Ketum PP HIMMAH Ingatkan Kader Tidak Berpolitik Praktis 

dutanfo.com-Medan: Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washilah (PP HIMMAH) se-Indonesia menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) yang diselenggarakan di Hotel Garuda Plaza Medan, Sumatera Utara, pada Jum’at sampai Sabtu (9-10) Februari 2018.

Rakernas mengambil tema, “Progresifitas HIMMAH Menjawab Kebutuhan Bangsa Dan Negara.

Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian mengatakan, bahwa Rakerna sini dilaksanakan bertujuan sebagai ajang konsolidasi dan silahturahmi bagi seluruh kader HIMMAH dan untuk merumuskan langkah dan kebijakan, agar semua target program PP HIMMAH di tahun 2018 dapat direalisasikan secara optimal.

Masih kata Amin, rapat tahunan ini diselengarakan lebih awal dikarenakan untuk menyambut tahun politik. Kebetulan di tahun 2018 ini diselenggarakan diawal karena kita telah memasuki tahun yang di sebut Presiden Joko Widodo sebagai tahun politik karena banyak sejumlah Pilkada di Indonesia termasuk ada 17 Pemilihan Gubernur di 2018.

Pembahasan ini sangat perlu mendapatkan respon dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washilah (PP HIMMAH) agar nantinya baik organisasi HIMMAH dan Kader HIMMAH tidak didalam politik praktis ditahun 2018.

” Organisasi dilingkungan Al Washliyah tidak boleh berpolitik praktis, jadi secara organisasi kita tidak boleh berpolitik praktis,” tegas Aminullah.

Meski begitu, lanjut Aminullah akan memberikan koridor atau batasan kepada para kader agar ditahu n politik ini kader HIMMAH tidak merugikan organisasinya sendiri dan tetap bisa menggunakan hak politiknya.

” Kita memberikan koridor batas supaya mereka di tahun politik ini tidak membahayakan organisasi tetapi mereka bisa menggunakan hak politik sebagai warga negara dengan baik,” papar Aminullah.

Semoga Rakernas ini bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa, negara dan terkhusus kemaslahatan umat,” himbaunya.

Sementara Ketua panitia Ginanda Siregar menghimbau semua agar marwah organisasi HIMMAH dapat dijaga dengan sebaik-baiknya, organisasi ini yaitu organisasi kaum intelektual yang mengedepankan prinsip moral, etika, integritas, transparan dan akuntabilitas, tutupnya.

Acara rakernas ini turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI H Imam Nawrawi SAg, para pengurus besar Al Washliyah, Pr of H Alvian Lubis Mpd, anggota DPR RI Dapil Sumut Dr H Dedy Iskandar Batubara, S.sos, SH, MSP, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto, para pengurus wilayah HIMMAH se Indonesia, dan pengurus cabang HIMMA H se-Sumut.  (Elwan)

Kapolda Metro Jaya: Selamat Hari Pers, Tetap Jaga Keutuhan NKRI 

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis

dutainfo.com-Jakarta: Di Hari Pers Nasional (HPN) ke 32, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, berharap agar pers tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal setiap pemberitaannya.

” Kami mengucapkan Selamat Hari Pers, semoga memberi angin segar bagi pengabdian insan pers didalam menjaga keutuhan NKRI, dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat secara obyektif,” ucap Idham Azis, kepada awak media, Jum’at (9/2/2018).

Pada kesempatan ini Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memberikan tumpeng pada awak media yang bertugas meliput di Polda Metro Jaya. Yang diwakili oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Pada kesempatan itu pula Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan insan pers merupakan mitra kerja kepolisian, dirinya berharap kerja sama dengan wartawan akan terus terjalin, guna membangun masa depan bangsa yang lebih baik, kita bersama-sama membangun negeri ini yang kuat, tutup Argo.  (Hdr/tim)

Kapolri Sambangi DPP Syarikat Islam 

Foto: : Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat berkunjung ke kantor Syarikat Islam (SI)

dutainfo.com-Jakarta: Kantor DPP Syarikat Islam (SI) Indonesia, di Jalan Jelambar Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pertemuan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dengan Pengurus Syarikat Islam (SI), dilakukan tertutup hingga malam hari, Selasa (6/2/2018).

