasi, Sabtu, 2/3/2024.

Siapapun yang terpilih sebagai calon presiden maupun wakil presiden, mari kita bersatu untuk mendukung kemajuan negeri tercinta ini,

Kyai Agus Salim, mengajak seluruh peserta istighotsah untuk menyatukan doa dan tekad dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi Indonesia.

Dalam suasana yang penuh khidmat, jamaah berdoa bersama dan memohon kepada Allah SWT agar memberikan perlindungan, keamanan, dan keselamatan bagi bangsa Indonesia.

Mereka juga mendoakan agar pemimpin yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugasnya dengan amanah dan adil untuk kemajuan bersama.

Acara istighotsah ini tidak hanya menjadi momentum untuk berdoa, tetapi juga sebagai ajang untuk menyatukan hati dan pikiran dalam semangat kebangsaan.

Kebersamaan dalam berdoa ini menjadi cermin dari semangat persatuan dan kesatuan umat untuk mewujudkan Indonesia yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya. (Tim)

Harga Beras Di Pasar Kedoya Jakbar Turun

dutainfo.com-Jakarta: Harga beras di Pasar Kedoya Jakarta Barat mengalami penurunan pada Kamis, 29/2/2024.

Menurut Ibu Mutia, PLT Kepala Pasar Kedoya, harga beras Medium ium yang sebelumnya Rp14.000 turun menjadi Rp13.000, sedangkan harga beras medium turun dari Rp19.000 menjadi Rp18.000.

Ibu Mutia menjelaskan bahwa untuk menstabilkan harga beras di pasar, pihaknya aktif melakukan berbagai upaya.

Ia menjelaskan bahwa upaya untuk menjaga stabilitas harga beras dilakukan dengan berbagai cara, termasuk pengawasan terhadap stok Pedang dan penanganan efek cuaca terhadap produksi beras.

“Pasar Kedoya selalu memantau stok beras Pedagang dan berkomunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui penyebab penurunan pasokan. Cuaca yang tidak stabil dapat mempengaruhi produksi beras dan ketersediaannya di pasar,” ungkap Ibu Mutia.

Dalam situasi ini, kami berharap mendapat dukungan dari pemerintah, khususnya melalui Pasar Jaya, yang dapat membantu pedagang agar ritme penjualannya bisa stabil.

Hal ini penting agar harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat, sehingga transaksi pembelian beras bisa kembali normal,” ujar Ibu Mutia.

Berikut adalah daftar harga beras di Pasar Kedoya:

Beras Citro Sembako TU.no A.lbi.aks.005:

Medium: Rp13.000/liter, Rp16.000/kg, Rp770.000/karung 50kg
Premium: Rp15.000/liter, Rp18.000/kg, Rp800.000/karung 50kg
Beras Arema Sembako A.lbi.Bks.003:

Medium: Rp13.000/liter, Rp16.000/kg, Rp770.000/karung 50kg
Premium: Rp15.000/liter, Rp18.000/kg, Rp800.000/karung 50kg. (Tim)

Ketua Harian Mitra Jaya 0503/JB Yang Juga Pemred Indic Pasca Pemilu 2024 Ajak Masyarakat Jakbar Jaga Persatuan Dan Kesatuan

dutainfo.com-Jakarta: Pemilu 2024 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024 telah usai, masih tinggal menunggu hasil penghitungan suara yang sah oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), berbagai ajakan dan himbauan untuk menciptakan iklim damai dan sejuk datang dari berbagai Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Organisasi-Organisasi khususnya di wilayah Jakarta Barat, kali ini dari Ketua Harian Mitra Jaya 0503/JB yang juga berprofesi sebagai Pemimpin Redaksi media online Investigasi dutainfo.com, Hendrik A.

“Saya selaku Ketua Harian Mitra Jaya 0503/JB dan Pemred Investigasi dutainfo.com (Indic), mari kita bersama-sama dapat menciptakan suasana yang damai dan kondusif pasca Pemilu 2024,” ujar Hendrik, Selasa (20/2/2024).

Masih kata Hendrik, kita semua bersyukur kepada Allah SWT, dimana Pemilu 2024 yang lalu, berjalan lancar, kondusif dan aman di Indonesia.

“Mari kita sama-sama dapat menghargai dan menghormati siapapun nantinya yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia, kedepan,” ungkapnya.

Selanjutnya Hendrik, juga meminta kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Jakarta Barat, untuk dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan serta dapat menerima dan mendukung siapapun nantinya yang terpilih menjadi pemimpin bangsa Indonesia hal tersebut tentu guna kemajuan Indonesia.
(Tim)