dutainfo.com-Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasri Azhar meninggal dunia.
Kabar meninggalnya Antasari Azhar dibenarkan oleh Kuasa Hukumnya Boyamin Saiman.
“Benar, barusan konfirmasi ke pengurus Masjid Asy Syarif memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari Azhar ba’da Ashar,” ujar kuasa hukum Antasari, Bonyamin Saiman, dikutip dari detikcom, Sabtu (8/11/2025).
Antasari Azhar, sempat diketahui sebelum meninggal dunia, Bonyamin sempat mengungkapkan almarhum pernah menderita sakit tumor hidung.
Jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills Karawang Jawa Barat. (**)
dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Pidsus Kejagung RI akan melimpahkan berkas perkara dan tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook pekan depan, ada 4 tersangka yang akan dilimpahkan, termasuk Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
“Insyaallah nanti dalam minggu depan dilaksanakan mudah-mudahan kan sudah hampir, dan 90 persen, sebentar lagi 100 persen,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, Jumat (7/11/2025).
Masih kata Anang, kerugian keuangan negara dalam kasus ini lebih dari Rp 1 triliun.
“Yang jelas diatas Rp 1 triliun, Rp 1,5 triliun ke atas diatas Rp 1 triliun,” ucapnya.
Berikut daftar 4 tersangka:
Direktur Sekolah Dasar Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah Tahun 2020-2021, Sri Wahyuningsih (SW).
Foto: Kapolres Jakpus Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Merto Jakarta Pusat, mengamankan sedikitnya 5 pemuda saat melakukan patroli diwilayah Jl Baladewa Kiri I, Johar Baru, kelima pemuda tersebut diamankan karena diduga akan tawuran.
“Ya benar ada 5 pemuda diamankan dalam patroli yang dilakukan pada Jumat (7/11) pukul 04.15 WIB, selain mengamankan 5 pemuda, polisi juga menyita 8 senjata tajam,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Purnomo Condro, Jumat (7/11/2025).
Masih kata Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kelima pemuda yang diamankan adalah H (21), R (21), T (21), RF (18) dan G (20), kelimanya langsung di bawa ke Mapolres Jakpus.
Para pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) Undang- undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kalbar), melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Kalbar kepada Yayasan Mujahidin Pontianak untuk tahun anggaran 2019-2023.
“Ya penyidik pada Pidsus Kejati Kalbar melakukan penggeledahan dilakukan di beberapa titik, termasuk Kantor Yayasan Mujahidin Pontianak dan tiga rumah milik saksi yang berkaitan dengan perkara tersebut,” ujar Kasi Penkum Kejati Kalbar, Rudi Astanto, Kamis (6/11/2025).
Masih kata Rudi, selama periode 2019-2023, Pemerintah Prov Kalbar tercatat telah menyalurkan lebih dari Rp 22 miliar dana hibah Yayasan Mujahidin.
Dana itu kemudian dialihkan ke Yayasan Pendidikan Mujahidin.
“Penyidik menduga ada penyimpangan dalam proses penyaluran maupun penggunaan dana hibah tersebut,” ungkapnya.
Dari hasil penggeledahan tim penyidik menyita sejumlah dokumen, HP, Laptop, dan Flash Disk yang diduga berkaitan dengan perkara itu.
“Langkah ini bagian dari proses penyidikan guna mencari dan memperkuat alat bukti dalam perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani,” papar Rudi. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Kehadiran Polri di tengah masyarakat tak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga melalui aksi nyata kepedulian terhadap sesama.
Pemandangan humanis terlihat saat jajaran Polsek Cengkareng melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi hari di Putaran Samsat STNK, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (6/11/2025).
Kapolsubsektor Rawa Buaya Ipda J. Manurung, bersama Bhabinkamtibmas, Unit Samapta Polsek Cengkareng, serta BKO Ditsamapta Polda Metro Jaya, sigap membantu warga yang mengalami kendala di jalan.
Dalam kegiatan tersebut, dua personel Unit Samapta Aipda Engkos dan Aipda Herdiyana terlihat membantu pengendara sepeda motor yang mogok di tengah padatnya arus lalu lintas.
Dengan tanggap, keduanya mendorong kendaraan ke tepi jalan untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan pengendara.
Tak hanya itu, Kapolsubsektor Ipda J. Manurung bersama Bhabinkamtibmas duri Kosambi Aipda Ahmad haris juga turut membantu seorang sopir angkot yang mogok akibat kehabisan bahan bakar.
“Saat kami melaksanakan pengaturan Lalu-lintas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kelancaran lalu-lintas tiba tiba ada sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil angkot mengalami mogok,” ujar Ipda J. Manurung
Tanpa ragu, kami bahu-membahu mendorong kendaraan tersebut hingga dapat dipinggirkan dengan aman.
Aksi spontan dan penuh empati tersebut menjadi wujud nyata bahwa Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga memberikan pertolongan dengan hati.
Kehadiran personel Polsek Cengkareng di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan bahwa Polri senantiasa siap melayani dan membantu kapan pun dibutuhkan. (Tim)