Ditanya awak media setelah melakukan pertemuan Kapolri Jenderal Tito, mengatakan pertemuan ini membahas soal komitmen menjaga kesatuan NKRI bersama semua elemen, termasuk didalamnya ormas Islam.

” Ya salah satu topiknya berkaitan dengan Pilkada serentak 2018,” ujarnya.

Kita sepakat lah untuk mendinginkan suasana jelang Pilkada 2018, kata Tito saat berada di kantor DPP SII, pada awak media.

Kapolri Tito juga meminta komitmen ormas Islam bersinergi dengan Polri untuk menekan gejolak di masyarakat.

Jenderal Tito juga mengingatkan kembali. Polri berdiri pada posisi netral, tidak akan membela atau mendorong pihak pemenang dalam Pilkada.

Jelas kita ingin mendinginkan suasana politik yang memanas dengan menaikkan hal-hal yang merupakan kebersamaan kita, tegas Tito.

Semua elemen masyarakat harus ikut menjaga keutuhan NKRI, toleransi antar umat beragama, serta antar suku dan ras.

Masih kata Kapolri, perlu ada isu-isu yang menyejukkan yang dikelola untuk melawan isu provokatif.  (Iyl/tim)

21 Perwira Polri Naik Pangkat 

Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal

dutainfo.com-Jakarta: Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memimpin upacara kenaikan pangkat 21 personel Perwira Polri, 3 diantaranya naik dari bintang satu ke bintang 2.

” Ya pagi ini telah dilaksanakan acara Korps Rapor kenaikan pangkat. Dari Perwira tinggi (Pati) pangkat Brigjen menjadi Irjen ada tiga orang, untuk pangkat Kombes (Pamen), ada 18 orang yang naik pangkat Brigjen,” ujar Kepala Biro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal, pada awak media (6/2).

Upacara kenaikan pangkat Pati Polri ini dilaksanakan secara tertutup pada pukul 08.00 Wib.

Masih menurut Iqbal upacara dipimpin oleh Bapak Kapolri, jadi 21 orang Alhamdulilah sudah naik pangkat, dan sudah resmi pangkat tersebut disandang dipundak. Ini tentu merupakan kebanggaan bagi personel dalam institusi Polri.

Ini nama para personel Perwira Tinggi Polri yang naik pangkat setingkat lebih tinggi: 

1. Irjen Pol Agus Prayitno

2. Irjen Pol Rudy Sufahriadi

3. Irjen Pol Priyo Widyanto

4. Brigjen Pol Gatta Chairudin

5. Brigjen Pol Mamboyng

6. Brigjen Pol Wahyu Hidayat

7. Brigjen Pol Yadi Suryadinata.

8. Brigjen Pol Yakobus Marjuki

9. Brigjen Pol Benny Gunawan

10. Brigjen Pol John Turman Panjaitan

11. Brigjen Pol Sarono

12. Brigjen Pol Charles Bonardo Sadatua

13. Brigjen Pol Fery Abrah am

14. Brigjen Pol Moh Abdul Kadir

15. Brigjen Pol Moch Yasin

16. Brigjen Pol Armed Wijaya

17. Brigjen Pol Bahagia Dakhi

18. Brigjen Pol Merdisyam

19. Brigjen Pol Ati Ginawati

20. Brigjen Pol Triyanto

21. Brigjen Pol Abdhi Dharma.  

 (Iyl/tim)

Panglima TNI Tegaskan TNI Netral Dalam Pilkada 2018 

Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI), akan bersikap netral dalam menghadapi penyelengaraan Pilkada 2018.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, ketika diminta tanggapannya seputar penunjukan pejabat sementara Kepala Daerah dari unsur TNI-Polri.

“Sekali lagi saya katakan TNI akan bersikap netral, dan Saya tetap berdasarkan Konstitusi, UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI bahwa dijabarkan TNI harus netral. Jadi netralitas yang saya pegang,” kata Hadi pada awak media di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (29/1).

Masih kata Marsekal Hadi bahwa dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri yang lalu dirinya secara tegas menyatakan prajurit TNI harus netral dan tidak boleh memihak.

Namun apabila Kemendagri tetap akan mengusulkan petinggi TNI sebagai pejabat kepala daerah, maka Panglima TNI tetap mendasarkan keputusan pada UU TNI.

” Sikap saya kembali ke konstitusi. Saya sampaikan lagi, konstitusi,” tegas Hadi.     (Hdr/tim)