Kapolda Metro Jaya Dan Pangdam Jaya Kunker Ke Posko Terpadu Operasi Covid-19 Di Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Dihari ketiga diberlakukan PSBB di Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, melakukan kunjungan kerja ke Posko Terpadu Operasi Yustisi 3 Pilar Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (16/9/2020).

Dalam kesempatan itu Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan Bapak Kapolri telah menginstruksikan agar seluruh jajaran mendukung pemerintah daerah dalam upaya peningkatan disiplin dan penegakan terhadap protokol kesehatan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19.

Irjen Nana juga mengakui jika Polda dan seluruh jajaran Polres bersinergi dengan TNI, Kejati dan juga Satpol PP menggelar kegiatan operasi yustisi yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Virus ini benar adanya, siapa pun dapat tertular oleh virus ini, bahkan sudah banyak korban yang meninggal dunia, oleh karena itu disiplin protokol kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan jadikan itu sebagai sebuah kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh masyarakat, selamatkan diri anda, keluarga dan lingkungan dari penyebaran Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak,” ungkap Nana.

Pantauan dilapangan pada operasi yustisi ini sasaranya adalah warga yang berjalan kaki tanpa menggunakan masker dan pengendara roda dua maupun roda empat yang berpenumpang lebih dari 1 dan tidak menggunakan masker.
(Elw/Hdr)

Mitra Jaya Kodim 0503/JB Dan Wanra Ikut Apel Arahan Pangdam Jaya Di JI-Expo Kemayoran

dutainfo.com-Jakarta: Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Kodam Jaya), menggelar apel pasukan pembantu penegakan protokol Covid-19 yang melibatkan unsur komunitas seperti Mitra Jaya, Wanra, dan Ormas lainya, gelar apel ini dipimpin langsung Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, di Lapangan JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (14/9/2020).

Kegiatan tersebut meliputi apel pasukan penegakan protokol kesehatan Covid-19 dan sekaligus pembagian bantuan sosial secara simbolis.

Pasukan pembantu penegakan protokol kesehatan Covid-19 diikuti ratusan personel TNI-Polri, Mitra Jaya, Wanra, dan ormas lainya mereka nantinya akan disebar disejumlah titik guna mengawasi pelaksanaan protokol Covid-19 selama pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta.

“Ya benar hari ini kami melaksanakan apel bersama yang jumlahnya 2.000 personel dari komunitas dan anggota TNI 6.000 serta Polri hampir 9.000 personel yang nantinya akan dikerahkan.

Apel bertujuan menghadapi PSBB yang dicanangkan Gubernur DKI, Jakarta,” ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Masih kata Dudung, petugas nantinya didalam menjalankan tugasnya harus humanis dan tidak arogan.

“Yang saya sampaikan bahwa masyarakat sudah lelah termasuk petugas sudah terlalulama melaksanakan tugas ini, tapi ingat pedoman ini 8 wajib TNI dan kendalikan masyarakat termasuk dari Satpol PP sehingga nanti dalam penegakan disiplin jangan ada masyarakat yang dirugikan analisa setiap masyarakat yang melanggar jangan serta merta, aturan-aturan yang digunakan merugikan,” ungkap Dudung.

Selain itu Pangdam Jaya berharap masyarakat tetap mematuhi dan memahami peringatan dari petugas.

“Pada dasarnya TNI siap membantu Polri dan Pemda dalam rangka menegakkan PSBB,” tegas Mayjen TNI Dudung.

Pantauan dutainfo.com dilapangan ada sekitar 300 personel dari Mitra Jaya Kodim 0503/JB dan Wanra yang dilibatkan dalam apel pasukan pembantu penegakan protokol kesehatan Covid-19.
(Hdr)

Di Apel Penegakan PSBB Pangdam Jaya Minta Anggota Humanis

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat memimpin apel Pasukan Pembantu Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19. (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Kodam Jaya), menggelar apel pasukan pembantu penegakan protokol Covid-19 yang melibatkan unsur komunitas seperti Mitra Jaya, Wanra, dan Ormas lainya, gelar apel ini dipimpin langsung Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, di Lapangan JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (14/9/2020).

Kegiatan tersebut meliputi apel pasukan penegakan protokol kesehatan Covid-19 dan sekaligus pembagian bantuan sosial secara simbolis.

Pasukan pembantu penegakan protokol kesehatan Covid-19 diikuti ratusan personel TNI-Polri, Mitra Jaya, Wanra, dan ormas lainya mereka nantinya akan disebar disejumlah titik guna mengawasi pelaksanaan protokol Covid-19 selama pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta.

“Ya benar hari ini kami melaksanakan apel bersama yang jumlahnya 2.000 personel dari komunitas dan anggota TNI 6.000 serta Polri hampir 9.000 personel yang nantinya akan dikerahkan.

Apel bertujuan menghadapi PSBB yang dicanangkan Gubernur DKI, Jakarta,” ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Masih kata Dudung, petugas nantinya didalam menjalankan tugasnya harus humanis dan tidak arogan.

