Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Kerahkan 1.115 Personel Kawal Pemungutan Suara Pilkada DKI Di Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024, Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan 3 Pilar Jakarta Barat, KPU, Bawaslu melaksanakan Apel Gelar Pasukan di halaman Kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (26/11/2024).

Apel ini dipimpin langsung oleh Walikota Jakarta Barat, H. Uus Kuswanto, sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini melibatkan jajaran TNI, Polri, KPU, Bawaslu, serta elemen pemerintahan kota lainnya.

Sebanyak 1.115 peserta apel hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk personel yang akan disebar ke 3.452 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, menyampaikan bahwa pengamanan pemilu kali ini mengedepankan pola pengamanan terpadu yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan Linmas.

“Kami menggunakan pola pengamanan 2-6-12, yaitu 2 personel polisi yang bertugas mengamankan 6 TPS, dibantu oleh 12 anggota Pamsung atau Linmas. Selain itu, kami juga didukung oleh 301 personel TNI yang siap siaga,” ujar Kombes Pol Syahduddi dilokasi, Selasa, 26/11/2024.

Syahduddi menambahkan bahwa Polres Metro Jakarta Barat juga telah menyiapkan “Power On Hand” yang terdiri dari 132 personel Sat Brimob, Dit Samapta, dan Sat Samapta yang standby di Mako Polres.

“Personel ini dapat bergerak cepat jika terjadi situasi kontijensi. Selain itu, kami juga melaksanakan patroli gabungan bersama Pemkot Jakarta Barat dan Kodim 0503 untuk memantau situasi kamtibmas selama proses pemungutan suara,” jelasnya.

Walikota Jakarta Barat, H. Uus Kuswanto, menyampaikan apresiasi atas kesiapan semua pihak dalam mengamankan Pilkada.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, KPU, dan Bawaslu atas kerja kerasnya. Harapan kami, pelaksanaan pemungutan suara besok dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis, sehingga dapat melahirkan pemimpin terbaik untuk warga Jakarta,” ucapnya.

Dandim 0503 Jakarta Barat, Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, juga menjelaskan bahwa pihak TNI telah menyiapkan 301 personel tambahan dari Batalyon di Kodam Jaya.

“Personel ini akan ditempatkan secara mobile maupun statis, siap digerakkan kapan pun jika ada situasi darurat,” ujar Dandim.

Apel ini mencerminkan sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar.

Dengan persiapan matang ini, diharapkan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman dan aman pada 27 November 2024. (Tim)

Bhabinkamtibmas Polsek Gropet Bersama Warga Tanjung Duren Utara Ciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada

dutainfo.com-Jakarta: Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, situasi yang aman dan kondusif menjadi prioritas utama bagi aparat keamanan di wilayah Jakarta Barat.

Dalam rangka menciptakan kondisi tersebut, BRIPKA Ngaripin, Bimas Kelurahan Tanjung Duren Utara dari Polsek Grogol Petamburan, bersama dengan Babinsa Serka Yitno, melaksanakan kegiatan Cooling System sebagai upaya untuk meningkatkan kerukunan dan kewaspadaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Kegiatan ini dilakukan pada Senin, 25 November 2024, di wilayah RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, dengan melibatkan Bapak Syah Iran dan beberapa warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, BRIPKA Ngaripin menyampaikan pesan penting kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan kewaspadaan menjelang Pilkada Serentak.

“Kami mengajak warga untuk selalu menjaga lingkungan sekitar dan meningkatkan partisipasi aktif dalam menjaga ketertiban. Kerukunan dan kebersamaan harus terus dipelihara, karena itu adalah kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada,” kata Bripka Ngaripin saat pertemuan dengan warga.

Selain itu, BRIPKA Ngaripin juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang masih menjadi perhatian utama di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polsek Grogol Petamburan mengadakan program Gembok Kamtibmas, di mana kendaraan yang diparkir sembarangan dan tidak dikunci akan digembok oleh petugas patroli.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi angka pencurian motor yang sering terjadi. Warga yang kendaraannya digembok bisa mengambilnya kembali setelah menghubungi Polsek atau nomor telepon yang tertera pada stiker yang dipasang di kendaraan,” ujar BRIPKA Ngaripin.

Tidak hanya masalah keamanan fisik, BRIPKA Ngaripin juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian sosial, terutama menjelang Pilkada yang penuh dengan dinamika. Ia mengajak masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara musyawarah dan mengutamakan persatuan serta kerukunan.

“Mari kita jaga agar Pilkada dapat berlangsung dengan damai, tanpa ada perselisihan. Kita harus selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat dan menjaga persatuan bangsa,” ujar Bripka Ngaripin saat dikonfirmasi, Senin, 25/11/2024.

Kompol Reza Hafiz Gumilang SH, SIk, Kapolsek Grogol Petamburan, menambahkan bahwa kegiatan Cooling System yang dilaksanakan di kelurahan-kelurahan merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada.

“Kami berharap warga tetap bersatu dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan Cooling System ini juga mencerminkan pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polsek Grogol Petamburan dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, polisi tidak hanya berperan sebagai pengayom dan pelindung, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir untuk mendengarkan dan menyelesaikan persoalan bersama-sama.

Dengan upaya-upaya seperti ini, diharapkan situasi di Tanjung Duren Utara, dan Jakarta Barat pada umumnya, tetap aman dan kondusif menjelang Pilkada Serentak 2024.

Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian sangat penting agar Pilkada dapat berjalan lancar dan tanpa gangguan. (Tim)

Anak Aniaya Ibu, Polres Jakbar Tindak Cepat Amankan Pelaku Diduga ODGJ

Dutainfo.com-Jakarta: Unit Patroli Samapta Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Pelaku, yang berinisial Sdri VA (45), diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya, Ibu Lili (72), di Jalan Palmerah Barat V, RT 014/09, Palmerah Barat, Jakarta Barat, Sabtu, 23/11/2024

Kejadian ini terungkap saat Aiptu Edward, anggota Unit Patroli Samapta Polres Metro Jakarta Barat, sedang menjalankan patroli di sekitar lokasi.

Ketika sedang bertugas, Aiptu Edward dihentikan oleh sejumlah warga yang meminta bantuan.

Warga melaporkan bahwa seorang perempuan yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ) bernama Sdri VA sedang mengamuk dan melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya.

Warga tersebut mengungkapkan bahwa Sdri VA melemparkan sebuah bangku kayu yang mengenai kaki kanan Ibu Lili, menyebabkan sang ibu terluka.

Mendapatkan laporan tersebut, Aiptu Edward langsung menuju ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan Sdri VA.

Setelah diamankan, pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Grogol di Jakarta Barat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, mengingat kondisi kejiwaannya yang diduga terganggu.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian berupaya memberikan penanganan yang sesuai untuk pelaku.

“Kami memastikan pelaku mendapatkan penanganan medis yang tepat, karena yang bersangkutan diduga mengidap gangguan jiwa. Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit jiwa untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Agung. (Tim)

Tim Gabungan Polres Jakbar Dan Polsek Cengkareng Amankan Pelaku Pemalakan Sopir Travel

Dutainfo.com-Jakarta: Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng bergerak cepat merespon adanya aduan dari warga terkait aksi pemalakan yang terjadi di Jalan Kayu Besar 2, RT 013/11, Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

Kejadian ini mencuat setelah sebuah video berdurasi 2 menit 38 detik yang memperlihatkan aksi pemalakan tersebut tersebar di media sosial, salah satunya di akun @infopik.id.

Dalam video tersebut, terlihat jelas sebuah mobil travel dengan plat daerah yang melintas di jalan tersebut, diberhentikan oleh dua orang pemuda yang mengenakan kaos panjang berwarna hitam.

Kedua pemuda itu terlihat meminta sejumlah uang kepada sopir travel pada Jumat, 22 November 2024.

Menyusul viralnya video tersebut di media sosial, Tim Gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek cengkareng yang mengetahui kejadian ini langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Tim gabungan pun berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tiga orang pelaku pada Sabtu, 23 November 2024

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana, membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam pemalakan tersebut.

Tiga pelaku yang diamankan adalah AM alias Kutur (26), MA (24), dan AH.

“Ya benar, tiga orang pelaku sudah diamankan. Pelaku di antaranya berinisial AM alias Kutur (26), MA (24), dan AH,” ujar Abdul Jana saat dikonfirmasi, Sabtu, 23/11/2024.

Abdul Jana menjelaskan bahwa masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi pemalakan tersebut.

Pelaku AM alias Kutur (26) berperan sebagai orang yang menghalangi dan memberhentikan mobil travel, sementara pelaku MA (24) bertugas memalak sopir dengan meminta sejumlah uang.

Diketahui, AM alias Kutur merupakan salah satu pelaku yang terlihat dalam video viral di media sosial.

Selain itu, pihak kepolisian juga mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa AM alias Kutur sering terlibat dalam aksi pemalakan lainnya yang menyasar sopir mobil travel, truk, hingga mobil box yang melintas di lokasi tersebut.

Kompol Abdul Jana menambahkan bahwa pelaku MA dan AH untuk penanganan terhadap perkaranya di Polres Metro Jakarta Barat karena mereka terlibat dalam kasus pemerasan dengan laporan polisi yang sudah terdaftar di sana.

Sementara itu, AM alias Kutur (26) yang juga terlibat dalam aksi pemalakan di Jalan Kayu Besar 2, kini ditangani oleh Polsek Cengkareng dan dikenakan Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemerasan. (Tim)

Patrloli Presisi Polres Jakbar Amankan 17 Remaja Diduga Akan Tawuran Di Dua Tempat Berbeda

dutainfo.com-Jakarta: Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan dua aksi tawuran oleh sekelompok remaja di wilayah Jakarta Barat, pada Sabtu dini hari, 23 November 2024.

Keberhasilan ini tercapai berkat respon cepat dari petugas dan kerja sama dengan masyarakat yang melaporkan adanya gerombolan remaja yang mencurigakan.

Pada pukul 02.00 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi berhasil mengamankan 12 remaja yang diduga akan terlibat dalam tawuran di Komplek Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Laporan dari warga yang melihat konvoi sekelompok remaja yang membawa senjata tajam membuat petugas segera merespons dan menuju ke lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan mereka dalam keadaan berkumpul dan melakukan pengejaran.

Dalam penggeledahan yang dilakukan, petugas berhasil menyita satu buah senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

Setelah berhasil diamankan, ke-12 remaja ini dibawa ke Polsek Kebon Jeruk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak berhenti di situ, pada pukul 04.00 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi kembali berhasil menggagalkan tawuran lainnya. Kali ini, petugas mengamankan lima orang remaja di kawasan Kemanggisan, Pulo Palmerah, Jakarta Barat.

di lokasi ini juga Polisi Mengamankan 3 buah senjata tajam jenis golok yang disita oleh petugas dan kini mereka dibawah kepolsek Palmerah guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat yang dilakukan oleh Tim Patroli Perintis Presisi.

“Kami berhasil menggagalkan dua tawuran sekaligus berkat laporan cepat dari masyarakat dan kesiapan tim patroli yang selalu siap siaga,” ujar Agung, Sabtu, 23/11/2024.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi ancaman kriminal di lingkungan sekitar.

“Keamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua. Kolaborasi antara masyarakat dan polisi sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman,” tambahnya.

(Tim)