Polisi Sebut 20 Pelaku Anarkis Pakai Narkoba Saat Kericuhan Di Jakarta

Foto: (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya ungkap ada 22 orang pelaku anarkis, positif mengkonsumsi narkoba saat kericuhan yang terjadi di Jakarta.

“Ya mereka ini menggunakan narkoba maupun obat keras, memang tujuanya niatnya untuk menambah motivasi dan menghilangkan rasa takut dalam pelaksanaan demo,” ujar Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, kepada awak media, Selasa (2/9/2025).

Masih kata Kombes Pol David, mereka menggunakan narkoba sejak 3-7 hari sebelum peristiwa demo ricuh.

“Setelah kita periksa dan lakukan assesment, bahwasanya mereka menggunakan 3-7 hari sebelum pelaksanaan unjuk rasa ataupun kerusuhan,” ungkapnya.

Adapun narkoba yang dikonsumsi para perusuh itu beragam, sambung David.

“Jenis metamfetamin, kemudian THC maupun obat keras, terhadap para pengguna narkoba akan kami terapkan Pasal 127 dan ayat 1, kami akan lakukan rehabilitasi terhadap mereka agar kembali sembuh,” paparnya.
(**)

Polda Metro Jaya Tangkap Direktur Lokataru Diduga Hasut Aksi Anarkis

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, ditangkap Polda Metro Jaya, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Seseorang yang ditangkap penyidik tentunya sudah lebih dahulu ditetapkan tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya kombes Pol Ade Ary Syam, Selasa (2/9/2025).

Masih kata Ade, penetapan tersangka ini dilakukan polisi melakukan penyelidikan dan penyelidikan dilakukan 25 Agustus 2025.

Direktur Lokataru Delpedro ditangkap Polda Metro Jaya, terkait dugaan penghasutan massa guna melakukan tindakan anarkistis. (Tim)

Jaksa Agung RI ST Burhanuddi Beri Perintah Ke Kejari Jaksel Segera Eksekusi Silfester

Foto: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin, perintahkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, segera mengeksekusi Ketua Umum Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina.

“Sudah kami sudah minta sebenarnya guna ekseskusi Silfester,” ujar ST Burhanuddin, Selasa (2/9/2025).

Masih kata Burhanuddin, hingga saat ini kami masih mencari Silfester untuk dilakukan penyidikan.

“Jadi kita sedang mencari, Kejari Jaksel kan juga sedang mencari,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui Silfester Matutina menjadi terpidana kasus dugaan penyebaran fitnah terhadap mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, pada tahun 2017 lalu.

Pengadilan tingkat pertama menjatuhkan vonis 1 tahun penjara terhada Silfester, namun pada tingkat Kasasi vonis Silfester diperberat menjadi 1,5 tahun penjara.

Dan hingga saat ini Silfester belum juga dieksekusi atas putusan tersebut. (Tim)

Aliansi Ojol Bersatu Besuk Polisi Korban Kericuhan Di RS Polri Kramat Jati

Foto: Aliansi Ojol Bersatu besuk anggota polisi korban kericuhan (ist)

dutainfo.com-Jakarta: anggota polisi korban kericuhan pada 28 Agustus 2025, AKP Darkun, Aipda Supriyanta dibesuk Aliansi Pengemudi Ojel Online Bersatu, Kemed.

“Kami Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu hari ini datang membesuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, sebagai bentuk simpati kami kepada rekan-rekan kepolisian yang mengalami luka-luka, mengalami musibah pada saat aksi unjuk rasa,” ujar Kemed, Senin (1/9/2025).

Masih kata Kemed, tidak ada perselisihan antara sopir ojek online dan pihak kepolisian.

“Kami saling bersinergi dan berkolaborasi membangun komunikasi,” ungkap Kemed.

Selanjutnya Kemed, berterimakasih kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang telah memberikan apresiasi dan pelayanan kepada sopir ojek online.

“Selanjutnya kami meminta sopir ojol tidak terprovokasi isu-isu liar, dan tetap menjaga suasana kondusif,” tutupnya.
(**)

Polda Metro Jaya Amankan 1.240 Orang Dari Luar Jakarta Terkait Rusuh Di Jakarta

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Aparat Polda Metro Jaya amankan 1.240 orang dari luar Jakarta, terkait kericuhan di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, mengatakan massa yang diamankan dari luar Jakarta.

“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini Polda Metro Jaya mulai awal kejadian hingga saat ini sudah menangkap sekitar 1.240 orang yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta ada dari Jawa Barat, ada dari Jawa, dan Banten,” kata Irjen Pol Asep, kepada awak media, Senin (1/9/2025).

Masih kata Irjen Pol Asep, kami telah mendeteksi pelaku terkait kasus penjarahan dan perusakan fasilitas umum di Jakarta.

“Para pelaku segera di proses hukum,” ungkapnya.

Masih kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, kami bersama Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Deddy Suryadi telah mendapatkan instruksi dari Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapoli Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, guna melakukan tindakan tegas terhadap pelaku perusakan dan pelaku anarkis.
(**)