“Yang saya sampaikan bahwa masyarakat sudah lelah termasuk petugas sudah terlalu lama melaksanakan tugas ini, tapi ingat pedoman ini 8 wajib TNI dan kendalikan masyarakat termasuk dari Satpol PP sehingga nanti dalam penegakan disiplin jangan ada masyarakat yang dirugikan analisa setiap masyarakat yang melanggar jangan serta merta, aturan-aturan yang digunakan merugikan,” ungkap Dudung.

Selain itu Pangdam Jaya berharap masyarakat tetap mematuhi dan memahami peringatan dari petugas.
“Pada dasarnya TNI siap membantu Polri dan Pemda dalam rangka menegakkan PSBB,” tegas Mayjen TNI Dudung.

Pantauan dutainfo.com dilapangan ada sekitar 300 personel dari Mitra Jaya Kodim 0503/JB dan Wanra yang dilibatkan dalam apel pasukan pembantu penegakan protokol kesehatan Covid-19.
(Hdr)

Foto: Personel Mitra Jaya Kodim 0503/JB saat mengikuti apel Pasukan Pembantu Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Terkait PSBB DKI, Jakarta Pangdam Jaya Akan Libatkan Komunitas Masyarakat

Foto: Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait PSBB ketat di Wilayah DKI, Jakarta, besok Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Kejati DKI, Jakarta, akan mengelar operasi Yustisi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang PSBB ketat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menegaskan besok TNI-Polri dan Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta akan mengelar operasi yustisi.

“Saya selaku Kapolda Metro Jaya tentunya sangat mendukung sepenuhnya kegiatan ataupun perpanjangan pembatasan aktivitas masa PSBB selanjutnya kami Polda Metro Jaya beserta jajaran tentunya akan memaksimalkan dan memasifkan upaya dalam rangka mendukung kebijakan-kebijakan yang sudah disampaikan,” ujar Irjen Pol Nana Sudjana, kepada awak media, Minggu (13/9/2020).

Masih kata Nana, operasi ini dilakukan bersama Pemda DKI, Jakarta, PMI, Kejaksaan dan juga Kehakiman.

“Operasi yustisi ini akan dimulai Tanggal 14 September 2020,” ungkapnya.

Namun demikian Kapolda menjelaskan aparat akan tetap menggunakan cara yang humanis dan persuasif, menurutnya hal ini dimaksudkan agar lebih tegas ke masyarakat yang mengabaikan aturan PSBB.

Sementara Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan pihak TNI siap mendukung PSBB di DKI Jakarta besok.

“Pada dasarnya TNI siap membantu Polri dan Pemda DKI Jakarta dalam rangka menegakkan PSBB yang akan ditetapkan besok,” ujar Mayjen TNI Dudung.

Dalam hal ini, saat operasi yustisi TNI akan melibatkan komunitas masyarakat.

“Kami dari TNI akan bekerjasama melibatkan unsur komunitas dari masyarakat, tutupnya.
(Tim)

Besok TNI-Polri Dan Kejati DKI Jakarta Gelar Operasi Yustisi

dutainfo.com-Jakarta: Terkait PSBB ketat di Wilayah DKI, Jakarta, besok Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Kejati DKI, Jakarta, akan mengelar operasi Yustisi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang PSBB ketat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menegaskan besok TNI-Polri dan Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta akan mengelar operasi yustisi.

“Saya selaku Kapolda Metro Jaya tentunya sangat mendukung sepenuhnya kegiatan ataupun perpanjangan pembatasan aktivitas masa PSBB selanjutnya kami Polda Metro Jaya beserta jajaran tentunya akan memaksimalkan dan memasifkan upaya dalam rangka mendukung kebijakan-kebijakan yang sudah disampaikan,” ujar Irjen Pol Nana Sudjana, kepada awak media, Minggu (13/9/2020).

Masih kata Nana, operasi ini dilakukan bersama Pemda DKI, Jakarta, PMI, Kejaksaan dan juga Kehakiman.

“Operasi yustisi ini akan dimulai Tanggal 14 September 2020,” ungkapnya.

Namun demikian Kapolda menjelaskan aparat akan tetap menggunakan cara yang humanis dan persuasif, menurutnya hal ini dimaksudkan agar lebih tegas ke masyarakat yang mengabaikan aturan PSBB.

Sementara Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan pihak TNI siap mendukung PSBB di DKI Jakarta besok.

“Pada dasarnya TNI siap membantu Polri dan Pemda DKI Jakarta dalam rangka menegakkan PSBB yang akan ditetapkan besok,” ujar Mayjen TNI Dudung.

Dalam hal ini, saat operasi yustisi TNI akan melibatkan komunitas masyarakat.

“Kami dari TNI akan bekerjasama melibatkan unsur komunitas dari masyarakat, tutupnya.(Tim)